Mengenal Beragam Jenis Barongsai Imlek, Ada yang Berbulu Emas Lebat

Rifan Aditya

Kamis, 19 Januari 2023 | 16:49 WIB
Mengenal Beragam Jenis Barongsai Imlek, Ada yang Berbulu Emas Lebat
Mengenal Beragam Jenis Barongsai, Ada yang Berbulu Emas Lebat - Barongsai menghibur penumpang di dalam gerbong LRT, Jakarta, Selasa (1/2/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tahukah kalian bahwa barongsai tidak hanya satu jenis saja. Sebenarnya, ada beragam jenis barongsai yang tariannya menjadi atraksi menarik setiap perayaan Tahun Baru Imlek.

Secara umum, tarian yang berasal dari China ini dibedakan menjadi dua gaya. Menurut chinaculture.org, selama lebih dari 1.000 tahun perkembangannya, tarian barongsai telah berkembang menjadi dua genre besar yaitu gaya utara dan gaya selatan.

Seperti apa ciri-ciri dan jenis barongsai gaya utara? Lalu apa bedanya dengan barongsai gaya selatan? Simak penjelasan berbagai jenis barongsai berikut.

Barongsai Gaya Utara

Tarian barongsai gaya utara punya sejarah yang lebih panjang daripada lainnya. Disebutkan bahwa pada Dinasti Wei Utara (386-534), Kaisar Wudi melancarkan ekspedisi ke Hexi di Provinsi Gansu, dan menawan lebih dari 100.000 orang Mongol.

Kaisar memerintahkan bangsa Mongol untuk menampilkan tarian dan hiburan lainnya. Lebih dari 30 prajurit Mongolia memegang kepala binatang berukir kayu.

Mereka membawa dua kepala besar dan lima kecil, dan mengenakan kulit binatang, menari di depan kaisar. Kaisar sangat senang dan menamainya Singa Wei Utara, dan mengizinkan para tawanan untuk pulang. Sejak saat itu barongsai menjadi populer di China utara, dan tarian Barongsai Utara pun muncul.

Dari segi gerakan, tarian Barongsai utara lebih menonjolkan bela diri kungfu yang terkenal di China. Biasanya, jenis Barongsai ini memamerkan ketrampilan penari dengan gerakan sulit seperti berjalan di atas tiang kayu atau bambu, melompati meja, dan menginjak bola yang menggelinding.

Selain itu, penampilan kostum Barongsai utara juga berbeda dengan lainnya. Umumnya, Barongsai jenis ini lebih realistis bahkan mendekati bentuk hewan singa.

baca juga

Tidak banyak dekorasi, memiliki bulu lebat berwarna emas dan merah. Selain itu, bagian kepalanya memiliki wajah yang lebih jelas dengan gigi dan taring kecil.

Bahkan dalam tariannya, ada karakter pasangan barongsai dewasa-anak atau jantan-betina. Dimana biasanya barongsai yang lebih muda hanya dimainkan oleh satu orang saja.

Barongsai Gaya Selatan

Di Indonesia sendiri, barongsai gaya utara ini lebih populer dan familiar di masyarakat. Barongsai gaya selatan memiliki penampilan kostum dengan warna lebih cerah.

Jenis Barongsai ini bisa memiliki warna kuning, hijau, merah muda bahkan ungu. Menurut taikooplace.com, barongsai selatan ini memiliki cermin di antara mata dengan tujuan menakut-nakuti roh jahat dan tanduk di dahi untuk memerangi kejahatan.

Ia juga punya pita merah yang menyertai menunjukkan itu telah diberkati dan dibangunkan untuk menghormati para dewa. Gerakan tarian barongsai utara juga lebih sederhana.

Pertunjukannya memperhatikan gerakan seperti menggaruk bulu, menggoyangkan rambut, menjilati rambut dan sebagainya.

Berdasarkan berbagai sumber, Guangdong adalah daerah asal barongsai gaya selatan mulai berkembang. Namun menurut chinaculture.org, legenda barongsai selatan sudah ada sejak Dinasti Qing (1644-1911).

Saat itu, Kaisar Qianlong yang sedang perjalanan inspeksi ke selatan di hilir Sungai Yangtze mendapatkan mimpi. Ia bermimpi tentang memiliki hewan keberuntungan dengan rambut berwarna-warni.

Setelah kembali ke Beijing, ibu kota, Kaisar Qianlong memerintahkan anak buahnya untuk membuat sebuah gambar hewan keberuntungan yang dia mimpikan. Kaisar lalu memerintahkan beberapa orang untuk memakai karakter hewan itu setiap kali ada festival atau upacara, sebagai simbol membuat negara makmur dan orang-orang damai.

Seperti itulah beberapa jenis barongsai dalam sejarah perkembangan tariannya. Kalian lebih suka yang mana?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Hari Raya Imlek 2023, Produksi hingga Pentas Barongsai Laris Manis

Jelang Hari Raya Imlek 2023, Produksi hingga Pentas Barongsai Laris Manis

Jogja | Selasa, 17 Januari 2023 | 16:25 WIB

Pemerintah Cabut PPKM, Perajin Barongsai di Cirebon Marema

Pemerintah Cabut PPKM, Perajin Barongsai di Cirebon Marema

Jabar | Senin, 16 Januari 2023 | 18:08 WIB

Kenapa Ada Barongsai dalam Perayaan Imlek? Ini Asal Usul Tradisinya

Kenapa Ada Barongsai dalam Perayaan Imlek? Ini Asal Usul Tradisinya

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 17:42 WIB

Ini Perbedaan Barongsai dan Liong yang Selalu Ada saat Imlek, Jangan Keliru!

Ini Perbedaan Barongsai dan Liong yang Selalu Ada saat Imlek, Jangan Keliru!

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 14:57 WIB

Terkini

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:17 WIB

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:16 WIB

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:15 WIB

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 17:11 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:10 WIB

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

×