Janji Giveaway Rp50 Juta Kalau Prabowo Kalah Pilpres, Dari Mana Sumber Kekayaan Abu Janda?

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 11 Februari 2023 | 13:56 WIB
Janji Giveaway Rp50 Juta Kalau Prabowo Kalah Pilpres, Dari Mana Sumber Kekayaan Abu Janda?
Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda [Instagram]

Suara.com - Aktivis media sosial Permadi Arya alias Abu Janda turut membagikan calon presiden atau capres 2024 yang bakal ia dukung. Adapun sosok tersebut adalah Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Abu Janda kukuh bahwa dirinya menjagokan Prabowo dan sesumbar bahwa sang Menhan akan keluar sebagai pemenang kontestasi politik 2024 mendatang. Pilihan tersebut mengejutkan publik lantaran pada Pilpres 2019 sebelumnya, Prabowo adalah saingan Jokowi, dan Abu Janda merupakan sosok yang terkenal sangat fanatik terhadap Presiden RI tersebut.

Tak hanya di situ, Abu Janda juga membuat publik riuh lantaran dirinya akan membagikan uang alias mengadakan giveaway jika Prabowo kalah lagi di Pilpres mendatang. Jumlah uang yang digelontorkan oleh Abu Janda tak main-main, yakni dalam angka Rp 50 juta.

Adapun Abu Janda menantang warganet untuk menagih janjinya tersebut bilamana Prabowo kalah.

"Buat teman-teman pendukung @ganjar_pranowo maaf ya gaes, menurut saya pak Ganjar adalah salah satu capres potensial, tapi Presiden RI ke-8 itu adalah bapak @prabowo Subianto," kata Abu Janda melalui akun Instagramnya @permadiaktivis2 dikutip Sabtu (11/2/2023).

"Kalau nggak percaya screenshot caption ini.. saya GA Rp 50 juta kalo meleset 2024," lanjutnya.

Sumber kekayaan Abu Janda

Tak banyak informasi tentang harta kekayaan Abu Janda. Sebab dirinya bukan merupakan seorang pejabat publik yang hartanya dilaporkan tiap tahunnya.

Bahkan sumber kekayaan Abu Janda bukan sebuah informasi yang terekspos di media sosial. Karier Abu Janda hanya sebatas seorang pegiat media sosial.

baca juga

Ia kerap mengkritik para tokoh politik oposisi dan isu-isu yang terkait dengan politik, sosial, hingga agama.

Abu Janda juga memiliki status bak selebriti lantaran dirinya kerap menuai kontroversi hingga diundang ke dalam berbagai acara politik di berbagai kanal televisi.

Adapun nama aslinya sebenarnya adalah Permadi Arya, dan Abu Janda adalah tokoh fiktif yang ia bangun. Abu Janda sempat mengungkap dalam sebuah E-Talkshow di acara televisi TvOne bahwa dirinya sebelumnya bekerja di perusahaan Jepang.

Ia dipecat lantaran dirinya harus memilih antara tetap bekerja di perusahaan tersebut atau tetap menjadi sosok tokoh Abu Janda yang tetap menuai kontroversi.

Abu Janda juga mengakui bahwa dirinya tidak mencari uang di media sosial. Bahkan, ia tidak menerima endorse seperti para influencer lainnya.

Gerindra apresiasi Abu Janda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Buka Suara Soal Janji Tak Nyapres jika Prabowo Subianto Maju

Anies Baswedan Buka Suara Soal Janji Tak Nyapres jika Prabowo Subianto Maju

Your Say | Sabtu, 11 Februari 2023 | 13:09 WIB

Catat! Abu Janda Janji Giveaway Rp 50 Juta Kalau Prabowo Kalah di Pilpres 2024

Catat! Abu Janda Janji Giveaway Rp 50 Juta Kalau Prabowo Kalah di Pilpres 2024

Kotak Suara | Sabtu, 11 Februari 2023 | 13:02 WIB

Anies Baswedan Jawab Kontrak Politik dengan Prabowo, Tidak Ada Perjanjian Sampai Tahun Tertentu

Anies Baswedan Jawab Kontrak Politik dengan Prabowo, Tidak Ada Perjanjian Sampai Tahun Tertentu

Metro | Sabtu, 11 Februari 2023 | 12:51 WIB

Bukan Ganjar Pranowo Atau Anies Baswedan, Abu Janda Yakin Sosok Ini yang Jadi Presiden 2024

Bukan Ganjar Pranowo Atau Anies Baswedan, Abu Janda Yakin Sosok Ini yang Jadi Presiden 2024

Moots | Sabtu, 11 Februari 2023 | 12:08 WIB

Ketimbang Ganjar dan Anies, Abu Janda Pilih Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024

Ketimbang Ganjar dan Anies, Abu Janda Pilih Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 12:01 WIB

Terkini

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

×