"UMR Rendah, Keamanan Rendah!" Emosi Warganet Lihat Video Klitih di Titik Nol Yogyakarta

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 08 Februari 2023 | 17:38 WIB
"UMR Rendah, Keamanan Rendah!" Emosi Warganet Lihat Video Klitih di Titik Nol Yogyakarta
Tangkapan layar video viral klitih di Titik Nol Yogyakarta. (Twitter/RezkyRAmadhanz)

Suara.com - Baru-baru ini viral unggahan video aksi klitih menggunakan celurit di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Video tersebut viral di media sosial terutama di Twitter.

Diketahui, video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Twitter @/RezkyRamadhanz pada hari Selasa (7/2/2023). 

Iki Jogja, Kolombia po Guatemala?” ujar akun tersebut.

Dalam video, terlihat dua pemuda yang mengendarai sepeda motor secara berboncengan, diduga melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda lainnya.

Salah satu dari dua pemuda yang diduga melakukan penganiayaan tampak mengayunkan sebilah celurit ke arah korban. Lokasi kejadian diduga terjadi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Kronologi Kejadian

Jajaran Polresta Jogja mengaku tengah melakukan identifikasi dugaan ricuhnya sekelompok pemuda di kawasan Titik Nol Kilometer pada hari Selasa (7/2/2023) dini hari.

Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 04.30 WIB, Selasa dini hari.

Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, peristiwa berawal dari aksi saling pepet antar kedua rombongan pada saat melintas di Jalan KH A. Dahlan hingga berujung konflik.

baca juga

Rekaman video perselisihan kedua kelompok remaja tersebut bahkan beredar luar di jagad maya. Dalam rekaman itu, lokasi cekcok terjadi di depan Kantor Pos Besar Jogja.

Setidaknya ada lima orang yang dilaporkan terlibat dalam kejadian tersebut. Dua orang di atas kendaraan roda dua dengan jenis motor Scoopy berwarna merah, di mana salah satunya tampak mengayunkan sebuah celurit ke tubuh bagian belakang seorang pemuda, kemudian kabur meninggalkan lokasi.

Dalam pemeriksaan awal, setidaknya ada dua korban dalam kejadian tersebut. Satu korban mengalami luka bacok dan seorang lainnya mengalami luka lebam.

Petugas kepolisian telah melakukan serangkaian pemeriksaan awal terhadap insiden dugaan pengeroyokan tersebut. Ada lima saksi yang telah diperiksa, yaitu para korban maupun orang yang merekam peristiwa tersebut di sosial media.

Tidak hanya itu, petugas juga diketahui sudah memeriksa sejumlah kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap motif dan duduk perkara dibalik kejadian tersebut.

Selain itu, polisi juga masih melakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut. Begitu pula dengan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian yang telah diamankan untuk memburu para terduga pelaku.

Reaksi Warganet

Video yang beredar di media sosial tersebut pun mendapatkan reaksi beragam dari warganet.

Nunggu di backsound Jogja Istimewa,” sindir pedas warganet.

Ya ampun serem banget, mungkin ini juga kali ya, alasan PBHI Jogja minta dukungan teman-teman lewat petisi mereka, supaya Pemda DIY bikin aturan untuk berantas klitih,” ujar warganet.

100 meter dari rumah gubernur, 10 meter dari istana presiden, 500 meter dari Polresta, CCTV di mana-mana, kalau sampai gak ketangkep juga, mending ganti semua anggota Polresta Yk deh,” tukas warganet.

Jogja istimewa kalau siang, kalau malam jadi GTA,” tambah warganet lainnya.

UMR rendah, keamanan rendah,” kritik warganet.

Jelas lagi syuting film loz jogjakartoz kui mass,” tukas seorang warganet.

Busyet, padahal Titik Nol Kilometer Jogja lho, iki penak banget gowo (bawa) sajam, cerak (dekat) Kraton, Polresta, Istana Presiden, CCTV yo akeh (juga banyak). Nek nganti ra ketangkep cen abot banget iki,” tulis salah satu warganet.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecolongan Kasus Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer, Pemda DIY Minta Aparat Usut Tuntas

Kecolongan Kasus Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer, Pemda DIY Minta Aparat Usut Tuntas

Jogja | Rabu, 08 Februari 2023 | 16:08 WIB

Polisi Sebut Ada Enam Pelaku dalam Aksi Dugaan Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Polisi Sebut Ada Enam Pelaku dalam Aksi Dugaan Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Jogja | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:53 WIB

Unik! Hyatt Regency Yogyakarta Tawarkan Sensasi Brunch Sambil Ditemani Live Painting

Unik! Hyatt Regency Yogyakarta Tawarkan Sensasi Brunch Sambil Ditemani Live Painting

Jogja | Rabu, 08 Februari 2023 | 13:57 WIB

Selidiki Aksi Penganiayaan di Titik Nol KM Yogyakarta, Polisi Periksa Lima Saksi

Selidiki Aksi Penganiayaan di Titik Nol KM Yogyakarta, Polisi Periksa Lima Saksi

Jogja | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:41 WIB

Viral Dugaan Penyerangan di Titik Nol Km Jogja, Begini Penjelasan Polisi

Viral Dugaan Penyerangan di Titik Nol Km Jogja, Begini Penjelasan Polisi

Jogja | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:36 WIB

Menjajal Enaknya Mie Ayam Pak Pendek yang Terkenal Seantero Jogja

Menjajal Enaknya Mie Ayam Pak Pendek yang Terkenal Seantero Jogja

Your Say | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:30 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

×