Mati Kutu, Ini Rentetan Pernyataan Putri Candrawathi yang Dibantah Tegas Bharada E

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 14 Desember 2022 | 13:29 WIB
Mati Kutu, Ini Rentetan Pernyataan Putri Candrawathi yang Dibantah Tegas Bharada E
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi saat mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sidang kasus pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terus bergulir. Putri Candrawathi dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Dalam sidang itu Putri memberikan sejumlah kesaksian penting yakni yang menyangkut detik-detik pembunuhan Brigadir J.

Namun ada jumlah fakta yang diuraikan Putri namun bertolak belakang dengan keterangan yang telah diberikan oleh Richard Eliezer sebelumnya.

Apa saja keterangan yang bertolak belakang itu? Berikut ulasannya.

Pengakuan tidur selama dari Magelang ke Jakarta

Putri Candrawathi mengaku dirinya tertidur selama perjalanan dari Magelang ke Jakarta. Karena itulah ia mengaku sama sekali tidak bercakap-cakap dengan siapapun ketika itu.

Namun, pernyataan Putri itu dibantah oleh Bharada E. Menurut dia, dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta, ia diajak berbincang dengan Putri mengenai tes PCR.

“Padahal sebenarnya saya ada percakapan dengan Ibu PC menanyakan tentang PCR, Yang Mulia. Saya pada saat itu Sadam selaku ajudan yang stand by di kediaman Bangka karena protap ketika dari luar kota ini harus balik ke jalan Bangka dulu untuk isolasi dan PCR jadi Sadam ini yang chating ke saya meminta petunjuk untuk PCR mau dipesankan untuk jam berapa, Yang Mulia,” jelas Bharada E.

Soal sosok wanita menangis

baca juga

Dalam kesaksiannya, Putri Candrawathi juga mengaku kalau ia tidak pernah berkeliling di kawasan Kemang, Jakarta Selatan bersama Bharada E dan Brigadir J.

Ia juga membantah kesaksian Bharada E sebelumnya yang menyebutkan kalau dirinya melihat seorang perempuan muda yang keluar dari rumah di jalan Bangka sambil menangis.

Mendengar kesaksian itu, Bharada E langsung angkat bicara. Ia menegaskan kalau peristiwa itu terjadi pada Juni lalu.

Bharada E mengaku ia diajak sendiri oleh Putri Candrawathi untuk berkeliling jalan di kawasan Kemang.

“Yang pada saat itu saya diajak oleh Ibu PC sendiri dan di mobil yang satunya ada Bang Mathius serta almarhum Yosua, juga serta anaknya beliau Mbak Datia. Itu kami ke arah Jalan Kemang, Yang Mulia. Puter-puter Jalan Kemang sampai akhirnya kita balik lagi ke arah Jalan Bangka ke rumah Bangka tepatnya,” kata Bharada E.

Di rumah Jalan bangka itulah Bharada E mengaku melihat sendiri ada seorang perempuan muda keluar dari rumah sambil menangis.

Mengaku tak tahu soal hadiah usai bunuh Brigadir J

Masih dalam sidang yang sama, Putri juga mengaku tidak tahu menahu soal pemberian uang dan ponsel sebagai hadiah untuk Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat maruf.

Lagi-lagi pernyataan Putri dibantah oleh Bharada E yang menyatakan Putrimengetahui hal tersebut.

“Nanti akan dihadirkan besok, foto yang di situ ada gambaran tangan Ibu PC menggunakan gelang yang saat ini Ibu PC pakai juga,” ungkap Bharada E.

Meskipun terpojok karena berkali-keli pernyataannya dibantah oleh Bharada E, Putri Candrawathi menyatakan dirinya tetap pada kesaksiannya, alias menolak semua kesaksian Bharada E.

Soal penyimpanan senjata

Dalam kesaksiannya, Putri Candrawathi menyatakan bahwa dirinya tidak mengajak Bharada E untuk menyimpan senjata di kamar lantai 3 rumah Saguling.

Hal itu dibantah pula oleh Bharada E yang menyatakan kalau Putri Candrawathi mengetahui mengenai penyimpanan senjata itu.

Mengaku tak tahu skenario Ferdy Sambo

Putri Candrawathi juga mengaku tidak mengetahui mengenai momen Bharada E berbincang dengan suaminya di lantai 3. Padahal menurut Bharada E, istri Ferdy Sambo itu mengetahui mengenai hal tersebut.

Adapun perbincangan antara Bharada E dengan Ferdy Sambo adalah terkait dengan skenario pembunuhan Brigadir J.

“Pada saat Bapak FS menjelaskan tentang skenario dan menyuruh saya untuk menembak Yosua pada waktu itu, Ibu PC itu ada di situ. Pada saat saya mengisi peluru, menambah amunisi, Ibu PC ada di situ, Yang Mulia,” kata Bharada E

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Ahli Poligraf Sebut Hasil Uji Kebohongan Sambo Cs Akurat 93 Persen, Hanya Bripka Ricky dan Bharada E yang Jujur

Saksi Ahli Poligraf Sebut Hasil Uji Kebohongan Sambo Cs Akurat 93 Persen, Hanya Bripka Ricky dan Bharada E yang Jujur

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:59 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Bentak Bharada E Sebut BAP Tak Konsisten, Jawaban Simpel Jengah Didoktrin Skenario Palsu

Pengacara Ferdy Sambo Bentak Bharada E Sebut BAP Tak Konsisten, Jawaban Simpel Jengah Didoktrin Skenario Palsu

Cianjur | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:31 WIB

Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu

Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu

Cianjur | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:10 WIB

Alasan Keamanan, Bharada E Jalani Sidang Secara Virtual Mulai Hari Ini

Alasan Keamanan, Bharada E Jalani Sidang Secara Virtual Mulai Hari Ini

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 11:58 WIB

Saksi Ahli Diperiksa dalam Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir Yosua Hari Ini, Bharada E Hadir Secara Virtual

Saksi Ahli Diperiksa dalam Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir Yosua Hari Ini, Bharada E Hadir Secara Virtual

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB