Daerah dengan UMK Terendah di Jawa, Kabupaten Banjarnegara Hanya Rp 1,9 Juta

Aulia Hafisa

Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:52 WIB
Daerah dengan UMK Terendah di Jawa, Kabupaten Banjarnegara Hanya Rp 1,9 Juta
Kabupaten/Kota dengan UMK Terendah di Jawa (indonesiaexpat)

Suara.com - Penasaran, berapa nominal UMK terendah di Pulau Jawa? Pertanyaan ini memang kerap muncul di kalangan para pekerja, terutama untuk memastikan apakah upah yang diterimanya sudah sesuai dengan gaji UMK di daerahnya.

Selain itu, ada juga yang mencari informasi mengenai Kabupaten/kota dengan UMK terendah di Jawa. Daftar UMK terendah di Pulau Jawa memang telah terungkap seiring penetapan UMK oleh kepala daerah di pemerintahan provinsi yang terletak di Jawa. Urutan UMK terendah di Indonesia memang kerap menjadi informasi yang paling banyak dicari.

Informasi seputar UMK tertinggi dan terendah di Indonesia memang langganan jadi pencarian oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya bagi kalangan pekerja atau buruh yang bekerja di sebuah perusahaan atau pabrik. Daripada semakin penasaran, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

UMK Jawa Barat

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah mengesahkan besaran upah minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2023. Berdasarkan ketetapannya, kenaikan UMK Jabar 2023 disahkan rata-rata sebesar 7,09% dan akan mulai dibayarkan pada 1 Januari tahun depan. 

Upah tertinggi berada di Kabupaten Karawang, yaitu sebesar Rp 5.176.179,07, sedangkan wilayah dengan UMK terendah di Jawa Barat adalah Kota Banjar sebesar Rp 1.998.119,05.

UMK Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) juga telah mengumumkan upah minimum kabupaten/kota tahun 2023. Setidaknya ada 35 kabupaten/Kota di Jateng yang telah diputuskan kenaikan UMK untuk 2023.

Upah tertinggi adalah Kabupaten Semarang yaitu sebesar Rp 3.060.348,78. Sementara itu, wilayah dengan UMK terrendah Jawa Tengah ada di Kabupaten Banjarnegara yaitu sebesar Rp 1.958.169,69.

baca juga

UMK Jawa Timur

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2023 mendatang, lewat Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/889/KPTS/013/2022 Tentang UMK di Jawa Timur Tahun 2023.

Upah tertinggi adalah Surabaya Raya, namun kenaikannya tidak signifikan hanya sekitar 3,5% atau Rp 150.000. Sedangkan wilayah dengan UMK terendah ada di Madura, yaitu Kabupaten Sampang Rp 2.114.335,27.

Demikian ulasan mengenai Kabupaten/Kota dengan UMK tertinggi dan terendak di Jawa yang menarik untuk disimak.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMK Purbalingga 2023 Rp 2.130.980, Naik Rp 134 Ribu

UMK Purbalingga 2023 Rp 2.130.980, Naik Rp 134 Ribu

Purwokerto | Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:44 WIB

UMK Banyumas 2023 Rp 2.118.123, Berikut UMK Cilacap, Banjarnegara dan Purbalingga

UMK Banyumas 2023 Rp 2.118.123, Berikut UMK Cilacap, Banjarnegara dan Purbalingga

Purwokerto | Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:36 WIB

Gubernur Kaget, Take Home Pay Buruh Pabrik di Kendal Capai Rp 3 Juta

Gubernur Kaget, Take Home Pay Buruh Pabrik di Kendal Capai Rp 3 Juta

Purwokerto | Jum'at, 09 Desember 2022 | 08:36 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×