Pria Paling Kontroversial Divonis 8.658 Tahun Penjara, Siapa Harun Yahya?

Aulia Hafisa

Jum'at, 18 November 2022 | 18:19 WIB
Pria Paling Kontroversial Divonis 8.658 Tahun Penjara, Siapa Harun Yahya?
Siapa Harun Yahya. (Al Arabiya)

Suara.com - Nama Harun Yahya pernah viral beberapa tahun yang lalu atas aksi kontroversialnya. Kini ia divonis ribuan tahun penjara oleh pemerintah Turki. Sebenarnya, siapa Harun Yahya?

Harun Yahya memiliki nama asli Adnan Oktar. Sosoknya pertama kali muncul karena membantah teori evolusi Darwin dalam bukunya yang berjudul Atlas of Creation. Dalam buku ini, ia mengatakan tak ada teori evolusi dan hal itu bertentangan dengan Al Quran.

"Tak ada fosil untuk membuktikan teori Darwin. Jika mereka bisa menunjukkan fosil-fosil itu, saya akan memberi hadiah 10 triliun Lira Turki," katanya, seperti dikutip dari The Guardian.

"Tidak ada satupun fosil yang menunjukkan manusia berevolusi. Misalnya, buaya yang berumur 100 juta tahun, maka itu tidak berubah menjadi profesor setelah beberapa waktu," ungkapnya.

Ia pernah mengadakan konferensi pers yang tak biasa di atas kapal pesiar mewah di Bosphorus Utara Istanbul. Dalam kesempatan itu, ia bahkan mengatakan akar kejahatan dunia berasal dari teori evolusi Darwin. 

“Komunisme, fasisme, dan Freemason berdiri atas prinsip Darwinisme dan kekuatan dunia kapitalisme berdiri di atas hal yang sama," ujarnya sambil melanjutkan bahwa Hitler dan Mao adalah sama-sama Darwinis.

Siapa Harun Yahya

Harun Yahya lahir di Ankara, Turki tahun 1956 dan bersekolah di negara itu. Meskipun tegas membantah teori evolusi Darwin, namun sosoknya tak datang dari kalangan akademisi dan tak ada pengalaman maupun latar belakang ilmiah. Pria berusia 65 tahun ini bahkan putus sekolah.

Selain kontroversinya tentang bantahan teori evolusi Darwin, Harun Yahya juga menarik perhatian publik karena memimpin sekte keagamaan yang berkaitan dengan skandal seksual.

Ia pernah berdakwah sambil dikelilingi para wanita yang nyaris tanpa busana. Ia juga mengakui atas kepemilikan nyaris 70 ribu pil kontrasepsi di rumahnya dan memiliki 1000 pacar.

Pada tahun 1980-an, sekte Harun Yahya berhasil menggaet banyak orang yang datang dari berbagai kalangan, mulai anak, mahasiswa hingga kaum jutawan.

Tahun 2000-an, ia mendirikan A9TV dan sering tampil dalam berbagai acara yang menyampaikan pandangannya tentang dunia. Kadang ia melakukannya sambil menarikan gerakan yang aneh.

Ia ditangkap dalam penggerebekan nasional yang dilakukan serentak tahun 2018 bersama dengan para pengikutnya. Tahun 2021, ia divonis 1.075 tahun penjara atas upaya spionase politik juga militer, penipuan, pelecehan seksual pada anak di bawah umur dan penyerangan seksual.

Kini Pengadilan Istanbul memvonis hukuman selama 8.658 tahun penjara dalam sidang ulang pada Rabu (16/11/2022). Itulah penjelasan tentang siapa Harun Yahya.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Adnan Oktar atau Harun Yahya, Penceramah Cabul yang Divonis 8.658 Tahun

Sosok Adnan Oktar atau Harun Yahya, Penceramah Cabul yang Divonis 8.658 Tahun

| Jum'at, 18 November 2022 | 12:16 WIB

6 Kontroversi Harun Yahya: Dibui 8.658 Tahun, Sebut Bikini Jilbab Islami

6 Kontroversi Harun Yahya: Dibui 8.658 Tahun, Sebut Bikini Jilbab Islami

News | Jum'at, 18 November 2022 | 12:15 WIB

Vonis Penjara 8.658 Tahun, Harun Yahya Si Kritikus Evolusi Darwin

Vonis Penjara 8.658 Tahun, Harun Yahya Si Kritikus Evolusi Darwin

| Jum'at, 18 November 2022 | 12:08 WIB

Terkini

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:05 WIB

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:01 WIB

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:46 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:18 WIB

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:00 WIB

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:47 WIB

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:41 WIB

Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet

Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:41 WIB

Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal

Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:00 WIB

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB