- Pfizer dapat diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
- AstraZeneca dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer
- Pfizer dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
- Moderna dapat diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
- AstraZeneca dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna
- Moderna dapat diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
- Pfizer dapat diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J)
- Janssen (J&J) dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
- Pfizer dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
- Moderna dapat diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
6. Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm
- Sinopharm dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
- Zivifax dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
7. Kombinasi untuk booster pertama Covovax
- Covovax dapat diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.
Mengingat cakupan vaksinasi primer dan booster beberapa daerah masih di bawah 70 persen, vaksinasi booster tahap kedua ini dihimbau untuk dapat berjalan secara beriringan.
Seluruh masyarakat juga dihimbau untuk segera melakukan vaksinasi dan jangan menunda atau pilih-pilih vaksin. Ingat, vaksinasi terbaik adalah vaksinasi yang dilakukan sekarang juga. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan M Syahril.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama