Analisis Mengapa Gempa Bumi di Turki Sangat Mematikan: Lebih 5.000 Orang Tewas

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 07 Februari 2023 | 18:47 WIB
Analisis Mengapa Gempa Bumi di Turki Sangat Mematikan: Lebih 5.000 Orang Tewas
Tim penyelamat mengevakuasi korban yang terjebak gempa Turki. (Anadolu Agency/AFAD / Handout)

Suara.com - Gempa bumi hebat mengguncang Turki pada Senin (6/1/2023) pagi waktu setempat. Gempa tersebut berpusat di dekat kota Gaziantep sekitar Turki tenggara yang berbatasan dengan Suriah.

Dilaporkan hingga Selasa (7/2/2023), gempa tersebut telah menewaskan lebih dari 5.000 orang. Angka itu disebut masih berpotensi naik mengingat banyak korban masih belum ditemukan di tengah reruntuhan bangunan. 

Gempa di Turki itu sendiri terjadi dua kali. Gempa sebelumnya diklasifikasikan sebagai gempa yang cukup parah dengan kekuatan 7,8 magnitudo, dan menembus sekitar 100km atau 62 mil dari garis patahan.

Alhasil peristiwa itu tercatat sebagai gempa yang sangat mematikan di Turki. Berikut ini penjelasan mengapa gempa di Turki begitu mematikan dengan menelan ribuan korban jiwa.

Penjelasan gempa Turki menurut para ahli

Menyadur BBC News, Kepala Institut Pengurangan Risiko dan Bencana dari University College London, Profesor Joana Faure Walker menyampaikan dari sederet gempa bumi paling mematikan di dunia, hanya dua dalam 10 tahun terakhir yang memiliki kekuatan yang setara, dan empat dalam 10 tahun sebelumnya.

Namun, gempa yang mematikan bukan hanya dinilai dari getaran yang menyebabkan kehancuran, melainkan kekuatan bangunan juga mempengaruhinya.

Dr. Carmen Solana selaku pembaca dalam vulkanologi dan komunikasi risiko dari Universitas Portsmouth menyampaikan, infrastruktur di Turki Selatan yang tidak kokoh secara merata, khususnya di Suriah menjadi salah satu faktornya.

Dr. Carmen juga menyampaikan, durasi 24 jam ke depan sangat penting untuk menemukan para korban.

baca juga

Wilayah yang tak terkena gempa bumi besar maupun gempa kecil apapun selama lebih dari 200 tahun, tingkat kesiapsiagaannya akan jauh lebih rendah ketimbang wilayah yang lebih sering terguncang gempa.

Faktor gempa bumi

Faktor yang menyebabkan terjadinya gempa bumi adalah kerak bumi yang terdiri dari potongan-potongan yang terpisah. Potongan yang kerap disebut lempeng dan piringan ini saling berdampingan.

Gempa bumi disebabkan oleh strike-slip yang keliru. Contohnya, kedua wilayah memiliki pergerakan ke kanan dan wilayah yang lain ke kiri. Akhirnya, gerakan tersebut pun menyebabkan patahan.

Lempeng-lempeng itu kerap berusaha bergerak, tetapi dicegah dengan gesekan lempeng lainnya. Namun, terkadang tekanan menumpuk hingga akhirnya terjadi gerakan pada permukaan.

Dalam kasus ini, lempeng Arab bergerak ke utara dan menggiling lempeng Anatolia. Gesekan lempeng inilah yang menyebabkan gempa bumi di masa lalu.

Pada saat itu, tepatnya 13 Agustus 1822, gempa berkekuatan 7.4 ini lebih sedikit kekuatannya dibanding dengan gempa yang baru saja terjadi, yakni pada Senin yang lalu dengan kekuatan 7,8.  

Meski demikian, gempa dengan kekuatan 7.4 itu dulunya menyebabkan  sekitar 7.000 kematian yang tercatat di Kota Aleppo. 

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa M 7,8 Guncang Turki, Inilah 5 Tindakan yang Harus Kamu Lakukan saat Terjadi Gempa

Gempa M 7,8 Guncang Turki, Inilah 5 Tindakan yang Harus Kamu Lakukan saat Terjadi Gempa

Your Say | Selasa, 07 Februari 2023 | 18:07 WIB

923 Rumah Rusak Berat Akibat Gempa di Malang, Biaya Perbaikan Rp50 Juta Segera Disalurkan

923 Rumah Rusak Berat Akibat Gempa di Malang, Biaya Perbaikan Rp50 Juta Segera Disalurkan

Malang | Selasa, 07 Februari 2023 | 17:50 WIB

Profil Christian Atsu, Eks Winger Chelsea yang Jadi Korban Gempa Turki

Profil Christian Atsu, Eks Winger Chelsea yang Jadi Korban Gempa Turki

Bola | Selasa, 07 Februari 2023 | 17:48 WIB

Dokter Tifa Klaim Gempa Turki Akibat Insiden Pembakaran Al-Quran dan Bagian Perang Dunia III, Habis Dirujak Warganet!

Dokter Tifa Klaim Gempa Turki Akibat Insiden Pembakaran Al-Quran dan Bagian Perang Dunia III, Habis Dirujak Warganet!

Depok | Selasa, 07 Februari 2023 | 16:54 WIB

Sempat Liburan di Turki, Mayang Lucyana dan Dody Sudrajat Bagikan Kondisi Terkini

Sempat Liburan di Turki, Mayang Lucyana dan Dody Sudrajat Bagikan Kondisi Terkini

Mamagini | Selasa, 07 Februari 2023 | 16:28 WIB

Siti Liza Kabarkan Kondisinya Usai Gempa Turki, Kaget Lihat Apartemen Roboh

Siti Liza Kabarkan Kondisinya Usai Gempa Turki, Kaget Lihat Apartemen Roboh

Entertainment | Selasa, 07 Februari 2023 | 16:32 WIB

Terkini

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:33 WIB

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:30 WIB

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:20 WIB

Sinopsis Emergency Room 24 Hours 6, Drama Medis Dibintangi Eguchi Yosuke

Sinopsis Emergency Room 24 Hours 6, Drama Medis Dibintangi Eguchi Yosuke

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:15 WIB

Kenapa Air Fryer Tidak Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Air Fryer Tidak Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:05 WIB

Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan

Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:00 WIB

3 Rekomendasi Tablet Tipis 2026, dari yang Terjangkau hingga Premium

3 Rekomendasi Tablet Tipis 2026, dari yang Terjangkau hingga Premium

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 15:55 WIB

Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film Lobang Buaya, Dalangnya Bikin Penonton Terkecoh

Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film Lobang Buaya, Dalangnya Bikin Penonton Terkecoh

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 15:53 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 15:52 WIB

×