'Antitesis Jokowi' Disebut PDIP Jadi Penyebab Elektabilitas Anies Baswedan Terjun Bebas

Rabu, 04 Januari 2023 | 20:37 WIB
'Antitesis Jokowi' Disebut PDIP Jadi Penyebab Elektabilitas Anies Baswedan Terjun Bebas
Joko Widodo dan Anies Baswedan

Suara.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai penyebab elektabilitas Anies Baswedan mengalami penurunan karena sosoknya yang kerap kali dicap sebagai antitesis Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, elektabilitas dari bakal calon presiden Partai NasDem ini akan terus menurun seiring dengan terus meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepemimpinan Jokowi.

"Pak Anies Baswedan mengalami penurunan, itu juga membuktikan bahwa masyarakat menilai Pak Anies merupakan antitesis dari Presiden Jokowi, sehingga kemudian jika Pak Jokowi naik, Anies mengalami penurunan," ujar Hasto.

Berbeda dengan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo, kedua tokoh ini mengalami kenaikan elektabilitas, yang merupakan buah dari approval rating kinerja Jokowi.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan masih terus melakukan penjajakan ke semua parpol, termasuk Gerindra dan PKB. [Suara.com/Bagaskara]
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan masih terus melakukan penjajakan ke semua parpol, termasuk Gerindra dan PKB. [Suara.com/Bagaskara]

Bukan hanya kader dari PDI Perjuangan, Prabowo Subianto juga mengalami kenaikkan dalam tren elektabilitasnya. Menurut Hasto, hal ini karena Menteri Pertahanan dan Keamanan tersebut sempat beberapa kali di-endorse oleh orang nomor 1 RI tersebut.

"Mengapa elektoral dari Puan, Ganjar, dan Pak Prabowo itu juga mengalami tren kenaikan, karena approval rating dari Presiden Jokowi mengalami kenaikan," kata Hasto dalam konferensi persnya di acara rilis survei Indikator Politik Indonesia yang diikuti secara virtual, Jakarta, Rabu (4/1/2023).

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto mengalami dinamika kenaikan pemilih yang cukup signifikan.

Ganjar Pranowo bertengger di posisi paling atas dengan 30,7 persen, Anies Baswedan 23,7 persen, dan Prabowo Subianto 20,2 persen. Dari hasil ini, ketahui bahwa Anies mengalami stagnasi, sedangkan Ganjar dan Prabowo mengalami tren kenaikkan.

"30,7 persen itu Ganjar, naik dibanding November. Sementara tren kenaikan Anies di bulan November, mengalami stagnasi di bulan Desember. Sementara pak Prabowo naik lagi (elektabilitasnya)," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya yang diikuti secara virtual, Jakarta, Rabu (4/1/2023).

Baca Juga: Skakmat Warganet dengan Foto Anies Masuk ke Gorong-Gorong, Gibran Panen Kecaman: Sekelas Wali Kota Kok Ngetwit Gini!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI