Indotnesia - Pemilihan Perdana Menteri Malaysia resmi diumumkan, pada Kamis (24/11/2022) dengan mengangkat Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10.
Dilansir dari Suara.com, lewat keterangan tertulis Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Seri Ahmad Fadil Syamsuddin mengungkap bahwa Raja Malaysia menyetujui Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri usai menyempurnakan pandangannya melalui pertemuan dengan raja-raja Melayu lain.
Bukan nama baru dalam kancah politik Malaysia, Anwar Ibrahim sejak 24 tahun lalu telah berpikrah di dunia politik.
Lalu, siapa sosok Anwar Ibrahim? Berikut kami rangkum profil Perdana Menteri Malaysia ke-10 yang dilansir dari berbagai sumber.
Datuk Seri Dr. Haji Anwar bin Datuk Ibrahim atau akrab dikenal dengan Anwar Ibrahim memulai karier politiknya pada akhir tahun 1960-an di Universitas Malaya, Kuala Lumpur.
Di masa mudanya, ia dikenal sebagai pemimpin mahasiswa Islam hingga pada 1971 mendirikan Gerakan Pemuda Muslim Malaysia dan menjabat sebagai presiden organisasi hingga 1982.
Di tahun 1982, politikus 75 tahun itu mendapatkan tawaran perdana menteri Mahathir bin Mohamad untuk bergabung dengan United Malays National Organization (UMNO) dan pemerintahannya.
Dari kesempatan tersebut, karier politiknya lantas melaju pesat. Tercatat ia pernah menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (1983), Pertanian (1984), dan Pendidikan (1986–91), Menteri Keuangan (1991–98) dan Wakil Perdana Menteri (1993–98).
Baca Juga: V BTS Masuk Daftar Pertama Top Face of 2022 Kalahkan JungKook
Pada tahun 1998 Anwar diberhentikan dalam jajaran pemerintahan dan dipenjara atas tuduhan korupsi dan sodomi di tahun 1999.
Meski begitu, Mahkamah Federal Malaysia membatalkan semua tuduhan dan membebaskan Anwar dari penjara.
Langkah politiknya kembali berjalan dengan tampil sebagai pemimpin oposisi Malaysia. Namun, ia kembali dijebloskan ke penjara dengan tuduhan yang sama pada tahun 2015 dan baru bebas usai koalisi Pakatan Harapan pimpinannya raih kemenangan dalam pemilu 2018.