Represi Tak Bikin Aktivisme Digital Di Indonesia Meredup, Isu Ini Paling Kencang Disuarakan

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 19 Februari 2023 | 06:27 WIB
Represi Tak Bikin Aktivisme Digital Di Indonesia Meredup, Isu Ini Paling Kencang Disuarakan
Ilustrasi laptop (Unsplash)

Suara.com - Represi  terhadap aktivisme di ruang digital tidak membuat aktivisme masyarakat sipil ruang publik redup selama pandemi 2019-2021.

Temuan ini dipaparkan oleh Muhammad Fajar, peneliti Institutes for Advanced Research (IFAR) Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di webinar “Memperluas Aktivisme Digital di tengah Menyempitnya Ruang Sipil” yang diadakan Yayasan Tifa, Kamis, 16 Februari 2023 lalu.

“Berdasarkan 3.873 data kampanye aktivisme digital yang dilakukan organisasi gerakan sosial di media sosial selama 2016-2021, riset kami merekam bahwa periode 2019-2021 merupakan periode puncak aktivisme digital. ,” ujar Fajar yang merupakan salah satu dari empat peneliti “Peran Aktivisme Digital Kelompok Muda dan Organisasi Masyarakat Sipil dalam Gerakan Sosial di Indonesia (2016-2021)” dalam keterangannya baru-baru ini. 

Ilustrasi hacker. (Shutterstock)
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Fajar melanjutkan, pembatasan mobilitas sosial di tengah begitu banyaknya kebijakan- kebijakan publik yang tidak berpihak pada rakyat dan memperlebar jurang ketidaksetaraan antarwarga masyarakat mendorong mereka memanfaatkan ruang publik digital untuk melakukan aksi kolektif

Secara tren, isu hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan lingkungan mendominasi aktivisme digital organisasi gerakan sosial, dengan publik dan pemerintah sebagai sasaran utama.

Berdasarkan bentuknya, berbagi tips dan informasi dan protes daring adalah aktivisme digital yang paling banyak ditemukan. Masa pandemi juga mendorong peningkatan drastis aktivisme digital berbentuk webinar untuk mengupas isu-isu sosial-politik terkini.

“Bentuk aktivisme digital yang lebih agresif dan berisiko hanya dilakukan oleh sedikit organisasi masyarakat sipil. Pilihan ini tidak terlepas dari lanskap risiko aktivisme digital di Indonesia saat ini, misalnya risiko hukum dijerat dengan UU ITE atau KUHP, risiko serangan digital, ataupun seperti buzzer dan pasukan siber, yang bisa mendelegitimasi gerakan dan organisasi,"kata kandidat doktor ilmu politik di Northwestern University, Illinois, Yoes C. Kenawas. 

Di tengah kritik terhadap aktivisme digital sebagai aktivisme klik (clicktivism) dan aktivisme malas (slacktivism), penting untuk mengetahui efektivitas aktivisme digital untuk mendukung pencapaian tujuan gerakan dan dampak nyatanya.

Merespon kebutuhan ini, Aulia Dwi Nastiti yang juga merupakan kandidat doktor ilmu politik di universitas yang sama dengan Yoes, menjelaskan efektivitas aktivisme digital oleh masyarakat sipil di Indonesia berdasarkan studi kasus terhadap tiga aktivisme digital di media sosial, yaitu #SahkanRUUPKS, #BaliTolakReklamasi, dan #PapuanLivesMatter. #SahkanRUUPKS memiliki tingkat efektivitas paling tinggi, #BaliTolakReklamasi memiliki tingkat efektivitas menengah, sedangkan efektivitas kampanye #PapuanLivesMatter paling rendah dalam mencapai tujuan gerakan dan memberi manfaat bagi organisasi pegiat aktivisme digital.

Menurut Aulia, momentum dan viralitas di media sosial penting bagi aktivisme digital. Namun, untuk menjadi efektif, aktivisme digital perlu didukung faktor lainnya, termasuk konsolidasi antarorganisasi penggerak aktivisme, akses langsung ke pembuat kebijakan, dan intensitas kampanye. Selain itu, keragaman figur yang terlibat dalam aktivisme dapat memberikan legitimasi yang lebih.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi di Mata Anies Baswedan: Menjadi Inspirasi!

Jokowi di Mata Anies Baswedan: Menjadi Inspirasi!

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 16:20 WIB

Tips untuk Pak Yan Koster dari Pengamat Politik soal Trust Democracy

Tips untuk Pak Yan Koster dari Pengamat Politik soal Trust Democracy

Denpasar | Rabu, 08 Februari 2023 | 12:35 WIB

"Jokowi Mempreteli Demokrasi" Kerasnya Kritikan Rizal Ramli untuk Presiden

"Jokowi Mempreteli Demokrasi" Kerasnya Kritikan Rizal Ramli untuk Presiden

News | Sabtu, 04 Februari 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez

Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City

Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Perbedaan Sifat Gemini Mei dan Gemini Juni, Kamu Related?

Perbedaan Sifat Gemini Mei dan Gemini Juni, Kamu Related?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Nyoman Nadiana: Sosok di Balik Kebangkitan Garam Tradisional Bali yang Tembus Pasar Modern

Nyoman Nadiana: Sosok di Balik Kebangkitan Garam Tradisional Bali yang Tembus Pasar Modern

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:32 WIB

5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag

5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Spider-Man: Brand New Day, Petualangan Baru Peter Parker Setelah No Way Home

Spider-Man: Brand New Day, Petualangan Baru Peter Parker Setelah No Way Home

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:30 WIB

PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026

PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer

Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

×