Kesamaan Gempa Turki dan Banten yang Terjadi Pagi Ini

M Nurhadi

Selasa, 07 Februari 2023 | 15:57 WIB
Kesamaan Gempa Turki dan Banten yang Terjadi Pagi Ini
Seorang pria melihat operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan di reruntuhan bangunan aakibat gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). [ILYAS AKENGIN/AFP]

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 meluluhlantakan Turki dan Suriah, Senin (7/2/2023). Setelah 24 jam berlalu, tercatat ada lebih dari 4.000 korban jiwa di dua negara tersebut, 2.379 di antaranya ada di Turki dengan kemungkinan jumlahnya terus bertambah. 

BBC mengatakan, gempa Turki terjadi akibat tabrakan dua lempeng yakni Lempeng Arab dan Lempeng Anatolia. Turki dan Suriah berada di jalur pergerakan kedua lempeng tersebut.

Lempeng Arab bergerak ke utara dan menabrak Lempeng Anatolia. Gesekan tersebut menyebabkan dua kali gempa, pertama berkekuatan 7,8 SR dan gempa susulannya 7,5 SR. 

Gesekan penyebab gempa bumi sebenarnya rawan terjadi di kawasan pertemuan antar lempeng, termasuk di Indonesia. Berjuluk negeri cincin api, Indonesia masuk dalam jalur gempa bumi dunia akibat pertemuan tiga lempeng, yakni Lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Pola gempa buminya sama dengan yang terjadi di Tuki dan Suriah. 

Gempa bumi berkekuatan 5,2 baru saja mengguncang wilayah selatan Lebak, Banten pada Selasa (7/2/2023) pada pukul 07.35.50 WIB menurut Siaran resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono meminta masyarakat untuk menghindari bangunan retak atau rusak akibat gempa bumi.

"Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," kata Daryono dalam siaran pers.

Ia juga meminta masyarakat untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa.

Sebagai Ilustrasi-arga sedang membersihkan puing-puing rumahnya. (ANTARA/HO)
Sebagai Ilustrasi-arga sedang membersihkan puing-puing rumahnya. (ANTARA/HO)

Daryono menyatakan bahwa gempa tersebut merupakan gempa tektonik yang disebabkan oleh aktivitas lempeng Indo-Australia.

Melansir situs resmi BMKG Wilayah III Denpasar, Lempeng Indo-Australia bergerak relatif ke arah utara dan menyusup ke dalam lempeng Eurasia, sementara lempeng Pasifik bergerak relatif ke arah barat.

Jalur pertemuan lempeng berada di laut sehingga apabila terjadi gempa bumi besar dengan kedalaman dangkal maka akan berpotensi menimbulkan tsunami sehingga Indonesia juga rawan tsunami.

Belajar dari pengalaman kejadian gempa bumi dan tsunami di Aceh, Pangandaran dan daerah lainnya yang telah mengakibatkan ratusan ribu korban jiwa serta kerugian material, maka sangat diperlukan upaya-upaya mitigasi baik ditingkat pemerintah maupun masyarakat untuk mengurangi resiko akibat bencana gempa bumi dan tsunami.

Mengingat terdapat selang waktu antara terjadinya gempa bumi dengan tsunami maka selang waktu tersebut dapat digunakan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mitigasi bencana tsunami dengan membangun Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesia Tsunami Early Warning System / Ina-TEWS).

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Ucapkan Rasa Belasungkawa atas Gempa Turki yang Tewaskan 3.800 Orang: Seolah-Olah Terjadi di Tanah Kami!

Anies Baswedan Ucapkan Rasa Belasungkawa atas Gempa Turki yang Tewaskan 3.800 Orang: Seolah-Olah Terjadi di Tanah Kami!

Depok | Selasa, 07 Februari 2023 | 15:21 WIB

Cinta Penelope Beberkan Kondisi Indah Sari dan Siti Liza yang Berada di Turki Saat Gempa

Cinta Penelope Beberkan Kondisi Indah Sari dan Siti Liza yang Berada di Turki Saat Gempa

Entertainment | Selasa, 07 Februari 2023 | 15:31 WIB

Turki Kembali Diguncang Gempa Dahsyat, Korban Tewas Mencapai Ribuan Orang!

Turki Kembali Diguncang Gempa Dahsyat, Korban Tewas Mencapai Ribuan Orang!

Your Say | Selasa, 07 Februari 2023 | 14:51 WIB

Kakak Beradik Asal Indonesia yang Kuliah di Turki Selamat dari Gempa

Kakak Beradik Asal Indonesia yang Kuliah di Turki Selamat dari Gempa

Lampung | Selasa, 07 Februari 2023 | 14:29 WIB

Profil Christian Atsu, Mantan Pemain Chelsea Tertimbun Runtuhan Gempa Turki

Profil Christian Atsu, Mantan Pemain Chelsea Tertimbun Runtuhan Gempa Turki

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 14:26 WIB

Cinta Penelope Beberkan Kondisinya Usai Gempa Turki: Alhamdulillah Baik-baik Saja

Cinta Penelope Beberkan Kondisinya Usai Gempa Turki: Alhamdulillah Baik-baik Saja

Mamagini | Selasa, 07 Februari 2023 | 13:43 WIB

Terkini

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:29 WIB

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:33 WIB

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:28 WIB