Anak Perempuannya Dicekoki Narkoba, Diancam hingga Dianiaya Anggota Polisi, Pria Ini Sebut Nama Kapolri dan Kapolda Banten

Suara Cianjur | Suara.com

Sabtu, 03 Desember 2022 | 08:56 WIB
Anak Perempuannya Dicekoki Narkoba, Diancam hingga Dianiaya Anggota Polisi, Pria Ini Sebut Nama Kapolri dan Kapolda Banten
Ilustrasi logo Polisi pada mobil polisi (Instagram)

SuaraCianjur.id - AG (35) yang diketahui berprofesi sebagai anggota polisi, mencecoki narkoba jenis sabu terhadap seorang wanita

Anggota polisi tersebut juga memaksa teman wanitanya untuk ikut pesta sabu. 

Bahkan anggota polisi itupun mengancam teman wanitanya, yang sempat menolak untuk pesta sabu. 

Ancamannya, anggota polisi berniat menyebarkan video syur teman wanitanya tersebut.

Lebih parahnya lagi, anggota polisi itu menuduhkan teman wanitanya yang membeli sabu-sabu tersebut. 

Padahal, anggota polisi itulah yang membeli sabu dengan menggunakan rekening teman wanitanya untuk transaksi pembelian barang haram tersebut. 

Wanita itu diketahui berinisial CY. Kasusnya ini muncul setelah ia bersama ayahnya memberanikan diri untuk meminta perlindungan ke Dinas Perlindungan Perempuan.

CY bercerita apa yang menimpanya. Berawal saat ia diajak anggota polisi tersebut untuk pesta sabu di sebuah kost-kostan yang berada di daerah Bhayangkara, Cipocok, Kota Serang, Banten, pekan lalu.

Ajakan anggota polisi tersebut disertai dengan ancaman terhadap CY. Dimana anggota polisi mengancam CY jika enggan ikut pesta sabu, akan disebar video syurnya. 

CY pun takut atas ancaman tersebut, ia pun dengan terpaksa ikuti kemauan anggota polisi tersebut.

Akibat mengkonsumsi sabu, CY sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit. 

Sementara itu ayah CY, menyebut anaknya tersebut tidak hanya dicekoki sabu. 

Menurut pengakuan ayah CY, anaknya itu juga pernah dianiaya oleh anggota polisi tersebut. 

Ayah CY pun meminta perlindungan hukum untuk anaknya tersebut. Pasalnya ia menyebut dalam kasus narkoba yang menyeret gadis perempuannya itu, CY sebagai korban. 

“Saya minta perlindungan hukum buat anak saya dan saya juga karena jadi sebelumnya minta maaf yang terhormat bapak Kapolri, bapak Kapolda Banten saya minta perlindungan atas nama CY yang sudah dilakukan kekejaman sama oknum polisi,” kata SY ayah dari CY, seperti yang dilansir dari suarabanten.id, pada Sabtu (3/12/2022). (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Ajudan Wagub Jabar, Oknum Polisi Dilaporkan Ke Propram Polda Jabar, Kabid Humas : Kita Dalami Dulu

Diduga Ajudan Wagub Jabar, Oknum Polisi Dilaporkan Ke Propram Polda Jabar, Kabid Humas : Kita Dalami Dulu

| Kamis, 24 November 2022 | 17:25 WIB

Viral Wanita di Pekanbaru Dianiaya Oknum Polwan, Kini Sudah DItetapkan Jadi Tersangka

Viral Wanita di Pekanbaru Dianiaya Oknum Polwan, Kini Sudah DItetapkan Jadi Tersangka

| Senin, 26 September 2022 | 11:16 WIB

PPATK Deteksi Ada Dana Judi Online Masuk ke Rekening Oknum Polisi, Ini yang Dilakukan Mabes Polri?

PPATK Deteksi Ada Dana Judi Online Masuk ke Rekening Oknum Polisi, Ini yang Dilakukan Mabes Polri?

| Kamis, 15 September 2022 | 21:00 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB