Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:19 WIB
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
Cuplikan Laga Timnas Indonesia. (pssi.org)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo mengusulkan aturan dwikewarganegaraan terbatas khusus bagi talenta unggul diaspora Indonesia.

  • Kebijakan baru ini membutuhkan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.

  • Penerapan status kewarganegaraan ganda bakal dijalankan secara ketat, terukur, dan mengutamakan keamanan negara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto membuka peluang perubahan besar dalam kebijakan kewarganegaraan Indonesia, termasuk bagi pemain sepak bola berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri. Tentu saja ini berdampak bagi skuad Garuda.

Prabowo mengusulkan agar Indonesia memberikan kewarganegaraan ganda secara terbatas kepada talenta-talenta tertentu yang dinilai memiliki kemampuan istimewa dan dibutuhkan untuk kepentingan bangsa.

Usulan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI sekaligus penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. Tangkapan layar
Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. Tangkapan layar

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung keberadaan jutaan diaspora Indonesia yang memiliki keahlian di berbagai bidang, mulai dari ilmuwan, dokter, insinyur, peneliti, pengusaha, seniman hingga atlet.

"Untuk kami izinkan dwikewarganegaraan ganda bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh bangsa. Indonesia memiliki jutaan diaspora, di antara mereka terdapat ilmuwan yang hebat-hebat," kata Prabowo.

"Dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, terutama pemain bola profesional kelas dunia," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, sebagian diaspora Indonesia harus mengambil kewarganegaraan negara lain karena tuntutan karier, keluarga, maupun aktivitas mereka di luar negeri.

Kondisi tersebut dinilai membuat talenta-talenta Indonesia menghadapi pilihan sulit antara mempertahankan ikatan dengan Tanah Air atau mengejar karier di level internasional.

"Kami tidak boleh memaksa talenta luar biasa Indonesia di luar negeri memilih antara kesempatan berkarier di dunia dan ikatan mereka dengan Tanah Air," tutur Prabowo.

baca juga

Jika terealisasi, kebijakan tersebut berpotensi memberikan opsi baru bagi pemain keturunan Indonesia yang telah memiliki kewarganegaraan asing tetapi masih memiliki keterikatan dengan Indonesia.

Namun, penerapan kewarganegaraan ganda tersebut tidak akan diberlakukan secara bebas. Pemerintah berencana membuat mekanisme khusus dengan proses seleksi dan persyaratan yang ketat.

"Kebijakan ini akan kami rancang dengan selektif terukur, disertai uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan penuh terhadap keamanan dan kepentingan negara," Prabowo menjelaskan.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah akan mengajukan perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia kepada DPR RI.

Artinya, usulan tersebut belum otomatis membuat pemain sepak bola asing atau pemain keturunan yang memiliki kewarganegaraan lain bisa langsung memperkuat Timnas Indonesia dengan status kewarganegaraan ganda.

Perubahan regulasi dan pembahasan bersama DPR masih diperlukan sebelum skema tersebut dapat diterapkan.

Saat ini, Timnas Indonesia sendiri diperkuat sejumlah pemain naturalisasi keturunan yang sebagian besar lahir dan tumbuh di luar negeri, termasuk pemain yang menjalani karier profesional di kompetisi Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Rumus Kebenaran Musim Panas: Ketika Sains Berhadapan dengan Rahasia Masa Lalu

Rumus Kebenaran Musim Panas: Ketika Sains Berhadapan dengan Rahasia Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 07:30 WIB

Banjir Promo JSM Superindo Hari Ini: Camilan Murah Meriah, Pear Century Diskon 50 Persen!

Banjir Promo JSM Superindo Hari Ini: Camilan Murah Meriah, Pear Century Diskon 50 Persen!

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 07:07 WIB

Soal Dugaan 8 WNI Direkrut Tentara Asing, Kemlu Ungkap Informasi Terbaru

Soal Dugaan 8 WNI Direkrut Tentara Asing, Kemlu Ungkap Informasi Terbaru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 07:05 WIB

Bukan Sekadar Main Mobile Legends, Esports Kini Jadi Bagian dari Ekosistem Digital Indonesia

Bukan Sekadar Main Mobile Legends, Esports Kini Jadi Bagian dari Ekosistem Digital Indonesia

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 07:03 WIB

Benarkah Beli BBM Subsidi Kini Pakai STNK? Ini Jawaban Pertamina

Benarkah Beli BBM Subsidi Kini Pakai STNK? Ini Jawaban Pertamina

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Momen Putri Victoria Saksikan Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Momen Putri Victoria Saksikan Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

3 Shio Paling Hoki Hari Ini 5 September 2026, Tambah Rezeki di Akhir Pekan

3 Shio Paling Hoki Hari Ini 5 September 2026, Tambah Rezeki di Akhir Pekan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 06:45 WIB

Promo JSM Indomaret Minggu Ini 4-6 September 2026, Susu Nutrilon hingga Bebelac Diskon Gede

Promo JSM Indomaret Minggu Ini 4-6 September 2026, Susu Nutrilon hingga Bebelac Diskon Gede

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 06:40 WIB

Pegadaian Gaungkan Kampanye "Tenang Saja", Sebanyak 27 Juta Nasabah Didorong untuk Gunakan tring!

Pegadaian Gaungkan Kampanye "Tenang Saja", Sebanyak 27 Juta Nasabah Didorong untuk Gunakan tring!

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 06:18 WIB

×