16 Kejahatan KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Terbaru Bakar Pesawat Susi Air

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:26 WIB
16 Kejahatan KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Terbaru Bakar Pesawat Susi Air
Anggota TPNPB yang dipimpin oleh Egianus Kogoya. [Tabloid Jubi/Istimewa]

Suara.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin Egianus Kogoya membakar pesawat Susi Air dengan kode penerbangan PK-BVY di Bandara Paro Kabupaten Nduga, Gunung Papua, Selasa (7/2/2023). Pilot Kapten Philips Mark Merthens asal Selandia Baru dan lima penumpang lain belum ditemukan.

Egianus Kogoya tak hanya dikenal sebagai sosok yang kejam, tetapi juga berbekal senjata hasil rampasan untuk melakukan penyerangan.

Sebelum peristiwa Susi Air, KKB di bawah kepemimpinannya memiliki sederet jejak kejahatan dan berikut daftarnya yang berhasil Suara.com rangkum.

1.  Pesawat Twin Otter PK-HVU milik maskapai Dimonim Air dengan rute Timika-Kenyam ditembak di Lapangan Terbang Kenyam, Nduga, pada 22 Juni 2018. Akibatnya, pesawat itu rusak dan kopilot Irene Nur Fadila terluka.

2. Penembakan pesawat kembali dilakukan pada 25 Juni 2018. Kali ini milik Trigana yang membawa logistik pemilu danaparat keamanan. Peristiwa itu lantas melukai punggung pilot Kapt Ahmad Kamil.

3. Pada tanggal 25 Juni 2018, KKB juga menyerang warga Kenyam. Adapun tiga korban meninggal, yakni Hendrik Sattu Kolab, Martha Palin, dan Zainal Abidin. Sementara anak Hendrik yang berusia 6 tahun, terluka karena wajahnya dibacok memakai parang.

4. KKB kembali beraksi pada 3-17 Oktober 2018 dengan menyandera 15 orang guru dan tenaga kesehatan di Distrik Mapenduma. Parahnya lagi, salah satu dari mereka, diperkosa.

5. Sebanyak 25 karyawan PT Istaka Karya pada 1-2 Desember 2018 turut menjadi korban sandera kelompok ini. Mereka dikumpulkan dan dibawa ke Puncak Kabo untuk dieksekusi. Tercatat, 19 orang meninggal dunia, 4 orang berhasil kabur, dan 2 orang tidak diketahui keberadaanya.

6. Pada 3 Desember 2018, KKB mengejar pekerja PT Istaka Karya yang melarikan diri ke Distrik Mbua. Lalu, saat sampai di Pos TNI 755/Yalet, mereka melakukan penyerangan hingga membuat Serda Handoko gugur dan 1 lainnya terluka.

baca juga

7. Besoknya, pada 4 Desember 2018, Egianus menginjak Distrik Yigi dan masih belum menerima kabar soal karyawan PT Istaka Karya yang kabur. Sementara itu, mereka melawan aparat TNI dan Polri. Helikopter milik TNI pun ditembak hingga mengenai salah satu prajuritnya.

8. Satu anggota Brimob, Bharatu Wahyu dan baling-baling helikopter yang dinaikinya ditembaki di Puncak Kabo, pada 5 Desember 2018.

9. Beralih ke tanggal 7 Maret 2019, KKB kembali menyerang Distrik Mugi yang mengakibatkan tiga anggota TNI gugur. Tiga korban tewas adalah Serda Mirwariyadin, Serda Siswanto Bayu dan Serda Yusdin.

10. Pada 20 Maret 2019, tiga anggota Brimob, Bharada Aldi, Ipda Arif Rahman, dan Bharada Ravi Fitrah Kurniawan ditembak. Ketiganya pun lantas mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.

11. Egianus Kogoya pada 23 Agustus 2019, membawa pasukannya menghalau rombongan TNI di Danau Haberna. Akibat peristiwa ini, dua prajurit dinyatakan gugur.

12. Pada 26 Maret 2022, terjadi adu senjata antara Egianus Kogoya dengan personel Marinir di Distrik Kenyam. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang gugur, satu kritis, dan tujuh luka-luka. Tepatnya setelah pos mereka ditembaki pelontar granat.

13. Lanjut pada 7 Juni 2022, pesawat milik Sam Air yang mendarat di Bandar Udara Kenyam ditembaki KKB hingga ban depan dan tangkinya rusak.

14. KKB pada 16 Juli 2022, membantai 12 warga Kampung Nogolait. Dari kejadian ini, 10 orang termasuk pendeta setempat meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

15. Tiga hari sebelum insiden Susi Air, yakni pada 4 Februari 2023, KKB mengancam dan mengintimidasi 15 pekerja pembangunan Puskesmas di Distrik Paro. Beruntung, mereka berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

16. Terbaru pada 7 Februari 2023, KKB membakar pesawat Pilatus PK-BPY milik Maskapai Susi Air. Akibatnya, kondisi pilot Phfilips Marthen asal Selandia Baru sampai saat ini masih belum diketahui.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Pilot dan Penumpang Disandera

Cek Fakta: Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Pilot dan Penumpang Disandera

Soreang | Jum'at, 10 Februari 2023 | 10:16 WIB

Captain Philip Mehrtens, Pilot Susi Air Diduga Disandera KKB Dikenal Rekannya Sebagai Sosok yang Rela Berkorban

Captain Philip Mehrtens, Pilot Susi Air Diduga Disandera KKB Dikenal Rekannya Sebagai Sosok yang Rela Berkorban

Metro | Jum'at, 10 Februari 2023 | 08:27 WIB

OPM Klaim Sandera Pilot Susi Air, Polda Papua: Perlu Kehati-hatian Agar Tak Jatuh Korban

OPM Klaim Sandera Pilot Susi Air, Polda Papua: Perlu Kehati-hatian Agar Tak Jatuh Korban

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 16:56 WIB

Sosok Kapten Philips Mehrtens, Pilot Susi Air Diduga Disandera TPNPB-OPM

Sosok Kapten Philips Mehrtens, Pilot Susi Air Diduga Disandera TPNPB-OPM

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 14:20 WIB

Eksklusif: Keamanan Diperketat Demi Pilot Selandia Baru yang Diculik Kelompok Kriminal Bersenjata 'KKB' di Papua

Eksklusif: Keamanan Diperketat Demi Pilot Selandia Baru yang Diculik Kelompok Kriminal Bersenjata 'KKB' di Papua

Soreang | Kamis, 09 Februari 2023 | 12:47 WIB

Kabar Terkini Pencarian Pilot Susi Air Asal Selandia Baru, Sinyal GPS Lenyap Tak Terdeteksi

Kabar Terkini Pencarian Pilot Susi Air Asal Selandia Baru, Sinyal GPS Lenyap Tak Terdeteksi

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 11:51 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×