Bencana Terbesar Sepanjang Sejarah, 7 Fakta Gempa Turki dan Suriah

Farah Nabilla

Selasa, 07 Februari 2023 | 09:44 WIB
Bencana Terbesar Sepanjang Sejarah, 7 Fakta Gempa Turki dan Suriah
Dampak gempa Turki di Suriah. (AFP)

Suara.com - Kabar duka datang dari Turki dan Suriah. Sebuah gempa dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang dua negara tersebut pada pukul 04.17 dini hari waktu setempat atau atau 08.17 WIB pada Senin (6/2/2023).

Akibat gempa tersebut, sedikitnya 3 ribu orang menjadi korban. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah. Selain itu, dilaporkan bahwa ribuan bangunan roboh dan rusak parah akibat diterjang gempa tersebut.

Seperti apa gempa dahsyat yang mengguncang Turki dan Suriah itu? Berikut deretan faktanya.

Peneliti asal Belanda sudah beri peringatan

Tiga hari sebelum gempa dahsyat tersebut menerjang, seorang peneliti asal Belanda bernama Frank Hoogerbeets telah memberikan prediksi. Prediksi tersebut tertuang dalam cuitan Frank dalam akun Twitternya @hogrbe pada 3 Februari 2023.

Cepat atau lambat akan ada ~M 7,5 #gempa bumi di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Libanon)," cuit Frank.

Adapun Frank adalah seorang peneliti di Solar System Geometry Survey (SSGEOS) yang berbasis di Belanda.

Diklaim gempa terbesar sepanjang sejarah

DIkutip dari kantor berita AFP pada Senin (6/2/2023), disebutkan bahwa gempa itu diklaim sebagai gempa terbesar sepanjang sejarah Turki.

baca juga

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Gempa Nasional Suriah, Raed Ahmed yang menyatakan bahwa menurut sejarah, gempa bumi di Turki dan Suriah tersebut merupakan gempa terbesar yang tercatat dalam sejarah pusat gempa.

Sempat muncul peringatan tsunami

Setelah gempa besar tersebut mengguncang Turki dan Suriah, pihak otoritas Italia sempat merilis peringatan tsunami. Peringatan tersebut dikeluarkan oleh Pusat Peringatan Ingv (CAT Departemen Perlindungan Sipil Italia.

“Telah mengeluarkan peringatan untuk kemungkinan gelombang tsunami tiba di pantai Italia menyusul gempa berkekuatan Magnitudo 7,9 dengan pusat gempa di antara Turki dan Suriah pukul 02.17 waktu setempat," demikian bunyi pernyataan otoritas Italia.

"Disarankan untuk menjauhi area-area pesisir, untuk mencapai daerah-daerah terdekat yang lebih tinggi dan untuk mematuhi indikasi dari otoritas setempat," sambung pernyataan itu.

Ribuan orang tewas

Data terbaru dari pihak berwenang setempat, jumlah korban tewas dalam gempa Turki dan Suriah pada Selasa (7/2/2023), lebih dari 3.823 orang.

Angka itu melebihi jumlah jumlah korban gempa Turki terdahsyat yang terjadi dalam100 tahun terakhir, yakni 2.379 orang meninggal dunia dan 14.500 orang terluka.

3 WNI ikut jadi korban

Diantara ribuan orang yang menjadi korban gempa Turki dan Suriah magnitude 7,8, terdapat tiga orang warga negara Indonesia (WNI). Hal itu disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha.

Menurut dia, 3 WNI tersebut hanya mengalami luka-luka, tidak meninggal dunia.

"Sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban meninggal dunia," ujar Judha dalam keterangan tertulisnya.

 Turki berkabung selama sepekan

Dahsyatnya gempa yang menerjang negaranya, pemerintah Turki mendeklarasikan masa berkabung selama sepekan.

Adapun masa berkabung tersebut ditetapkan sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban dan keluarganya yang tengah berduka.

Turki minta bantuan Internasional

Besarnya dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut, pihak otoritas Turki mengumumkan ‘alarm level 4’ yang merupakan pernyataan bahwa mereka membutuhkan bantuan internasional.

Meski begitu, anggota penyelamat, warga dan para relawan di negara tersebut hingga kini masih terus berupaya untuk mengevakuasi korban tewas dan terluka dalam gempa tersebut.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Bumi Turki, Pemain Sepak Bola Christian Atsu yang Pernah Perkuat Newcastle United dan Everton Dinyatakan Belum Ketemu

Gempa Bumi Turki, Pemain Sepak Bola Christian Atsu yang Pernah Perkuat Newcastle United dan Everton Dinyatakan Belum Ketemu

Metro | Selasa, 07 Februari 2023 | 09:20 WIB

Astaga! Usai Bawa Hatayspor Petik Kemenangan, Pemain Timnas Ghana Hilang Direruntuhan Apartemen Saat Gempa Turki

Astaga! Usai Bawa Hatayspor Petik Kemenangan, Pemain Timnas Ghana Hilang Direruntuhan Apartemen Saat Gempa Turki

Joglo | Selasa, 07 Februari 2023 | 09:06 WIB

BREAKING NEWS: Gempa Terjadi di Banten Hari Ini Selasa 7 Februari 2023, Terasa Hingga ke Wilayah Ini

BREAKING NEWS: Gempa Terjadi di Banten Hari Ini Selasa 7 Februari 2023, Terasa Hingga ke Wilayah Ini

Bandungbarat | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:51 WIB

Gempa Magnitudo 5,2 Banten Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Banten Tidak Berpotensi Tsunami

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:48 WIB

Gempa Magnitudo 5,2 Di Banten Terasa Sampai Jakarta Dan Bogor

Gempa Magnitudo 5,2 Di Banten Terasa Sampai Jakarta Dan Bogor

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:46 WIB

Banten Diguncang Gempa 5,2 SR, Terasa Hingga Tanggerang, Sukabumi, dan Bogor

Banten Diguncang Gempa 5,2 SR, Terasa Hingga Tanggerang, Sukabumi, dan Bogor

Serang | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:41 WIB

Diguncang Dua Kali Gempa Dahsyat Mematikan, Turki Umumkan 7 Hari Berkabung

Diguncang Dua Kali Gempa Dahsyat Mematikan, Turki Umumkan 7 Hari Berkabung

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:16 WIB

Terkini

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:31 WIB

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:30 WIB

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:28 WIB

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:26 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:15 WIB

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

×