Sosok Rian Mahendra, Direktur Operasional PO Haryanto yang Putuskan Hengkang

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 05 Januari 2023 | 12:23 WIB
Sosok Rian Mahendra, Direktur Operasional PO Haryanto yang Putuskan Hengkang
Sosok Rian Mahendra, salah satu anak Haryanto yang kini meneruskan PO Haryanto (Sumber: Youtube PO Haryanto Official)

Suara.com - PO Haryanto merupakan salah satu perusahaan transportasi yang cukup dikenal di Indonesia, yang melayani rute hampir seluruh pulau Jawa dan Madura.

Perusahaan tersebut merupakan perusahaan keluarga yang didirikan oleh pria bernama Haji Haryanto.

Anak Haji Haryanto juga ikut terlibat dalam pengelolaan PO Haryanto, salah satunya adalah Rian Mahendra.

Di PO Haryanto, Rian mahendra menjabat sebagai Direktur Operasional. Selain itu ia juga mengelola channel YouTube PO Haryanto Official.

Namun belakangan tersiar kabar kalau Rian Mahendra mundur dari jabatannya di perusahaan bus tersebut. Rian mengaku diminta mundur oleh ayahnya.

"Kenapa saya tidak di PO Haryanto, karena Bapak (Haji Haryanto) sudah tidak berkenan saya ada di PO Haryanto lagi, artinya tugas dan tanggung jawab saya di PO Haryanto sudah selesai," katanya dikutip dari channel YouTube PO Haryanto Official.

Sementara itu, alasan dari ‘dipecatnya’ Rian dari perusahaan bus tersebut adalah karena adanya masalah internal.

Ia enggan mengurai lebih jauh mengenai masalah internal tersebut demi menjaga nama baik perusahaan yang didirikan ayahnya itu.

Lantas siapakah sosok Rian Mahendra? Berikut ulasannya.

baca juga

Profil Rian Mahendra

Sebagai Direktur Operasional, Rian Mahendra memegang kendali operasional harian PO Haryanto. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rian juga dibantu oleh adik-adiknya yang juga berada dibawah pengawasan ayahnya Haji Haryanto.

Rian yang akrab disapa dengan panggilan Mas Boy ini mulai membantu ayahnya dalam mengelola PO Haryanto sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Ketika itu Mas Boy turun langsung membantu menjual tiket bus di terminal.

Pendidikan Rian Mahendra

Rian atau Mas Boy pernah mengenyam pendidikan pesantren pada 1998 hingga 2003, tepatnya di Pondok Pesantren Alfalah Mojo, Kediri.

Sementara di sekolah umum, Rian tercatat hanya lulusan sekolah menengah pertama (SMP) karena ia pernah dikeluarkan dari bangku SMA sebelum ia lulus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rian Mahendra Akui Ikhlas Dipecat dari PO Haryanto, Minta Warganet Tak Ikut Campur

Rian Mahendra Akui Ikhlas Dipecat dari PO Haryanto, Minta Warganet Tak Ikut Campur

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2023 | 12:18 WIB

Kronologi Konflik Keluarga PO Haryanto: Perseteruan Rian Mahendra dan Ayah, Berakhir Hengkang dari Perusahaan

Kronologi Konflik Keluarga PO Haryanto: Perseteruan Rian Mahendra dan Ayah, Berakhir Hengkang dari Perusahaan

Otomotif | Kamis, 05 Januari 2023 | 11:36 WIB

Mantan Bos PO Haryanto Rian Mahendra, Tujuh Bulan Nganggur, Kini Jadi Bintang Video Klip

Mantan Bos PO Haryanto Rian Mahendra, Tujuh Bulan Nganggur, Kini Jadi Bintang Video Klip

Denpasar | Rabu, 04 Januari 2023 | 11:56 WIB

Pekerjaan Baru Rian Mahendra Eks Bos Bus PO Haryanto, Bintang Video Klip Nada Sikkah

Pekerjaan Baru Rian Mahendra Eks Bos Bus PO Haryanto, Bintang Video Klip Nada Sikkah

Semarang | Rabu, 04 Januari 2023 | 10:01 WIB

Inilah Sosok Bu Yayuk, Emak-Emak Berdaster yang Viral Sopiri Bus PO Haryanto

Inilah Sosok Bu Yayuk, Emak-Emak Berdaster yang Viral Sopiri Bus PO Haryanto

News | Jum'at, 29 April 2022 | 07:11 WIB

Terkini

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB