Sudah Diperintahkan Kapolri, Polisi Diminta Langsung Tindak Tegas Gangster dan Begal Motor di Surabaya

Ria Rizki Nirmala Sari | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 05 Desember 2022 | 15:26 WIB
Sudah Diperintahkan Kapolri, Polisi Diminta Langsung Tindak Tegas Gangster dan Begal Motor di Surabaya
Operasi gangster Surabaya [SuaraJatim/Dimas Angga]

Suara.com - Pimpinan DPR RI menaruh perhatian terhadap aksi gangster yang meresahkan masyarakat di Surabaya. Akibat aksi gangster, sejumlah titik di kota Surabaya kini dianggap dalam kondisi rawan.

Karena itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta jajaran Polri benar-benar turun ke lapangan melakukan penindakan guna membuat situasi kota menjadi kondusif.

"Ya, saya pikir untuk di Jawa Timur saya sudah monitor, Kapolri sudah memerintahkan ke Kapolda Jatim," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2022).

Menurut Dasco kepolisian tidak perlu ragu memberikan tindakan tegas terhadap kelompok gangster. Terlebih mereka kerap nekat melukai masyarakat dengan aksi-aksi pembegalan.

"Untuk melakukan tindakan tegas terhadap pembegal-pembegal yang meresahkan masyarakat. Terutama yang terakhir-akhir ini marak soal pembegal motor," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gangster di Surabaya makin meresahkan warga. Satpol PP Kota Surabaya kini telah mencatat secara rinci sejumlah kawasan yang menjadi perhatian untuk diwaspadai karena rawan menjadi titik lokasi tawuran hingga balap liar.

Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto menyebutkan titik lokasi rawan tersebut telah tersebar di seluruh wilayah dan kecamatan yang ada di Kota Surabaya.

Mulai dari Surabaya Pusat, Selatan, Utara, Timur, hingga di Surabaya Barat. Tidak hanya mencatat, Satpol PP juga sudah memetakan kerawanan lokasi itu.

"Kami meningkatkan patroli Asuhan Rembulan. Setiap malam dilakukan Operasi Asuhan Rembulan dengan melibatkan TNI dan Polri," kata Eddy pada Jumat (2/12/2022).

Eddy mengatakan, sesuai dengan perintah wali kota sejak Rabu malam tercatat 31 camat di Surabaya mulai patroli Asuhan Rembulan di masing-masing wilayah. Patroli tersebut dilakukan dengan cara menyisir ke daerah-daerah yang berpotensi digunakan lokasi tawuran atau balap liar.

"Sudah dibuatkan perintah kepada seluruh camat mulai kemarin malam melakukan patroli Asuhan Rembulan tingkat kecamatan dengan melibatkan TNI dan Polri dengan titik-titik rawan per-kecamatan," ungkapnya.

Ia memastikan terus menggencarkan operasi Asuhan Rembulan setiap malam. Upaya itu dilakukan untuk membuat Surabaya tetap kembali kondusif.

Jika dalam patroli tersebut ditemukan remaja yang terindikasi melakukan tawuran, tak segan-segan akan diamankan. Mereka akan diberi edukasi dan pembinaan lebih lanjut oleh pemkot, sekolah, dan orang tua.

Lebih lanjut, warga Surabaya diminta melaporkan setiap adanya indikasi tindak tawuran melalui call center 112 bila mengalami atau melihat kejadian maupun potensi gangguan keamanan seperti itu. Berikut ini daftar titik rawan tawuran antar-gangster maupun balap liar di Kota Pahlawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Tawuran Gangster Surabaya, Kapolrestabes Akan Tracing Pengunggah Video

Viral Video Tawuran Gangster Surabaya, Kapolrestabes Akan Tracing Pengunggah Video

Jatim | Senin, 05 Desember 2022 | 14:40 WIB

Teliti Biografi Kang Dedi Mulyadi, Sosok Perempuan asal Bandung ini Menyandang Gelar Doktor Komunikasi UNPAD: Mengejutkan Hasilnya

Teliti Biografi Kang Dedi Mulyadi, Sosok Perempuan asal Bandung ini Menyandang Gelar Doktor Komunikasi UNPAD: Mengejutkan Hasilnya

| Senin, 05 Desember 2022 | 12:23 WIB

Sufmi Dasco: Kemungkinan RKUHP Disahkan Sebelum Memasuki Masa Reses

Sufmi Dasco: Kemungkinan RKUHP Disahkan Sebelum Memasuki Masa Reses

News | Senin, 05 Desember 2022 | 12:36 WIB

Adakan Patroli, 12 Remaja Gangster Surabaya Ditangkap

Adakan Patroli, 12 Remaja Gangster Surabaya Ditangkap

| Senin, 05 Desember 2022 | 10:28 WIB

Aksi Gangster Surabaya Bacok Security dan Rusak Pos Keamanan Pakuwon City

Aksi Gangster Surabaya Bacok Security dan Rusak Pos Keamanan Pakuwon City

Jatim | Jum'at, 02 Desember 2022 | 08:56 WIB

Terkini

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB