Heboh Dugaan Mark Up Gelang Haji, Apa Fungsinya Bagi Jemaah?

Farah Nabilla

Minggu, 12 Februari 2023 | 15:11 WIB
Heboh Dugaan Mark Up Gelang Haji, Apa Fungsinya Bagi Jemaah?
Para jemaah menggunakan gelang haji. (Dok. MCH 2022)

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menduga adanya mark up (pembengkakan biaya) gelang haji yang kini dibanderol dengan harga Rp35 ribu. Sebab menurutnya, salah satu komponen haji itu bisa diperoleh hanya dengan biaya sebesar Rp5 ribu saja.

Dugaan adanya mark up itu pun langsung diklarifikasi oleh Kementerian Agama (Kemenag). Di sisi lain, apa sebetulnya fungsi gelang haji bagi para jemaah? Dua hal ini sekaligus soal keunikan gelang bisa diketahui secara lengkap melalui poin-poin berikut.

Fungsi Gelang Haji

Gelang haji di Indonesia sudah ada sejak 1995 lalu dan pembuatannya tentu bukan tanpa alasan. Gelang ini berfungsi untuk mempermudah sejumlah pihak dalam mengenali jemaah. Tepatnya saat mereka berada di situasi darurat, seperti tersesat atau terpisah dari rombongan.

Juru Bicara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin sempat mengungkapkan bahwa pada gelang haji tahun 2022 terdapat beberapa informasi penting mengenai jemaah. Adapun hal ini terbagi menjadi enam kolom.

Kolom pertama merupakan asal jemaah dan tahun keberangkatannya. Contoh, "JKS 1444" yang berarti jemaah itu datang dari Jakarta hingga Bekasi dan berangkat pada tahun 1444 H. Kolom selanjutnya adalah soal nomor kloter, misal, "kloter 8".

Beralih ke kolom ketiga, ada keterangan nomor paspor jemaah dan yang keempat memuat tulisan "al hajjul Indonesiyyi" yang berarti jemaah haji Indonesia. Lalu, kolom kelima diisi nama jemaah atau petugas sesuai data di paspor.

Sementara untuk kolom keenam, menampilkan bendera merah putih yang dijadikan penanda bahwa jemaah atau petugas itu berasal dari Indonesia. Dengan begitu, identifikasi akan lebih mudah dilakukan, terlebih saat sudah berada di Tanah Suci.

Keunikan Gelang Haji

baca juga

Gelang haji yang dipakai para jemaah Indonesia memiliki keunikan sehingga mudah dikenali saat berada di tengah kerumunan, yakni pembuatannya yang menggunakan bahan logam. Diatasnya pun terukir keterangan nomor paspor dan nama jemaah yang membuatnya semakin unik.

Pembuatan gelang dengan bahan logam ini bertujuan agar bisa tahan meski terkena air, panas, atau cahaya. Pemerintah Arab Saudi pun akan dengan mudah mengenali jemaah Indonesia saat melihat nomor paspor yang dimuat dalam gelang tersebut.

Pasalnya, data itu dapat langsung diperiksa pada sistem mereka yang kemudian akan muncul nama jemaah yang dicari. Gelang tersebut pun telah dimodifikasi dengan sistem kunci. Tujuannya agar tidak lepas dari tangan jemaah dalam situasi darurat.

Klarifkasi Kemenag Soal Harga Gelang Haji

Menanggapi pernyataan Abdul Wachid soal dugaan mark up harga gelang haji, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan klarifikasi. Ia menuturkan bahwa biaya tersebut sudah termasuk pencetakan informasi, seperti nama jemaah, nomor paspor, dan lain sebagainya.

"Tidak mungkin gelang dari home industri, harganya lima ribu rupiah sudah include pencetakan nomor pasport dan informasi lain yang ada di gelang itu," kata Yaqut kepada wartawan, dikutip Minggu (12/2/2023).

Yaqut kemudian menjelaskan lebih lanjut gelang yang dipakai jemaah memang ada biaya tambahan. Yakni, mencetak sejumlah informasi dari para jemaah, sehingga harga Rp5 ribu yang sempat disinggung itu hanya untuk membuat gelangnya saja.

Tak hanya produksi dan pencetakan, biaya sebesar Rp35 ribu itu pun digunakan untuk mendistribusikan gelang kepada jemaah. Di sisi lain, Yaqut meminta anggota DPR tidak memberikan informasi yang bisa menyesatkan dan merugikan masyarakat.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelayanan RS di Indonesia Tak Boleh Kalah dengan di Luar Negeri

Pelayanan RS di Indonesia Tak Boleh Kalah dengan di Luar Negeri

DPR | Minggu, 12 Februari 2023 | 12:22 WIB

Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen, Kinerja Pemulihan Ekonomi Makin Solid dan Menguat

Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen, Kinerja Pemulihan Ekonomi Makin Solid dan Menguat

DPR | Sabtu, 11 Februari 2023 | 16:43 WIB

INFOGRAFIS: Petaka Dukung Anies, Anak Haji Lulung Menyerah di PPP, Pilih Nyebrang ke NasDem

INFOGRAFIS: Petaka Dukung Anies, Anak Haji Lulung Menyerah di PPP, Pilih Nyebrang ke NasDem

Infografis | Sabtu, 11 Februari 2023 | 15:51 WIB

Emak-emak Fans Kang Dedi dari 17 Kecamatan Mulai Dukung Om Zein

Emak-emak Fans Kang Dedi dari 17 Kecamatan Mulai Dukung Om Zein

Denpasar | Sabtu, 11 Februari 2023 | 13:23 WIB

Legislator Dedi Mulyadi Temui Dua Warga Garut Korban Hoaks Penculikan Anak di Muratara

Legislator Dedi Mulyadi Temui Dua Warga Garut Korban Hoaks Penculikan Anak di Muratara

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 10:41 WIB

Jawaban Santai Kepala BRIN saat Didesak DPR Mundur

Jawaban Santai Kepala BRIN saat Didesak DPR Mundur

Video | Minggu, 12 Februari 2023 | 10:00 WIB

DPR Bongkar Dugaan Mark Up Gelang  Haji, Harga Asli Rp 5 Ribu Jadi Rp 35 Ribu

DPR Bongkar Dugaan Mark Up Gelang Haji, Harga Asli Rp 5 Ribu Jadi Rp 35 Ribu

Purwokerto | Jum'at, 10 Februari 2023 | 22:14 WIB

Krisdayanti Sering Gonta-Ganti Tas Hermes Ratusan Juta, Intip Lagi Berapa Gajinya Jadi Anggota DPR RI

Krisdayanti Sering Gonta-Ganti Tas Hermes Ratusan Juta, Intip Lagi Berapa Gajinya Jadi Anggota DPR RI

Lifestyle | Sabtu, 11 Februari 2023 | 07:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×