Pasang Badan untuk Anies, Forum Ka'bah Membangun: Apa Selama Jadi Gubernur Dia Intoleran?

Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 18 November 2022 | 19:55 WIB
Pasang Badan untuk Anies, Forum Ka'bah Membangun: Apa Selama Jadi Gubernur Dia Intoleran?
Ketua Umum Forum Ka'bah Membangun (FKM) Habil Marati sangat menggelar konferensi pers di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (18/11/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Suara.com - Forum Kabah Membangun (FKM) telah mendeklarasikan dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024 mendatang.

Atas hal itu mereka memasang badan terkait isu intoleran yang seringkali dikaitkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Mereka menegaskan Anies bukan bakal calon presiden 'kaleng-kaleng.'

"Ini bukan Gubernur kaleng-kaleng tapi dia punya track record membangun DKI hari ini," kata Ketua Umum FKM Habil Marati sangat menggelar konferensi pers di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (18/11/2022).

Dia menegaskan isu intoleran yang dikaitkan kepada Anies adalah latah politik.

"Jadi politik itu latah, tidak ada itu identitas. Saya tidak ambil pusing dengan politik identitas, saya ambil pusing bagaimana demokrasi kita bisa menuntaskan hajat hidup orang banyak," ujarnya.

Dia mengungkap penilaiannya terhadap kepemimpinan Anies Baswedan saat jadi Gubenur DKI Jakarta.

Selama menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta, menurutnya Anies tak pernah membuat aturan yang intoleransi, baik itu aturan perda syariah.

"Apakah Anies selama jadi Gubernur dia intoleran? Maka Anies selama jadi gubernur tidak membangun perda syariah, nggak ada kan?" kata Habil.

Mereka lantas menilai sosok Anies adalah sebuah jembatan untuk membangun kehidupan orang banyak. Karenanya Anies diharuskan merealisasikan Pancasila dalam program-programnya nanti.

"Anies harus menjadi jembatan emas untuk merealisasikan membangun hajat hidup orang banyak," ujarnya.

"Karena itu Anies harus menjadi integrator terhadap sila-sila Pancasila, untuk kepentingan orang banyak, membangun hajat hidup orang banyak, ini yang dipraktekkan selama menjadi Gubernur DKI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Bapak Politik Identitas, Anies Baswedan Tantang Balik: Tanya Masyarakat Nasrani, Diskriminatif Tidak?

Dituding Bapak Politik Identitas, Anies Baswedan Tantang Balik: Tanya Masyarakat Nasrani, Diskriminatif Tidak?

News | Jum'at, 18 November 2022 | 19:44 WIB

Padahal Nggak Ngasih Efek Apapun, Partai Golkar Kekeuh Jagokan Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024

Padahal Nggak Ngasih Efek Apapun, Partai Golkar Kekeuh Jagokan Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024

News | Jum'at, 18 November 2022 | 19:26 WIB

Bukan Prabowo atau Ganjar, Sosok Ini Dinilai Paling Layak Jadi 'The Next Jokowi', Siapa?

Bukan Prabowo atau Ganjar, Sosok Ini Dinilai Paling Layak Jadi 'The Next Jokowi', Siapa?

| Jum'at, 18 November 2022 | 19:22 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB