Belum Kelar Ferdy Sambo-Teddy Minahasa, Citra Polri Dibikin Ambyar Ismail Bolong?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Sabtu, 03 Desember 2022 | 11:05 WIB
Belum Kelar Ferdy Sambo-Teddy Minahasa, Citra Polri Dibikin Ambyar Ismail Bolong?
Sejumlah pejabat Polri tiba untuk melaksanakan shalat Jumat sebelum menuju Istana Negara di Jakarta, Jumat (14/10/2022). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom].

Suara.com - Citra Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tengah dihantam bertubi-tubi dengan berbagai persoalan yang dilakukan anggotanya. Belum selesai kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa, kini muncul 'nyanyian' tambang ilegal yang datang dari Ismail Bolong.

Kasus dugaan tambang ilegal itu bahkan turut menyeret nama petinggi perwira Polri, yakni Kabareskim Komjen Agus Andrianto. Berbagai persoalan kasus pembunuhan yang dilakukan Sambo, lalu kasus narkoba Teddy Minahasa dan kini dugaan tambang ilegal, kinerja Polri pun semakin dipertanyakan.

Pengamatan kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto menilai bahwa pengakuan Ismail Bolong terkait dengan uang koordinasi tambang ilegal di Kalimantan Timur menjadi preseden buruk bagi citra Polri. Apalagi jika Kapolri tidak segera bergerak untuk menuntaskan.

"Kalau masih menunda-nunda dan menunggu desakan publik (kasus Ismail Bolong), ini akan makin menjadi preseden buruk bagi citra Polri yang profesional. Bahwa kepolisian tidak bergerak bila tidak didesak," ucap Bambang Rukminto saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis (3/12/2022).

Bambang mengatakan, kasus tambang ilegal secara kuantitas dan kualitas lebih besar daripada pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo dan pada ajudannya.

Namun sayangnya, hingga kini Kapolri terlihat tidak melakukan langkah konkret untuk menyelamatkan institusinya yang sedang mendapat sorotan negatif, khususnya terkait kasus yang menyeret nama petinggi Korps Bhayangkara itu.

Menurutnya, Kapolri sejauh ini hanya memberikan penyataan dan retorika saja, serta tidak menunjukkan aksi nyata dalam menangani persoalan tersebut.

"Kapolri harus turun tangan sendiri dan menunjukkan langkah-langkahnya yang konkret, bukan statemen-statemen, bukan retorika-retorika, dan bukan akan-akan," kritik Bambang.

Dalam kasus ini, Bambang menyebut jika Kapolri masih lambat, maka layak Presiden Joko Widodo untuk turun gunung menyelamatkan institusi Polri dari penyakit-penyakit di tubuh kepolisian.

"Presiden bukan sekadar meminta, melainkan memerintahkan Kapolri untuk secepatnya mengambil tindakan terhadap personel yang melakukan pelanggaran," tambahnya.

Ia menyebutkan implementasi dari perintah, salah satunya tentu saja ada dukungan kebijakan, teknis, dan ada tenggat waktu dari pelaksanaan perintah tersebut.

Setelah itu, mengambil alih penyelidikan dan penyidikan dengan membentuk tim independen yang dipimpinnya secara langsung. Selain itu, melibatkan lembaga-lembaga eksternal untuk menjaga objektivitas.

"Sekaligus mengumumkan kepada publik hasil penyelidikannya dengan transparan," katanya.

Sebelumnya, Ferdy Sambo menyarankan agar kasus Ismail Bolong yang menyeret nama Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto agar ditangani oleh instansi lain di luar Polri.

Bambang berpendapat bahwa Ferdy Sambo mengetahui bagaimana perilaku dan kultur di internal kepolisian bila menyangkut pelanggaran-pelanggaran personelnya, apalagi memiliki pengaruh dan kewenangan yang tinggi.

Oleh karena itu, saran mantan Kadiv Propam Polri itu dinilai masuk akal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fans Ferdy Sambo Semakin Menggila! Rela Dihukum Mati Gantikan Sosok Idolanya, Begini Kata Syarifah Ima

Fans Ferdy Sambo Semakin Menggila! Rela Dihukum Mati Gantikan Sosok Idolanya, Begini Kata Syarifah Ima

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 11:03 WIB

Kabar Gembira! Polri Kasih Lampu Hijau, Liga 1 Resmi Dilanjutkan 5 Desember 2022 tapi Tanpa Penonton

Kabar Gembira! Polri Kasih Lampu Hijau, Liga 1 Resmi Dilanjutkan 5 Desember 2022 tapi Tanpa Penonton

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 10:54 WIB

Duh Cinta Mati, Syarifah Ima Syahab Sampai Terobos Sidang Ferdy Sambo Demi Bisa Ketemu: Saya Sayang Banget Sama Bapak

Duh Cinta Mati, Syarifah Ima Syahab Sampai Terobos Sidang Ferdy Sambo Demi Bisa Ketemu: Saya Sayang Banget Sama Bapak

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 10:51 WIB

Fans Ferdy Sambo Ungkap Sayang Sampai Menangis di Podcast Uya Kuya, Warganet: Kalau di TV Ini Sih Curiga Diarahin

Fans Ferdy Sambo Ungkap Sayang Sampai Menangis di Podcast Uya Kuya, Warganet: Kalau di TV Ini Sih Curiga Diarahin

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 10:02 WIB

Anak Perempuannya Dicekoki Narkoba, Diancam hingga Dianiaya Anggota Polisi, Pria Ini Sebut Nama Kapolri dan Kapolda Banten

Anak Perempuannya Dicekoki Narkoba, Diancam hingga Dianiaya Anggota Polisi, Pria Ini Sebut Nama Kapolri dan Kapolda Banten

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 08:56 WIB

Cinta Mati! Syarifah Ima Syahab Siap Jadi Istri Kedua dan Gantikan Ferdy Sambo di Dalam Sel

Cinta Mati! Syarifah Ima Syahab Siap Jadi Istri Kedua dan Gantikan Ferdy Sambo di Dalam Sel

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:46 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:07 WIB

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB