Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2022 | 12:10 WIB
Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E saat dalam sidang perdana dakwaan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J (Foto Istimewa / Suara.com - Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id- Putri Candrawathi dibikin mati kutu oleh Bharada E dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Briagdir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Putri Candrawathi tak mengaku kalau dia tidak ikut menyaksikan obrolan dan skenario yang telah di susun oleh suaminya bernama Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo menjadi otak dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Bharada E mengatakan kalau Putri dan suaminya itu membicarakan skenario penembakan kepada Brigadir J ketika berada di rumah Saguling tepatnya di lantai tiga.

"Tadi ibu PC bilang tidak tahu pada saat saya mengobrol dengan FS di lantai 3, padahal kenyataanya PC ada saat FS, dan saya mengobrol dan menjelaskan soal skenario dan menyuruh saya menembak Yosua," ungkap Bharada E dikutip dari Suara.com melansir dari YouTube MerdekaDotCom, Rabu, (14/12/2022).

Bahkan Bharada E turut mengakui kalau Putri Candrawathi sekaligus istri Ferdy Sambo yang juga mantan Kadiv Propam Polri ini, turut melihat disaat dirinya memasukan peluru, ke dalam senjata.

Bahkan Bharada E menyebut Putri Candrawathi tak akan berani berbohong di depan pengadilan kalau seandainya ada CCTV.

"Makanya kalau seandainya CCTV lantai dua dan tiga rumah Saguling, serta jalan Bangka, semua akan lebih terang, ibu mungkin tidak akan berani berbohong di depan pengadilan begini. Lalu di Duren Tiga, ibu PC bilang menutup pintu padahal setelah kejadian, baik dari Romer , om Kuat mengatakan pintu itu terbuka setengah," skakmat Bharada E kepada Putri.

Bharada E adalah satu diantara para terdakwa dalam kasus penembakan terhadap Brigadir J. Insiden ini terjadi pada bulan Juli 2022 lalu. Brigadir J terkapar bersimbah darah hingga tewas, usai dihujam peluru.

Kejadiannya berada di rumah dinas Ferdy Sambo yang saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Lokasi di Kompleks Polri Duren Tiga menjadi saksi kalau Ferdy Sambo menjadi otak pembunuhan.

Dalam kasus ini Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal atau RR sebagai ajudan Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf sebagai asisten keluarga, dan istrinya bernama Putri Candrawathi turut terlibat dalam hal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klaim Putri Candrawathi Terkait Brigadir J Setrika Baju Anaknya yang Sempat Bikin Heboh: Sya Juga Punya GERD

Klaim Putri Candrawathi Terkait Brigadir J Setrika Baju Anaknya yang Sempat Bikin Heboh: Sya Juga Punya GERD

| Senin, 12 Desember 2022 | 15:24 WIB

Putri Candrawathi ke Hakim Cerita Begini saat Mau Diangkat Brigadir J di Rumah Magelang: Dek Yosua Jangan

Putri Candrawathi ke Hakim Cerita Begini saat Mau Diangkat Brigadir J di Rumah Magelang: Dek Yosua Jangan

| Senin, 12 Desember 2022 | 13:26 WIB

Kenapa Bharada E Minta Dihadirkan Secara Daring saat Jadi Saksi Ferdy Sambo?

Kenapa Bharada E Minta Dihadirkan Secara Daring saat Jadi Saksi Ferdy Sambo?

| Senin, 12 Desember 2022 | 12:57 WIB

Terkini

Promo A&W Selama Mei 2026: Buy 1 Get 1 di Hari-hari Spesial

Promo A&W Selama Mei 2026: Buy 1 Get 1 di Hari-hari Spesial

Riau | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:25 WIB

Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games

Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games

Sport | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:24 WIB

Aqua Sanctuary di Milan Design Week: Cara Kamar Mandi Berevolusi Jadi Ruang Kesejahteraan Emosional

Aqua Sanctuary di Milan Design Week: Cara Kamar Mandi Berevolusi Jadi Ruang Kesejahteraan Emosional

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:22 WIB

Proses Meninggalnya Sang Ayah Dianggap Indah, Bunga Zainal: Papa Pergi setelah Semua Anak Kumpul

Proses Meninggalnya Sang Ayah Dianggap Indah, Bunga Zainal: Papa Pergi setelah Semua Anak Kumpul

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:20 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Travelling Makin Happy, Valas Udah Ready dengan BRI Money Changer

Travelling Makin Happy, Valas Udah Ready dengan BRI Money Changer

Bri | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:17 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi

Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna

Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:11 WIB