Fakta-Fakta Bocah SD di Malang Dibully sampai Koma: Diseret Kakak ke Bendungan

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 24 November 2022 | 16:36 WIB
Fakta-Fakta Bocah SD di Malang Dibully sampai Koma: Diseret Kakak ke Bendungan
Korban kekerasan kakak kelas yang koma di Malang, Jawa Timur. (TikTok/ @bastiannovaprata)

Suara.com - Tak henti-hentinya kasus bullying alias perundungan mewarnai jagat media sosial. Kini, kasus perundungan kembali terjadi di Malang, Jawa Timur yang menimpa seorang bocah SD kelas 2.

Nahasnya, bocah berinisial MWF tersebut sampai tak sadarkan diri atau mengalami koma usai menerima tindakan keji tersebut. 

Tak lama lagi MWF dan keluarganya akan mendapatkan keadilan. Sebab, polisi kini tengah memeriksa sejumlah saksi termasuk kakak kelas yang menjadi pelaku bullying tersebut.

Berikut deretan fakta terkait bocah SD di Malang jadi korban bullying hingga koma.

Kronologi insiden bullying: Kakak kelas jadi pelaku

MWF merupakan siswa SD kelas 2. Bocah itu merupakan warga Desa Kalinyamat Jenggolo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan pengakuan sang ibu, MWF dianiaya oleh kakak kelasnya saat pulang sekolah, Jumat (11/11/2022) lalu.

Ayah MWF juga turut memberikan kronologi bagaimana putranya tersebut menjadi korban perundungan. MWF telat pulang sekolah, lalu menangis histeris. Sayang, korban enggan menceritakan apa penyebabnya.

"Ke kita (orang tua) tidak berani bilang," ujarnya, Rabu (23/11/2022).

baca juga

Kondisi MWF viral di medsos, alami koma dan terbaring tak berdaya

MWF akhirnya mengeluh kesakitan dan muntah-muntah sehingga memutuskan untuk tidak masuk sekolah. Sang ayah menduga bahwa MWF mengalami tifus.

"Saya pikir tifusnya kambuh, saya periksa ke bidan langganan. Mualnya mereda tapi tetap pusing," katanya menambahkan.

Bocah bernasib nahas tersebut akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Islam Gondanglegi dan dirawat sejak Kamis (17/11/2022).

Kondisi nahas MWF kemudian beredar di media sosial. Pasalnya, viral sebuah video yang menampakkan MWF berbaring tak berdaya dan dinarasikan mengalami koma. Tampak pula di hidungnya diberi selang alat bantu pernafasan.

"Bocah kelas 2 SD di Kepanjen dikeroyok kakak kelasnya sampai koma," tulis keterangan pada video dikutip pada Kamis, (24/11/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembullyan di Sekolah Terjadi Lagi, Bocah SD di Malang Terbaring Koma Hingga Tuntut Pelaku Wajib Dihukum

Pembullyan di Sekolah Terjadi Lagi, Bocah SD di Malang Terbaring Koma Hingga Tuntut Pelaku Wajib Dihukum

Your Say | Kamis, 24 November 2022 | 15:36 WIB

Ada Gumpalan Darah Pada Otak Bocah SD Malang yang Dianiaya Kakak Kelasnya

Ada Gumpalan Darah Pada Otak Bocah SD Malang yang Dianiaya Kakak Kelasnya

Jatim | Kamis, 24 November 2022 | 16:00 WIB

12 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Bocah SD Koma Dianiaya Kakak Kelasnya

12 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Bocah SD Koma Dianiaya Kakak Kelasnya

Jatim | Kamis, 24 November 2022 | 15:00 WIB

Bocah SD di Malang Koma Setelah Dianiaya 7 Orang Siswa, Netizen Minta Pelaku di Penjara

Bocah SD di Malang Koma Setelah Dianiaya 7 Orang Siswa, Netizen Minta Pelaku di Penjara

Mamagini | Kamis, 24 November 2022 | 14:00 WIB

Tragis! Bocah SD Koma di Rumah Sakit Pasca Dikeroyok Kakak Kelas

Tragis! Bocah SD Koma di Rumah Sakit Pasca Dikeroyok Kakak Kelas

Manado | Kamis, 24 November 2022 | 09:16 WIB

Fakta-fakta Kasus Bocah SD Koma Setelah Dianiaya Kakak Kelasnya di Malang

Fakta-fakta Kasus Bocah SD Koma Setelah Dianiaya Kakak Kelasnya di Malang

Jatim | Kamis, 24 November 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

×