Panas Ridwan Kamil Vs Netizen Gegara Masjid Al Jabbar, Simak Nasihat Adem Gus Baha Soal Pembangunan Tempat Ibadah

Bangun Santoso

Kamis, 05 Januari 2023 | 06:59 WIB
Panas Ridwan Kamil Vs Netizen Gegara Masjid Al Jabbar, Simak Nasihat Adem Gus Baha Soal Pembangunan Tempat Ibadah
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau pembangunan Masjid Al Jabbar di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/9/2022). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU]

Suara.com - Lini masa Twitter dan Instagram pada Rabu (4/1/2022) riuh membahas debat antara sebuah akun Twitter dengan akun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyoal pembangunan Masjid Raya Al Jabbar.

Mulanya, akun Twitetr @outstandjing mencuitkan sebuah kritik soal dana APBD untuk pembangunan masjid. Akun itu menyebut seharusnya APBD tak digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu, termasuk pembangunan masjid. Dia menjelaskan pembayaran pajak itu tidak menggunakan niat untuk wakaf.

"Tapi kalau masjid pakai dana APBD? Pembayar pajak itu berbagai kalangan. Akad & niat bayar pajak bukan akad & niat wakaf. Kalau di agama Islam, tidak sembarang dana bisa dipakai untuk masjid!" tulis akun @outstandjing.

Lewat akun Instagramnya, kritikan itu dibalas oleh Ridwan Kamil. Dia juga menyertakan beberapa foto kolase terkait pembangunan tempat ibadah yang disebut dibiayai APBD termasuk bidik layar atau screenshot cuitan akun @Outstandjing di Twitter.

Dalam keterangannya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, penggunaan dana negara berasal dari kesepakatan bersama dan dibahas dengan musyawarah bersama rakyat. Emil juga menjelaskan bukan hanya masjid yang bisa dibiayai APBD. Namun tempat ibadah lain pun bisa, seperti gereja hingga pura. Asalkan disepakati lembaga eksekutif dan legislatif.

"Betul. Kewajiban Anda adalah membayar pajak, namun hukum positif mengatakan, penggunaannya adalah wilayah kewenangan penyelenggara negara," tulisnya.

Tak sampai di sana, akun @outstandjing juga memberikan komentar pada unggahan tersebut. Dia juga menyinggung soal media sosial bisa dimanfaatkan warga Jabar untuk diskusi sehat, bukan dengan emosi dan persekusi.

Dia juga menyampaikan soal anggaran transportasi yang hanya 0,53%, yang pada akhirnya habis untuk belanja operasional bukan modal. Padahal keberadaan angkutan umum di wilayah itu memprihatinkan.

Sementara itu di Twitter, Ridwan mengomentari dialognya tersebut. Dia menegaskan masalah tersebut tak perlu jadi terlalu panjang hingga menimbulkan twitwar, melainkan cukup menyampaikan hak jawab.

baca juga

"Kenapa netizen pada julid suka ngerujak? Ya itulah masalah kita bersama. Bahkan juara terkasar se-Asia Pasifik. Tipe begitu ada di kelompok mana-mana. Pemilik akun tidak ada daya mengontrol jempol follower. Yang ada adalah konsisten mengedukasi agar selalu sopan penuh adab," jelas Kang Emil.

Baca halaman selanjutnya nasihat Gus Baha soal pembangunan masjid tak perlu bermewah-mewah

Nasihat Gus Baha Soal Pembangunan Masjid

Potret ulama kharismatik K.H. Ahmad Bahauddin alias Gus Baha. (Foto: Nu Online)
Potret ulama kharismatik K.H. Ahmad Bahauddin alias Gus Baha. (Foto: Nu Online)

Saling balas Ridwan Kamil dengan netizen itu sontak banyak dibahas netizen di media sosial. Dari pantauan Suara.com pada Kamis (5/1/2023) pagi, ada sebuah akun Twitter yang menyematkan potongan video K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim yang lebih dikenal sebagai Gus Baha.

"Membangun masjid baik, tapi perlu dikurasi dan diaudit juga derajat kepentingannya, dicek juga akuntabilitasnya, seperti kata Gus Baha, kalau dengan Rp 1 miliar masjidnya bisa selesai, mengapa harus bikin masjid yang butuh dana sampai Rp 2 miliar," cuit sebuah akun Twitter bernama Gilang M*****

Dalam video yang disematkan akun Twitter itu, menampilkan sosok Gus Baha yang tengah memberikan tausiah atau ceramah.

