Gerindra Harap Prabowo-Cak Imin Bisa Duduk Bersama Pekan Depan, Bakal Bahas Apa?

Ria Rizki Nirmala Sari | Bagaskara Isdiansyah
Gerindra Harap Prabowo-Cak Imin Bisa Duduk Bersama Pekan Depan, Bakal Bahas Apa?
Deklarasi koalisi Partai Gerindra dan PKB di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). [ANTARA/HO-Partai Gerindra]

Ia berharap setidaknya sebelum tutup tahun Prabowo dan Cak Imin akan meresmikan Sekber tersebut.

Suara.com - Partai Gerindra berharap Ketua Umum Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bisa duduk bersama pada pekan depan untuk meresmikan Sekretariat Bersama Koalisi Gerindra-PKB untuk Pilpres 2024.

Sekretariat Bersama atau Sekber ini sudah diwacanakan sebelumnya, namun hingga kekinian belum diresmikan. Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, Sekber belum diresmikan lantaran kedua ketum partai masih sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Ia berharap setidaknya sebelum tutup tahun Prabowo dan Cak Imin akan meresmikan Sekber tersebut.

"Ini hanya mencocokkan waktu saja ketika Pak Prabowo dan Pak Muhaimin bisa, ya kemarin kan Pak Prabowo kemarin banyak ditugaskan presiden ke luar negeri ke Beijing, Kamboja dan kemudian G20 kemarin," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Baca Juga: Soal Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024, Gerindra Jateng: Sangat Mungkin, Tunggu Saja

"Nah, sehingga harapan kita sih, harapan kita minggu depan itu kalau Pak Prabowo dan Pak Muhaimin itu punya waktu yang sinkron kita akan usahakan minimal sebelum tutup tahun juga itu sudah kita resmikan," sambungnya.

Adapun Dasco mengatakan, meski belum diresmikan Sekber sudah kerap kali dipakai oleh kedua partai untuk melakukan pembicaraan terkait koalisi.

"Sementara sekretariat bersama meski belum diresmikan kami sudah sering kumpul-kumpul komunikasi di sana, melakukan mapping-mapping," tuturnya.

Sementara ketika ditanya apakah momen kebersamaan nanti Prabowo dan Cak Imin akan sekaligus menentukan capres-cawapres, Dasco mengatakan, soal tersebut bisa dibicarakan kapan saja.

"Ya kalau pembicaraan capres dann cawapres kan bisa duduk bareng kapan aja, gausah pas peresmian Sekber kan juga bisa dilakukan karena yang nentukan cuma dua orang itu," pungkasnya.

Baca Juga: Fadli Zon Benarkan Susun Perjanjian Antara Anies dan Prabowo, Tapi Isinya Hanya soal Pilkada

Bentuk Sekber

Usai sepakat menyatakan berkoalisi, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB akan langsung tancap gas untuk terus memanaskan mesin politikya hadapi Pilpres 2024. Salah satunya Gerindra-PKB akan bentuk Sekretariat Bersama atau Sekber.

"Mandat dalam butir kelima dari piagam koalisi Gerindra-PKB itu dalam waktu dekat yang akan kita realisasikan adalah menbentuk Sekber bersama," kata Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda dalam diskusi daring, Selasa (23/8/2022).

Menurut Huda, Sekretariat Bersama itu akan diresmikan dalam waktu dekat. Nantinya hal itu tidak hanya didirikan di wilayah pusat saja melainkan juga di daerah-daerah.

"Sekber ini akan kita resmikan dalam waktu dekat. Levelnya tidak hanya di Jakarta di pusat tapi di tingkat kecamatan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi X DPR RI ini menjelaskan, Sekber akan digunakan sebagai aktivitas politik untuk konsolidasi pemenangan Gerindra dan PKB di 2024.

"Sekber ini akan menjadi tempat aktivitas politik yang sifatnya konsolidasi pengorganisasian antara PKB-Gerindra dalam rangka memenangkan Pilpres 2024 dalam waktu dekat," tandasnya.

Gerindra-PKB Berkoalisi

Sebelumnya, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menandatangani deklarasi koalisi Pemilu 2024.

Deklarasi koalisi Gerindra dan PKB ini terjadi saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

Koalisi Partai Gerindra dan PKB secara langsung dideklarasikan oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Bekerja bersama dalam Pemilu Serentak, didasarkan pada visi bersama, agar terjadi percepatan pembangunan Indonesia," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membacakan naskah kerja sama.

Sementara, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid saat membacakan naskah deklarasi, menyebutkan bahwa koalisi kedua partai tersebut didasari tujuan yang mulia.

"Agar negara Indonesia secara berdaulat dan turut menciptakan perdamaian dunia," kata Jazilul membacakan poin lainnya.