Hari Ini 18 Tahun Tsunami Aceh, Lokasi Kuburan Massal Sirion Jadi Pusat Peringatan

Farah Nabilla

Senin, 26 Desember 2022 | 09:43 WIB
Hari Ini 18 Tahun Tsunami Aceh, Lokasi Kuburan Massal Sirion Jadi Pusat Peringatan
Kuburan Massal Korban Tsunami Dipenuhi Peziarah. [Antara]

Suara.com - Hari ini 18 tahun yang lalu, bencana besar melanda tanah Aceh. Sebuah gelombang besar Tsunami meluluhlantakkan Serambi Mekah dan pulau-pulau di sekitarnya. Peringatan 18 tahun Tsunami Aceh pun digelar di lokasi kuburan massal.

Lebih dari 200 ribu nyawa hilang dalam tragedi memilukan. Kini, setiap tanggal 26 Desember pun dikenang sebagai peringatan Tsunami Aceh.

Tahun ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh memperingatinya sebagai momen meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Kepala Disbudpar Aceh, Alumuniza Kamal mengatakan kejadian 18 tahun lalu itu menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesiapan risiko bencana.

“Tahun 2004 menjadi salah satu bencana terbesar yang pernah terjadi di Aceh. Kejadian tersebut memberikan kesadaran akan pentingnya manajemen terhadap risiko bencana,” kata Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal di Banda Aceh, Sabtu malam dikutip Antara

Sejumlah umat muslim bersama warga keturunan Tionghoa melaksanakan doa bersama saat berziarah ke kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami di Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Kamis (26/12). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]
Sejumlah umat muslim bersama warga keturunan Tionghoa melaksanakan doa bersama saat berziarah ke kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami di Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Kamis (26/12). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]

Peringatan Tsunami Aceh kali ini diselenggarakan di Museum Tsunami Banda Aceh dan akan difokuskan ke lokasi di Kuburan Massal Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

“Kuburan Massal Siron salah satu tempat saksi betapa dahsyatnya tsunami 2004 silam. Ada 40 ribu lebih para syuhada yang dimakamkan di sana. Jadi, tidak hanya kegiatan seremonial semata, tapi kita bisa sekalian berziarah di sana,” kata Almuniza di Banda Aceh, Minggu.

Ia menjelaskan dalam kegiatan tersebut ikut dirangkai dengan sejumlah kegiatan di antaranya tafakur, zikir dan selawat, santunan anak yatim, ziarah, serta tausiah dan doa bersama.

Ada pun untuk tausiah akan diisi Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab dan zikir selawat akan dipandu Pimpinan Pesantren Darul Mujahiddin Lhokseumawe, Tgk Muslim At Thahiri.

Kemudian, keberadaan makam ini juga memberikan sebuah pembelajaran dalam hal tenggang rasa, serta saling menghargai antarumat beragama.

baca juga

“Setiap peringatan tsunami, banyak sekali ditemui peziarah berbeda suku, agama dan budaya yang membaur di Kuburan Massal Tsunami Siron untuk mendoakan keluarga dan kerabatnya,” katanya.

Peringatan 18 tahun tsunami tahun ini mengusung tema “Bangkit Lebih Kuat, Bangun Budaya Sadar Bencana”.

“Isi tema tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah mengajak masyarakat agar senantiasa bersemangat dalam bertransformasi dan bangkit dalam membangun budaya sadar bencana,” kata Almuniza.

Almuniza menilai, peringatan tsunami yang digelar saban tahun merupakan salah satu upaya Pemerintah Aceh untuk mengedukasi generasi penerus bangsa agar selalu siaga terhadap bencana.

“Masyarakat Aceh harus selalu membangun budaya sadar bencana dalam upaya mengantisipasi kejadian-kejadian yang mungkin terjadi di masa depan. Intinya, edukasi tetap menjadi poin utama dalam setiap tahun peringatan tsunami,” kata Almuniza.

