Gerindra Tegaskan Capresnya Hanya Satu: Prabowo Subianto, Tidak Ada Nama Lain!

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 21 Desember 2022 | 16:57 WIB
Gerindra Tegaskan Capresnya Hanya Satu: Prabowo Subianto, Tidak Ada Nama Lain!
Menhan Prabowo Subianto melambaikan tangan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp].

Suara.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta seluruh pengurus partai di daerah untuk mulai mensosialisasikan dua jari, sesuai nomor urut Partai Gerindra untuk Pemilu 2024 mendatang.

Tak hanya itu, sebagai bagian dari sosialisasi, para kader Gerindra juga diimbau untuk memasang bendera partai dan baliho.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Muzani menyampaikan arahan itu saat hadir di sosialisasi nomor urut Partai Gerindra sekaligus mengukuhkan Fadullah sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh yang menggantikan TA Khalid di Banda Aceh.

"Mulai tahun depan seluruh pengurus di semua daerah untuk segera memasang baliho dan bendera dengan nomor urut dua. Kita ingin nostalgia karena itu mengingatkan kita dengan proses pemilu sebelumnya yang identik dengan pose dua jari," kata Muzani.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan partai di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota merupakan hal biasa. Terlebih, proses pemilu sudah dimulai dengan penetapan nomor urut partai oleh KPU.

"Tidak ada yang membedakan antara saya dengan pengurus-pengurus di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Karena kita bekerja bersama-sama mengabdi untuk bangsa dan negara. Oleh karena itu, rotasi kepemimpinan adalah hal biasa," lanjutnya.

Lebih lanjut, Muzani menuturkan bahwa pengorbanan terus berlanjut meski kepengurusan berganti dengan yang baru dan ketulusan memperjuangkan cita-cita partai, yaitu menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden.

"Karena yang diperlukan partai ini sejak berdiri 15 tahun lalu adalah keikhlasan dan ketulusan dari orang-orang yang berjuang untuk membesarkan partai di medan perjuangan untuk memenangkan Prabowo presiden. Partai ini lahir dengan keyakinan bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya, tanah yang subur, dan memiliki kemampuan untuk mensejahterakan rakyatnya serta menghilangkan kemiskiman dari bumi Indonesia," ujarnya.

Muzani percaya diri bahwa Prabowo merupakan sosok yang bisa mengembalikan kejayaan Indonesia.

"Sebagai pejuang sejati beliau (Prabowo) tidak pernah lelah untuk memperjuangkan kebaikan. Memang beliau belum berhasil dan terus berjuang tanpa kenal lelah, apalagi menyerah. Itu sebabnya beliau kalah maju lagi, kalah maju lagi. Itulah seorang pejuang sejati. Dan kami meyakini bahwa beliau lah yang akan mengangkat martabat bangsa kita, mengangkat derajat bangsa Indonesia kembali menjadi 'Macan Asia'," tegasnya.

Dalam Rapimnas Gerindra beberapa waktu lalu, sudah diputuskan bahwa Prabowo Subianto adalah calon presiden tunggal dari Partai Gerindra.

Ia menegaskan bahwa calon presiden dari partainya hanya satu, Prabowo. Jika ada orang yang mengaku capres dari Gerindra itu ilegal.

"Pada Rapimnas 12 Agustus yang lalu kita telah memutuskan bahwa capres Gerindra hanya satu nama, satu itu artinya tunggal, tidak ada nama lain yaitu Prabowo Subianto. Itu adalah keputusan yang sudah disepakati seluruh komponen Partai Gerindra di seluruh Indonesia. Karena itu jika ada orang yang mengaku jadi capres dari Gerindra jelas itu ilegal," jelas Muzani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Masuk Masa Pendaftaran Calon, KPU Tegas Larang Bacapres Pasang Spanduk

Belum Masuk Masa Pendaftaran Calon, KPU Tegas Larang Bacapres Pasang Spanduk

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:54 WIB

CEK FAKTA: Bikin Musuh Jokowi Panik, Benarkah Gibran Rakabuming Maju ke Pilpres 2024?

CEK FAKTA: Bikin Musuh Jokowi Panik, Benarkah Gibran Rakabuming Maju ke Pilpres 2024?

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:54 WIB

Dibesuk Prabowo Subianto, Banyak Doa Mengalir Untuk Try Sutrisno

Dibesuk Prabowo Subianto, Banyak Doa Mengalir Untuk Try Sutrisno

| Rabu, 21 Desember 2022 | 13:38 WIB

Sandiaga Mau Nyapres, Begini Respon Sekretaris Jendral DPP Partai Grindra Ditengah Elektabilitas Probowo Stagnan

Sandiaga Mau Nyapres, Begini Respon Sekretaris Jendral DPP Partai Grindra Ditengah Elektabilitas Probowo Stagnan

| Rabu, 21 Desember 2022 | 12:55 WIB

Kepalkan Tangan Bakar Semangat Kader Demokrat, AHY: Birukan kembali Indonesia!

Kepalkan Tangan Bakar Semangat Kader Demokrat, AHY: Birukan kembali Indonesia!

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB