Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 26 September 2026 | 15:52 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Antara]
baca 10 detik
  • Kenaikan harga minyak dunia akibat geopolitik Timur Tengah memicu isu penerapan kembali kebijakan kerja dari rumah.
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah masih akan memonitor kemungkinan kebijakan WFH tersebut di Jakarta.
  • Sebelumnya pada April 2026, pemerintah menerapkan WFH untuk ASN demi melakukan efisiensi energi nasional.

Suara.com - Pemerintah kembali dihadapkan pada kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi meningkatkan tekanan terhadap konsumsi energi dan biaya transportasi. 

Kondisi tersebut memunculkan kembali pertanyaan soal kemungkinan penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk menekan mobilitas dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian , Airlangga Hartarto, ditanya mengenai kemungkinan pemerintah kembali menerapkan kebijakan WFH setelah harga minyak mulai naik lagi. Namun, Airlangga belum memberikan kepastian mengenai kebijakan tersebut.

"Nanti kita monitor (kemungkinan penerapan WFH). Ya, terima kasih," singkat Airlangga di Jakarta, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Harga minyak dunia memang kembali bergerak di level tinggi dalam sepekan terakhir. Harga minyak mentah Brent sempat melonjak, sekitar 3,4 persen pada perdagangan Kamis (24/9/2026) dan ditutup di sekitar 106,60 dolar AS per barel. 

Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 2,7 persen menjadi 93,98 dolar AS per barel.

Ilustrasi harga minyak bertahan di atas USD 100 meskipun AS tambah pasokan minyaknya [Suara.com/HD]
Ilustrasi harga minyak. [Suara.com/HD]

Kenaikan tersebut terjadi setelah pasar minyak menghadapi perkembangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk kekhawatiran gangguan pasokan energi. 

Namun, pada perdagangan Jumat (25/9/2026), harga minyak kembali terkoreksi seiring munculnya harapan pembicaraan Amerika Serikat dan Iran dapat membuka jalan menuju gencatan senjata.

Brent pada Jumat turun sekitar 2,1 persen dan ditutup di 104,32 dolar AS per barel. WTI juga turun sekitar 2,3 persen menjadi 92,41 dolar AS per barel. Meski terkoreksi, harga Brent masih berada di atas 100 dolar AS per barel.

baca juga

Kondisi harga minyak tersebut menjadi perhatian pemerintah karena sebelumnya kenaikan harga minyak dunia juga menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan efisiensi energi.

Pada Maret 2026, pemerintah sempat menyiapkan skema WFH sebagai respons terhadap tingginya harga minyak dunia.

Airlangga ketika itu mengatakan fleksibilitas bekerja dari rumah diperlukan untuk melakukan efisiensi waktu kerja sekaligus menekan konsumsi energi.

Skema tersebut kemudian diterapkan bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Berdasarkan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026, ASN menjalankan empat hari kerja dari kantor pada Senin hingga Kamis dan satu hari bekerja dari rumah pada Jumat.

Pemerintah saat itu tidak hanya menyasar ASN. Dalam kebijakan transformasi budaya kerja nasional, WFH juga didorong untuk sektor swasta dan pemerintah daerah. 

Pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut dapat memberikan penghematan kompensasi BBM terhadap APBN sebesar Rp6,2 triliun, sedangkan penghematan belanja BBM masyarakat berpotensi mencapai Rp59 triliun.

Ilustrasi WFH. (Pixabay.com/@ricardorv30)
Ilustrasi WFH. (Pixabay.com/@ricardorv30)

Menteri Keuangan saat itu, Purbaya Yudhi Sadewa juga menyebut kebijakan WFH satu hari dalam sepekan diperkirakan dapat mengurangi konsumsi BBM sekitar 20 persen berdasarkan perhitungan kasar internal pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:47 WIB

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, Bahlil: Ini Sesuatu yang Berat!

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:10 WIB

ICP Agustus 2026 Naik Jadi 89,43 Dolar AS per Barel Akibat Eskalasi Geopolitik

ICP Agustus 2026 Naik Jadi 89,43 Dolar AS per Barel Akibat Eskalasi Geopolitik

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 10:48 WIB

Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran

Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak

Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:50 WIB

Indra Kenz Bebas Bersyarat: Korban Masih Menanti Ganti Rugi yang Tersendat di Paguyuban

Indra Kenz Bebas Bersyarat: Korban Masih Menanti Ganti Rugi yang Tersendat di Paguyuban

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:49 WIB

Semakin Diteguk, Semakin Haus: Mengejar Dunia dalam Pareidolia

Semakin Diteguk, Semakin Haus: Mengejar Dunia dalam Pareidolia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:40 WIB

'Siapa yang Memindahkan?!' Foto Jimmy Masrin dan Fasilitas Mewah Mendadak Hilang di Lapas Cibinong

'Siapa yang Memindahkan?!' Foto Jimmy Masrin dan Fasilitas Mewah Mendadak Hilang di Lapas Cibinong

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:34 WIB

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 15:32 WIB

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:31 WIB

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:30 WIB

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:25 WIB

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Jawa Tengah | Sabtu, 26 September 2026 | 15:22 WIB

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 15:18 WIB

×