Ia menambahkan peringatan tsunami menjadi momentum renungan bagi masyarakat Aceh sebagai media pembelajaran dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

“Kita juga harus sadar terhadap fenomena alam dan mengajarkannya kepada generasi mendatang, karena mencegah bencana alam tentu tidak bisa, tapi mengurangi risikonya pasti bisa kita lakukan bersama-sama dengan semangat berkolaborasi,” katanya.

Ia menjelaskan bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada 18 tahun silam menjadi salah satu bentuk ikhtiar bagi masyarakat Aceh dan juga sebagai pengingat bahwa bencana bisa terjadi kapan saja.

Dalam tragedi tersebut,  ada sekitar 230.000 jiwa dinyatakan hilang dan meninggal dunia saat gempa disusul tsunami pada 26 Desember 2004.

Almuniza berharap kegiatan tersebut dapat mengedukasi masyarakat bahwa betapa pentingnya pengetahuan dan kesadaran mitigasi bencana.

“Peringatan tsunami akan menjadikan renungan bagi kita semua dan momentum meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Hal ini juga menjadikan salah satu upaya meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT,” katanya.

Ia juga berharap momentum silaturahmi tersebut akan melahirkan dua buah buku, yang sebagai cikal bakal literasi bagi generasi Aceh di masa depan untuk mengenang dan sadar bahwa Aceh adalah salah satu laboratorium untuk belajar kebencanaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Bumi Megathrust 8,9 M Berpotensi Picu Tsunami Setinggi 34 Meter di Laut Selatan Jawa, Apa yang Harus Dilakukan?

Gempa Bumi Megathrust 8,9 M Berpotensi Picu Tsunami Setinggi 34 Meter di Laut Selatan Jawa, Apa yang Harus Dilakukan?

Jabar | Rabu, 09 November 2022 | 16:37 WIB

Kuburan Massal Berusia 7.000 Tahun di Slovakia, Diprediksi Tempat Pengorbanan Manusia, Hii Ngeri...

Kuburan Massal Berusia 7.000 Tahun di Slovakia, Diprediksi Tempat Pengorbanan Manusia, Hii Ngeri...

Tekno | Selasa, 11 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Terjadi Pembantaian Hewan Kesayangan Nabi Muhammad di Kota Santri, Wagub Jabar: Tidak Manusiawi!

Terjadi Pembantaian Hewan Kesayangan Nabi Muhammad di Kota Santri, Wagub Jabar: Tidak Manusiawi!

Jabar | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Ngeri! Warga Tasikmalaya Temukan Kuburan Massal Kucing Korban Pembantaian

Ngeri! Warga Tasikmalaya Temukan Kuburan Massal Kucing Korban Pembantaian

Jabar | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:34 WIB

Horornya Tragedi Kanjuruhan di Pintu Gate 13, Penonton Berebut Keluar Tapi Terkunci, Terinjak-injak Mirip Kuburan Massal

Horornya Tragedi Kanjuruhan di Pintu Gate 13, Penonton Berebut Keluar Tapi Terkunci, Terinjak-injak Mirip Kuburan Massal

Malang | Senin, 03 Oktober 2022 | 18:11 WIB

Mengharukan! Foto Lawas 6 Anak Bersaudara, Kini Tinggal 1 Orang: 3 di Antaranya Jadi Korban Tsunami Aceh

Mengharukan! Foto Lawas 6 Anak Bersaudara, Kini Tinggal 1 Orang: 3 di Antaranya Jadi Korban Tsunami Aceh

Ranah | Kamis, 22 September 2022 | 13:27 WIB

Subhanallah, Fenomena Awan Membentuk Lafaz Allah di Tengah Gema Sholawat Para Siswa di Aceh

Subhanallah, Fenomena Awan Membentuk Lafaz Allah di Tengah Gema Sholawat Para Siswa di Aceh

Purwokerto | Jum'at, 16 September 2022 | 23:27 WIB

Otoritas Ukraina Temukan Kuburan Massal Berisi 440 Mayat di Kota Izium

Otoritas Ukraina Temukan Kuburan Massal Berisi 440 Mayat di Kota Izium

News | Jum'at, 16 September 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×