Dalam tausiahnya, Gus Baha membahas soal audit kepentingan antara membangun masjid atau memberi makan fakir miskin.

"Coba misalnya ada bangun masjid habis 2 miliar yang seharusnya 1 miliar sudah jadi. Terus nanti suatu saat ketemu Allah ditanya, itu ada orang miskin, fakir miskin, yatim andaikan kamu sumbang 1 miliar itu sejahtera semua," ujar Gus Baha.

Kemudian Gus Baha juga menyinggung soal orientasi kebaikan yang kadang-kadang lebih ke membangun masjid ketimbang menyumbang fakir miskin.

"Gara-gara kamu bangun masjid terlalu mewah, ya tapi kadang-kadang kebaikannya itu orientasinya bangun masjid, nggak tertarik nyumbang fakir miskin. Wong saat itu cara berpikirnya begitu, mau apa?," kata Gus Baha.

Lebih lanjut Gus Baha mengatakan soal audit secara syar'i antara pembangunan masjid, kepentingan untuk membantu fakir miskin, janda-janda hingga pendidikan.

"..... Manusia terbaik karena bangun masjid 2 miliar coba diaudit secara kepentingan syar'i, penting mana dengan kasih makan fakir miskin, penting mana dengan menikahkan janda, penting mana dengan pendidikan, apa artinya masjid mewah orang nggak tahu halal haram, nggak tahu najis, nggak tahu cara sesuci, nggak tahu cara adzan yang benar, terus penting mana beli kitab sama dipakai masjid, apa artinya beli kitab tapi nggak makan, penting mana makan sama beli kitab," tuturnya.

"Ada auditnya, makanya manusia itu ketika baik pun disuruh istighfar, apalagi ketika salah," imbuh Gus Baha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Pandawara Group, 5 Cowok Ganteng Gemar Bersih-bersih Sampah Sungai, Diapresiasi Ridwan Kamil Hingga Artis

Belajar dari Pandawara Group, 5 Cowok Ganteng Gemar Bersih-bersih Sampah Sungai, Diapresiasi Ridwan Kamil Hingga Artis

Moots | Kamis, 05 Januari 2023 | 04:09 WIB

Ridwan Kamil Dikritik di Twitter Gara-gara Pakai APBD Bangun Masjid Al Jabbar

Ridwan Kamil Dikritik di Twitter Gara-gara Pakai APBD Bangun Masjid Al Jabbar

Mamagini | Rabu, 04 Januari 2023 | 20:17 WIB

Sangat Luhur! Sifat Tuhan Harus Dihubungkan dengan Hal-hal Ini, Seperti Apa? Gus Baha: Ingat yang Keren

Sangat Luhur! Sifat Tuhan Harus Dihubungkan dengan Hal-hal Ini, Seperti Apa? Gus Baha: Ingat yang Keren

Bandung | Rabu, 04 Januari 2023 | 19:29 WIB

Seharian 'Dirujak' Netizen Perkara Bangun Masjid, Ridwan Kamil Curhat: Kenapa Pada Julid?

Seharian 'Dirujak' Netizen Perkara Bangun Masjid, Ridwan Kamil Curhat: Kenapa Pada Julid?

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 17:52 WIB

Makin Panas! Jawaban Ridwan Kamil Dinilai Blunder saat Ladeni Warganet soal Masjid Al Jabbar

Makin Panas! Jawaban Ridwan Kamil Dinilai Blunder saat Ladeni Warganet soal Masjid Al Jabbar

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 19:11 WIB

Legendaris! Demokrat Tuding Ridwan Kamil Jadi Public Darling ke Fans Perkara Bangun Masjid Pakai APBD

Legendaris! Demokrat Tuding Ridwan Kamil Jadi Public Darling ke Fans Perkara Bangun Masjid Pakai APBD

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 18:18 WIB

Mengenal Pandawara Group, Perkumpulan Bersih Sampah Sungai yang Viral di TikTok Hingga Ditraktir Ridwan Kamil

Mengenal Pandawara Group, Perkumpulan Bersih Sampah Sungai yang Viral di TikTok Hingga Ditraktir Ridwan Kamil

Indotnesia | Rabu, 04 Januari 2023 | 17:15 WIB

Terkini

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

×