11 Pengakuan Serial Killer Wowon Cs: Bunuh Anak Gegara Rewel, 7 TKW Jadi Target Selanjutnya

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 02 Februari 2023 | 18:39 WIB
11 Pengakuan Serial Killer Wowon Cs: Bunuh Anak Gegara Rewel, 7 TKW Jadi Target Selanjutnya
Foto kolase komplotan serial killer Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin. [Dok. Polisi]

Suara.com - Tersangka pembunuhan berantai atau serial killer Wowon Erawan alias Aki (60) mengakui perbuatannya membunuh 9 korban itu untuk menutupi aksi penipuan penggandaan uang. Dalam melakukan aksinya, Wowon dibantu oleh Solihin atau Duloh (63) dan Dede Solehudin (34).

Bahkan, Wowon dengan kejinya tega membunuh anggota keluarganya demi menutup-nutupi aksinya tersebut. Para pembunuh berantai itu mengakui aksinya. Mereka juga mengakui bahwa memiliki sejumlah orang yang menjadi target selanjutnya.

Berkaitan dengan aksinya, berikut ini pengakuan serial killer Wowon Cs.

1. Dibunuh Sejak Lama

Wowon telah melakukan aksinya sejak lama. Para korban yang pada umumnya merupakan keluarga Wowon cs telah dibunuh sejak beberapa tahun yang lalu.

2. Menjanjikan Imbalan Kepada Duloh

Wowon juga menjanjikan imbalan kepada Duloh. Duloh dikenal sebagai orang yang mampu mengobati itu kemudian tega menghabisi para korban demi Rp500 juta yang dijanjikan Wowon.

3. Mengajak Duloh Bekerja Sama

Awalnya, Wowon mengenal Duloh pada 2012. Kemudian, semakin lama Wowon menunjukkan modus penipuan penggandaan uang kepada Duloh.

Duloh kemudian diajak bekerja sama dengan Wowon. Awalnya Duloh ragu tetapi kemudian Wowon menjanjikannya Rp500 juta.

Tugas pertama Duloh saat itu adalah membunuh Noneng yakni mertua Wowon dan Wiwin yakni anak Noneng dan istri pertama Wowon. Kemudian Duloh pun bergabung dengan Wowon setelahnya.

4. Duloh Membunuh Noneng dan Wiwin dalam Semalam

Duloh membunuh Noneng dan Wiwin pada 2021. Duloh mengaku membunuh Noneng terlebih dahulu dengan mencekiknya di kontrakan Duloh di Cianjur, Jawa Barat.

Kemudian, Wowon mengantar Wiwin ke rumah Duloh. Duloh pun kemudian membunuh Wiwin juga dengan cara dicekik.

Duloh menyampaikan, Wiwin dibaringkan dan wajahnya ditutup dengan tiga amplop dengan modus penggandaan uang. Saat Wiwin lengah, Duloh pun mencekiknya hingga tewas.

Jasad keduanya kemudian dimasukkan ke lubang yang telah dipersiapkan sebelumnya. Pagi harinya, Wowon datang ke rumahnya dan menembok galian kuburan itu dengan semen.

5. Wowon Telah Bersama Wiwin Kurang Lebih 14 Tahun

Wowon mengungkapkan ia telah menikah dengan Wiwin selama kurang lebih 14 tahun. Pernikahan tersebut pun dikaruniai dua orang anak bernama Ani Nurlela dan Novi Utari.

6. Dendam Tak Diberi Uang Gaji dan Diselingkuhi

Wiwin yang merupakan tenaga kerja wanita pernah bekerja di Malaysia selama 7 tahun. Wowon pun dendam kepada Wiwin karena tak pernah mengiriminya uang, tetapi justru mengirimkannya kepada sang ibu, Noneng.

Wowon pernah bertanya kepada Wiwin sering mengirim uang ke Noneng atau tidak dan ia menjawab iya. Namun ketika Noneng ditanya, Noneng mengelak menerima uang itu.

Selain itu, Wowon juga menyimpan dendam karena Wiwin menyelingkuhinya dengan lelaki lain sepulangnya dari Malaysia. Hal ini terjadi sebelum keduanya bercerai.

7. Seorang TKW Disuruh Lompat ke Air

Sebelumnya, Siti yang merupakan seorang TKW dan Noneng yakni mertua Wowon disuruh loncat ke laut lepas. Keduanya loncat setelah dijanjikan bertemu Ki banyu di dasar laut.

Siti Fatimah menjadi korban dalam aksi tersebut. Ia tewas dan ditemukan di perairan Bali. Namun, Noneng selamat dan kemudian Noneng dibunuh bersama Wiwin dengan cara dicekik.

8. Ada 7 TKW Jadi Terget Selanjutnya

Jika tidak ditangkap oleh polisi, Wowon mengkau tak akan berhenti menipu para TKW. Bahkan ada 7 korban yang menjadi targetnya yakni Evi, Yanti, Entin, Hamidah, Aslem, Yeni, dan Hana.

9. 2 Kali Mencoba Membunuh TKW Yeni

Yeni merupakan salah satu TKW yang selamat dari maut. Pasalnya, ia nyaris dua kali dibunuh tetapi berhasil menyelamatkan diri. Yeni lari dan melawan solihin dengan cara ditendang.

Yeni yang merupakan istri Dede Solehudin tak mengetahui istrinya akan dibunuh oleh Duloh. Dede Solehudin adalah partner in crime Wowon.

10. Wowon Bunuh Anak Kandung karena Rewel

Selain itu, Wowon juga membunuh anak kandung sendiri yang berusia 2 tahun. Ia berbohong kepada sang istri Ai Maemunah bahwa akan membawa Bayu (2) ke Mataram untuk disunat.

Wowon membunuhnya karena korban rewel dan Wowon merasa malu kepada tetangga. Akhirnya, Wowon menyuruh Solihin membunuhnya.

11. Wowon Meminta Maaf

Atas perbuatannya, Wowon mengaku meminta maaf kepada semua korban dan keluarga. Wowon merasa khilaf dan berdosa atas perbuatan tersebut. Ia membunuh para korban karena tidak senang ditaguh hutang.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak, Evi TKW Korban Serial Killer Wowon Cs Ternyata Masih Hidup, Lagi Kerja di Libya

Terkuak, Evi TKW Korban Serial Killer Wowon Cs Ternyata Masih Hidup, Lagi Kerja di Libya

| Selasa, 31 Januari 2023 | 12:14 WIB

Satu Ditemukan Di Libya, Ini Daftar Nama TKW Korban Penipuan Wowon Cs

Satu Ditemukan Di Libya, Ini Daftar Nama TKW Korban Penipuan Wowon Cs

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 10:49 WIB

Aki Wowon Si Raja Tega: Istri Partner In Crime-nya 2 Kali Mau Dibunuh, Yeni Melawan saat Leher Diikat Kain

Aki Wowon Si Raja Tega: Istri Partner In Crime-nya 2 Kali Mau Dibunuh, Yeni Melawan saat Leher Diikat Kain

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 10:31 WIB

Ditemukan Jauh Di Libya, Evi TKW Korban Wowon Cs Dalam Kondisi Sehat

Ditemukan Jauh Di Libya, Evi TKW Korban Wowon Cs Dalam Kondisi Sehat

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 08:23 WIB

BREAKING NEWS! Evi TKW Korban Penipuan Wowon Cs Ditemukan Di Libya

BREAKING NEWS! Evi TKW Korban Penipuan Wowon Cs Ditemukan Di Libya

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 08:10 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB