Getol Djarot-Hasto PDIP Minta Anak Buah Surya Paloh Direshuffle, Dibalas Sindiran Sekjen NasDem Sebut 'Presiden Dadakan'

Bangun Santoso

Kamis, 05 Januari 2023 | 09:41 WIB
Getol Djarot-Hasto PDIP Minta Anak Buah Surya Paloh Direshuffle, Dibalas Sindiran Sekjen NasDem Sebut 'Presiden Dadakan'
Menteri Komunikasi dan Informatika yang juga Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate angkat bicara terkait panasnya isu reshuffle kabinet. Kekinian desakan banyak dilontarkan elite PDIP agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan di jajaran menterinya.

NasDem yang notabene telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bacapres 2024 seolah jadi 'sasaran tembak'. Dua menterinya yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar disebut-sebut untuk dievaluasi.

Satu elite PDIP yang paling getol mendorong agar dua menteri NasDem itu diganti adalah Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Terang-terangan ia menyebut selain karena kinerja, adalah 'ulah' partainya yang membuat kedua menteri itu lebih baik mundur sebelum diganti.

Menanggapi desakan yang menyasar koleganya, Johnny G Plate yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya soal perombakan kabinet kepada Presiden Jokowi. Sebab, itu merupakan kewenangan presiden.

"Secara pribadi, apalagi kami di sini kan sebagai pembantu presiden, melaksanakan kebijakan dan arahan presiden. Itu sepenuhnya ada di presiden," kata Johnny G Plate di Kementerian Kominfo, Jakarta, dikutip Rabu (4/1/2023).

Oleh karena itu, pendapatnya pribadi yang dilontarkan ke publik pun tidak akan berpengaruh pada keputusan Jokowi terkait perombakan.

"Apa pengaruhnya pendapat yang disampaikan di ruang publik ini untuk keputusan presiden? Tidak (ada). Itu sepenuhnya kepada presiden," ucap Johnny.

Menurut dia, isu-isu terkait perombakan kabinet yang memenuhi ruang publik hanya akan menjadi diskursus politik tidak bermanfaat. Sebaliknya, Johnny mendorong agar publik membangun semangat kegotongroyongan dan soliditas nasional guna menghadapi tantangan global yang kian dinamis, termasuk kabinet dan pemerintahan yang kompak demi menjaga stabilitas politik nasional.

"Jangan sampai situasi, di mana butuh stabilitas politik, soliditas nasional, kegotongroyongan, diganggu dengan isu-isu yang sepenuhnya menjadi hak presiden, jangan. Lebih baik kami ngurus bagaimana bangun stabilitas," ujarnya.

baca juga

Lebih lanjut Johnny mengatakan, partainya juga menyerahkan sepenuhnya keputusan perombakan kabinet kepada Jokowi karena itu merupakan hak prerogatifnya sebagai presiden.

"Penentuan anggota kabinet, perubahan anggota kabinet, adalah kewenangan prerogratif presiden; karenanya serahkan itu pada bapak presiden untuk mengambil keputusan dan kebijakannya," ujarnya lagi.

Johnny pun menyinggung agar tidak ada politisi yang berupaya memengaruhi hak prerogatif presiden dalam menentukan perombakan kabinet dengan menyebut presiden-presiden dadakan.

"Jangan sampai ada 'presiden-presiden' mendadak di republik ini. Presiden dadakan yang mencoba berasumsi dirinya sebagai presiden atau memengaruhi presiden," katanya.

Elite PDIP Desak Menteri NasDem Mengundurkan Diri

Politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat. (Suara.com/Bagas)
Politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat. (Suara.com/Bagas)

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat terang-terangan berharap agar dua menteri NasDem segera mengundurkan diri.

Djarot menyoroti kinerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

"Satu kinerjanya, dua termasuk partainya. Kalau memang gentle betul sudah seperti itu, akan lebih baik untuk menteri-menterinya lebih baik mengundurkan diri," kata Djarot di kantor DPP PDIP, Selasa (3/1/2023).

Mengenai Kementerian Pertanian yang dipimpin menteri asal NasDem, Djarot mengkritik langkah impor beras hingga 500 ribu ton. Menurut Djarot, kebijakan itu tak sesuai keinginan Jokowi yang ingin berdaulat dalam pangan.

Dia juga mengaku baru saja meninjau beberapa food estate tanggung jawab Kementerian Pertanian. Djarot melihat budidaya tanama berkala besar yang hasilnya sebagian gagal.

"Termasuk setiap musim tanam, kita pasti mengalami kelangkaan pupuk. Para petani kalau saya ketemu di dapil itu kenapa harga pupuk subsidi itu mahal," ucap Djarot.

Sementara itu, Sekjen PDIP menuding sikap NasDem di DPR berubah usai mendeklarasikan Anies sebagai bacapres 2024. Menurutnya, hal itu juga mengganggu soliditas partai-partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami menerima laporan-laporan juga dari DPR bahwa pasca pengumuman Anies Baswedan oleh partai tersebut memang ada beberapa perubahan-perubahan policy yang ada di DPR," kata Hasto di kantor pusat DPP PDIP, Selasa (3/1/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Nekat Reshuffle Menteri dari NasDem, Aib Jokowi Disebut Bakal Terbongkar

Jika Nekat Reshuffle Menteri dari NasDem, Aib Jokowi Disebut Bakal Terbongkar

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 09:18 WIB

'Jangan Ada Presiden Dadakan' Menkominfo Sindir Politikus yang Berusaha Pengaruhi Jokowi Soal Reshuffle

'Jangan Ada Presiden Dadakan' Menkominfo Sindir Politikus yang Berusaha Pengaruhi Jokowi Soal Reshuffle

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 08:17 WIB

Heboh Staf Honorer Pemkab Tapteng Gara-gara Suami Kader PDI Perjuangan, Sampai-sampai Curhat ke Masinton Pasaribu

Heboh Staf Honorer Pemkab Tapteng Gara-gara Suami Kader PDI Perjuangan, Sampai-sampai Curhat ke Masinton Pasaribu

Sumut | Kamis, 05 Januari 2023 | 07:58 WIB

Menteri Nasdem Pasrah Jika Terdepak Dari Kabinet Jokowi

Menteri Nasdem Pasrah Jika Terdepak Dari Kabinet Jokowi

Serang | Kamis, 05 Januari 2023 | 06:51 WIB

Pasrah Kalau Kena Reshuffle, Menteri Johnny G Plate: Kami Kan Pembantu Presiden

Pasrah Kalau Kena Reshuffle, Menteri Johnny G Plate: Kami Kan Pembantu Presiden

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 03:50 WIB

Survei Indikator Politik Sebut Tren Elektabilitas Anies Turun, NasDem Beri Alasan Begini

Survei Indikator Politik Sebut Tren Elektabilitas Anies Turun, NasDem Beri Alasan Begini

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 21:46 WIB

NasDem Rentan Ditinggal Teman Koalisi Demokrat dan PKS, Anies Terancam Gagal Nyapres 2024

NasDem Rentan Ditinggal Teman Koalisi Demokrat dan PKS, Anies Terancam Gagal Nyapres 2024

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 20:14 WIB

'Antitesis Jokowi' Disebut PDIP Jadi Penyebab Elektabilitas Anies Baswedan Terjun Bebas

'Antitesis Jokowi' Disebut PDIP Jadi Penyebab Elektabilitas Anies Baswedan Terjun Bebas

News | Rabu, 04 Januari 2023 | 20:37 WIB

Terkini

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

×