Profil dan Perjalanan Politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

Diana Mariska

Kamis, 24 November 2022 | 17:42 WIB
Profil dan Perjalanan Politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
Anwar Ibrahim (MOHD RASFAN / POOL / AFP)

Suara.com - Anwar Ibrahim telah resmi menjadi Perdana Menteri Malaysia yang baru usai Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah menyetujui pengangkatannya pada Kamis (24/11).

Karir politik Anwar telah dimulai sejak dekade 1960-an. Meskipun perjalanan karirnya sempat beberapa kali terganjal skandal dan kasus pidana, ia merupakan sosok politikus veteran yang telah menorehkan catatan panjang di dunia politik Malaysia.

Dilansir dari laman Britannica, Anwar Ibrahim lahir pada 10 Agustus 1947 di Cherok Tok Kun, Malaysia. Ayahnya, Ibrahim bin Abdul Rahman, juga merupakan seorang politikus yang bergabung dengan UMNO (Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu).

Anwar memulai karir politiknya pada akhir 1960-an di Universitas Malaya di Kuala Lumpur, di mana ia dikenal sebagai pemimpin mahasiswa Islam. Pada tahun 1971, ia mendirikan Gerakan Pemuda Muslim Malaysia dan menjabat sebagai presiden organisasi itu hingga tahun 1982.

Terlepas dari kritiknya terhadap koalisi Barisan Nasional (BN) dan UMNO, yang merupakan salah satu partai di koalisi itu, pada 1982, Anwar menerima undangan dari PM saat itu, Mahathir Mohamad, untuk bergabung dengan UMNO dan juga pemerintahannya. Sejak itu, karirnya berkembang pesat, dan ia dipercaya mengisi berbagai posisi penting di kabinet.

Ia sempat menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (1983), Menteri Pertanian (1984), dan Menteri Pendidikan (1986–91). Lalu, Anwar diangkat menjadi Menteri Keuangan (1991-1998) dan Wakil Perdana Menteri (1993-98).

Anwar merupakan salah satu sosok yang membawa ekonomi Malaysia menuju kemajuan pesat pada tahun 1990-an. Namun, selama krisis keuangan Asia pada tahun 1997, ia berselisih dengan Mahathir dalam kebijakan penerapan langkah-langkah pemulihan ekonomi. Anwar kemudian diberhentikan pada tahun 1998.

Di tahun 1999, Anwar dipenjara atas tuduhan korupsi, yang kemudian ditambah dengan tuduhan sodomi.

Usai turun dari posisi PM, Mahathir kemudian digantikan oleh Abdullah Ahmad Badawi pada 2003. Setahun kemudian, Pengadilan Tinggi Malaysia membatalkan hukuman sodomi Anwar karena kurangnya bukti.

Tahun 2007, di tengah pemerintahan Abdullah yang stagnan akibat gejolak sosial serta ekonomi, kekuatan-kekuatan oposisi di Malaysia mulai berkumpul di sekitar Anwar yang merupakan seorang reformis. Awal tahun 2008, Anwar menjadi pemimpin de facto dari koalisi oposisi tiga partai Pakatan Rakyat (PR), yang terdiri dari Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Islam Se-Malaysia (PAS), dan Partai Tindakan Demokratik (DAP).

Anwar sebenarnya dilarang mencari jabatan politik hingga April 2008, tetapi sebelum pemilihan umum majelis rendah yang digelar Maret, ia aktif berkampanye atas nama PR. Kesetaraan etnis, toleransi beragama, dan pasar terbuka menjadi pesan-pesan yang gencar disampaikan koalisi itu—dan banyak menerima dukungan.

PR pun berhasil mematahkan koalisi BN yang berkuasa di parlemen, yang sebelumnya hanya berhasil dikalahkan sekali sejak Malaysia meraih kemerdekaan pada tahun 1957.

