Tangguh Bencana, Jembatan Kretek 2 Diapresiasi Insinyur Lintas Negara

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 25 November 2022 | 20:35 WIB
Tangguh Bencana, Jembatan Kretek 2 Diapresiasi Insinyur Lintas Negara
Delegasi Lintas Negara mengunjungi Jembatan Kretek 2 di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis pagi (24/11/2022). (Dok: Bina Marga)

Suara.com - Setelah melakukan Seminar Internasional  Climate Change, Resilience, and Disaster Management For Roads selama dua hari, 22-23 November 2022. Para pembicara dan peserta seminar akhirnya  melakukan technical visit ke Jembatan Kretek 2 di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis pagi (24/11/2022).

Sehari sebelum dilakukan technical visit, Direktur Jenderal Bina Marga, Hedy Rahadian mengatakan Jembatan Kretek 2 dipilih karena dibangun diatas tanah yang memiliki resiko kegempaan cukup tinggi. Maka sejak awal, jembatan ini dirancang dengan fitur-fitur anti gempa.

“Ini adalah kasus yang menarik dan sesuai dengan tema seminar yang bisa kita sampaikan kepada peserta,” jelas Hedy.

Tiba di lokasi jembatan yang tidak jauh dari gerbang masuk Kawasan wisata Pantai Parang Tritis, rombongan langsung diarahkan menuju muster area di area edu park Jembatan Kretek 2. Setelah diberikan Alat Pengaman Diri berupa rompi dan hard hat, petugas K3 dari kontraktor pelaksana WIKA-HK JO memberikan arahan safety induction yang bertujuan memberikan informasi evakuasi jika terjadi bencana seperti kebakaran, gempa bumi, hingga tsunami.

Setelah persiapan selesai, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Kretek 2, Julian Situmorang mulai menjelaskan fitur mitigasi bencana yang ada pada Jembatan Kretek 2 ini. Dia memulai penjelasan dengan bagaimana mendeteksi dan mengidentifikasi jalur Sesar Opak. Penggunaan lead rubber bearing. Penggantian tanah berpotensi likuifaksi serta penggunaan pancang khusus. Monitoring Kesehatan struktur jembatan berupa accelerometer, jointmeter, DAU-test controller, Creepmeter, dan Seismometer.

Technical visit ke Jembatan Kretek 2 di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis pagi (24/11/2022). (Dok: Bina Marga)
Technical visit ke Jembatan Kretek 2 di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis pagi (24/11/2022). (Dok: Bina Marga)

Sekira 20 delegasi dari Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, Thailand, Inggris, Malaysia tampak antusias mendengarkan informasi yang diberikan. Tidak jarang diantara mereka melakukan diskusi kecil mengenai informasi yang baru diperdengarkan.

Salah satu peserta technical visit asal Jepang, Yukio Adachi mengapresiasi Jembatan Kretek 2 yang adaptif terhadap perubahan iklim dan bencana. “Saya pikir jembatan ini sudah dibangun dengan sangat baik sesuai dengan kondisi yang ada di area sekitar sini. Jembatan sudah adaptif dengan potensi bahaya dari sesar,” sebutnya.

Di lain pihak, peserta dari Australia, Caroline Evans tertarik dengan tipe perkerasan jalan Jembatan Kretek 2. Ia hendak mengetahui strategi adaptif menghadapi curah hujan Indonesia yang cukup tinggi. “Saya ingin tahu, apa langkah adaptif untuk perkerasan jalan saat menghadapi hujan lebat dan berkepanjangan,” tanya Caroline.

Yukio telah berpengalaman selama 30 tahun di earthquake engineering, bridge engineering, dan asset & maintenance engineering. Ia adalah Chair of PIARC Technical Committee 1.5 Disaster Management. Sementara, Caroline adalah chair PIARC Technical Committee 1.4 Climate Change and Resilience of Road Networks serta Co-Chair REAAA Climate Change, Resilience and Disaster Management Working Committee, Australia.

baca juga

Selain aspek teknis, jembatan ini dilengkapi dengan edupark yang merangkap sebagai ruang terbuka hijau. Edupark ini ditanami berbagai jenis semak-semakan, pohon hias, hingga pohon kayu yang memiliki fungsi tambahan. Fungsi tersebut diantaranya, Asem Jawa mampu menyerap karbon dioksida lebih bagus dan mengurangi polusi suara, Bougenville mampu meingkatkan kualitas udara dan air.

Selesai meninjau kawasan edupark dan bangunan bawah jembatan. Rombongan berpindah ke struktur atas jembatan untuk melihat sisi seni, expansion joint, serta perkerasan ruas  jalan jembatan. Seperti diketahui, beutifikasi Jembatan Kretek 2 bertemakan pertanian dengan filosofi jawa Laku Urip Kang Utama atau Luku. “Luku ini distilisasi lewat art piece vertikal di atas jembatan,” terang Julian.

Turut hadir dalam technical visit, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DIY, Wida Nurfaida. Dia mengatakan kunjungan ini diharapkan mampu memberi gambaran bagaimana pihaknya merancang dan membangun infrastruktur tangguh bencana sekaligus estetik. 

“Masyarakat DIY dan sekitarnya sudah banyak tahu jembatan ini, maka ini baik untuk bertukar informasi ke praktisi teknik sipil dari luar maupun dalam negeri,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Uji Coba: PSIS Semarang Dipecundangi PSIM Yogyakarta 1-2

Hasil Uji Coba: PSIS Semarang Dipecundangi PSIM Yogyakarta 1-2

Gol | Jum'at, 25 November 2022 | 20:12 WIB

Dispar Kota Yogyakarta Siap Luncurkan Calendar of Event 2023, Ada 12 Event Unggulan

Dispar Kota Yogyakarta Siap Luncurkan Calendar of Event 2023, Ada 12 Event Unggulan

Jogja | Kamis, 24 November 2022 | 16:53 WIB

Siap Amankan Jalannya Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Polisi: Kekuatan Cukup Tidak Kurang

Siap Amankan Jalannya Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Polisi: Kekuatan Cukup Tidak Kurang

Jogja | Kamis, 24 November 2022 | 15:04 WIB

Intip Perawatan Wajah Erina Gudono Jelang Royal Wedding dengan Kaesang Pangarep

Intip Perawatan Wajah Erina Gudono Jelang Royal Wedding dengan Kaesang Pangarep

Serang | Kamis, 24 November 2022 | 14:31 WIB

Pertimbangkan Potensi Resesi 2023, Dispar Kota Yogyakarta Siapkan Antisipasi Ini

Pertimbangkan Potensi Resesi 2023, Dispar Kota Yogyakarta Siapkan Antisipasi Ini

Jogja | Kamis, 24 November 2022 | 12:36 WIB

Respon Keluhan Warga, FORPI Kota Yogyakarta Temukan Sejumlah Pelanggaran Saat Pantau Kawasan Malioboro

Respon Keluhan Warga, FORPI Kota Yogyakarta Temukan Sejumlah Pelanggaran Saat Pantau Kawasan Malioboro

Jogja | Kamis, 24 November 2022 | 12:30 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB