5 Fakta Cap Go Meh, Simak Selengkapnya!

Rifan Aditya

Minggu, 22 Januari 2023 | 13:33 WIB
5 Fakta Cap Go Meh, Simak Selengkapnya!
Ilustrasi Cap Go Meh dengan Festival Lampion (pixabay)

Suara.com - Menyambut perayaan tahun baru Imlek 2023 di tanggal 22 Januari 2023 ini, tentu tidak sedikit yang juga sudah mempersiapkan diri untuk menyambut Cap Go Meh.

Cap Go Meh sendiri bermakna malam ke-15, dan menjadi rangkaian penutup dari acara tahun baru China. Berikut fakta Cap Go Meh yang mungkin Anda belum tahu.

1. Pertama, Mengenai Sejarahnya

Cap Go Meh, dilansir dari berbagai sumber, berawal dari ritual penghormatan kepada Dewa Thai Yi di masa pemerintahan Dinasti Han abad ke-17. acara ini bersifat sakral, dan dilaksanakan secara tertutup di era tersebut. Pelaksanaannya di lingkungan istana dan para raja, jadi benar-benar eksklusif.

Pada masa pemerintahan Dinasti Han berakhir, Cap Go Meh kemudian mulai diperkenalkan kepada masyarakat umum. Tak lama berselang masyarakat secara luas juga turut merayakan Cap Go Meh dengan pesta yang meriah.

2. Punya Makanan ‘Wajib’

Terdapat beberapa makanan ‘wajib’ yang harus disajikan saat Cap Go Meh tiba. Makanan-makanan ini memiliki makna tertentu, sehingga menjadi perwujudan doa dan harapan dari masyarakat yang merayakannya.

Mulai dari mi yang melambangkan doa panjang umur, kemudian lontong Cap Go Meh yang menggantikan yuanxiao, dan berbagai kue serta makanan lain yang memiliki makna beragam sesuai dengan doa masing-masing orang.

3. Tarian Singa

baca juga

Atau biasa dikenal dengan sebutan tari barongsai, menjadi salah satu hal yang wajib diadakan saat perayaan Cap Go Meh. Diadakan di sepanjang jalan dan berbagai tempat peribadatan, tarian ini juga ternyata sarat makna.

Kehadiran singa dan naga dianggap sebagai cara menolak bala dan kesialan yang mungkin hadir di tahun baru, dan mendatangkan kemuliaan dan rejeki yang berlimpah. Dengan bunyi-bunyian dari alat musiknya, diharapkan roh jahat juga akan hilang dan pergi dari hari-hari di tahun baru ini.

4. Diadakannya Festival Lampion

Cap Go Meh juga identik dengan keberadaan festival lampion. Keberadaan lampion kemudian dianggap sebagai lambang kemakmuran, kebahagiaan, dan kesejahteraan untuk semua orang yang ada di dunia.

Masyarkat Tionghoa juga meyakini dengan diadakannya festival ini, jalan yang ditapaki di masa yang akan datang akan semakin terang sehingga dapat memberikan rezeki berlimpah setiap saat.

5. Cap Go Meh di Indonesia

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan keberagaman masyarakat yang sangat tinggi, memiliki keunikan perayaan Cap Go Meh yang diadakan di seluruh wilayah. Mulai dari Palembang, kirab budaya di Salatiga, hingga beberapa festival besar di daerah lain yang layak untuk dikunjungi dan dinikmati.

Itu tadi sedikit fakta Cap Go Meh yang bisa dibagikan, semoga menjadi informasi yang berguna.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Potret Artis Rayakan Imlek, Malah Ada yang Lagi di Rumah Sakit

5 Potret Artis Rayakan Imlek, Malah Ada yang Lagi di Rumah Sakit

Lifestyle | Minggu, 22 Januari 2023 | 13:10 WIB

Imlek Cerah Tak Turun Hujan, Benarkah Pertanda Buruk?

Imlek Cerah Tak Turun Hujan, Benarkah Pertanda Buruk?

Lifestyle | Minggu, 22 Januari 2023 | 12:34 WIB

Hukum Menerima Angpao Imlek dalam Islam

Hukum Menerima Angpao Imlek dalam Islam

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 12:31 WIB

Dinantikan Suporter PSIS Semarang? Junianto Beri Kabar dan Ucap Selamat: 'Maju Bersama-sama'

Dinantikan Suporter PSIS Semarang? Junianto Beri Kabar dan Ucap Selamat: 'Maju Bersama-sama'

Denpasar | Minggu, 22 Januari 2023 | 12:30 WIB

Tahun Baru Imlek ke 2574, Berharap Ekonomi Tumbuh Pesat

Tahun Baru Imlek ke 2574, Berharap Ekonomi Tumbuh Pesat

Purwasuka | Minggu, 22 Januari 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

×