Sebagai pemimpin oposisi utama, Anwar memenangkan pemilihan sela dan duduk di majelis rendah pada Agustus 2008. Segera setelah mengamankan kemenangan telak di kampung halamannya di distrik Permatang Pauh, Penang, ia melancarkan kampanye untuk menjatuhkan pemerintahan Abdullah, yang dinaungi oleh UMNO.

Akhirnya, pada Oktober, Abdullah mengumumkan ia akan mengundurkan diri pada bulan Maret tahun berikutnya. Pada April 2009, Najib Razak, yang juga berasal dari UMNO, menggantikan Abdullah. Anwar menjadi rival politik utamanya.

Sebelum pemilu 2008, Anwar kembali menghadapi tuduhan sodomi. Ia akhirnya dibebaskan dari tuduhan tersebut pada awal tahun 2012 setelah proses pengadilan selama dua tahun. Meski demikian, sesaat sebelum pemilu 2014, pengadilan banding membatalkan pembebasannya, dan ia dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Setahun kemudian, Pengadilan Federal Malaysia mengukuhkan vonis dan hukuman tersebut. Anwar membantah tuduhan itu dan menyebut telah terjadi "konspirasi politik."

Ketika pemerintahan Najib Razak terlibat dalam skandal keuangan dengan dugaan penggelapan miliaran dolar dari dana pembangunan negara, Mahathir kembali masuk ke dunia politik Malaysia dan menjadi pemimpin oposisi. Ia menyatakan bahwa jika terpilih sebagai PM, dia akan berusaha mendapatkan pengampunan kerajaan atas nama Anwar, yang akan memungkinkannya kembali ke ranah politik.

Mahathir juga berjanji untuk mundur setelah dua tahun dan menyerahkan jabatan itu kepada Anwar. Pada pemilihan 2018, koalisi oposisi pimpinan Mahathir berhasil mengakhiri pemerintahan BN selama enam dekade. Usai menjabat, Mahathir mengajukan petisi kepada Sultan Muhammad V untuk mengampuni Anwar, dan pada 11 Mei 2018, Mahathir mengumumkan bahwa raja telah menyetujui permintaan itu. Anwar pun dibebaskan lima hari kemudian.

Sebelum sempat memenuhi janjinya, pemerintahan Mahathir runtuh pada Februari 2020, menyusul pembelotan yang dilakukan beberapa anggota.

Anwar pun akhirnya berhasil menduduki jabatan sebagai Perdana Menteri Malaysia usai pemilu yang digelar pada November 2022 berakhir dengan terjadinya parlemen gantung, dan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah setuju untuk mengangkat Anwar sebagai PM berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sosok Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Ke-10 Malaysia yang Ditunjuk Raja

Mengenal Sosok Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Ke-10 Malaysia yang Ditunjuk Raja

Indotnesia | Kamis, 24 November 2022 | 17:24 WIB

Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia Ke-10

Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia Ke-10

Sulsel | Kamis, 24 November 2022 | 14:54 WIB

8 Potret Transformasi Manohara, Mantan Pacar Ardi Bakrie yang Sempat Menikah dengan Putra Raja Kelantan Malaysia

8 Potret Transformasi Manohara, Mantan Pacar Ardi Bakrie yang Sempat Menikah dengan Putra Raja Kelantan Malaysia

Entertainment | Kamis, 24 November 2022 | 14:18 WIB

Raja Tunjuk Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia

Raja Tunjuk Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia

Sumbar | Kamis, 24 November 2022 | 13:57 WIB

Sah, Raja Malaysia Tunjuk Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Baru

Sah, Raja Malaysia Tunjuk Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Baru

News | Kamis, 24 November 2022 | 13:26 WIB

12 Pemain Dikabarkan Tolak Masuk Squad Timnas Malaysia di Piala AFF 2022, Ada Apa?

12 Pemain Dikabarkan Tolak Masuk Squad Timnas Malaysia di Piala AFF 2022, Ada Apa?

Purwasuka | Kamis, 24 November 2022 | 12:56 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×