Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

Pebriansyah Ariefana

Senin, 10 Agustus 2026 | 10:18 WIB
Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol
Seorang remaja 14 tahun melakukan aksi penembakan terhadap kakek dan neneknya sendiri lalu melakukan penyerangan ke sekolah. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Remaja 14 tahun di Thailand membunuh sembilan orang setelah mengonsumsi konten kekerasan media sosial.

  • Kepolisian Thailand menemukan rekam jejak digital pelatihan senjata api dan menyita komputer pribadi pelaku.

  • Kementerian Pendidikan Thailand memperketat protokol keamanan sekolah serta pemeriksaan kesehatan mental para siswa.

Suara.com - Anak 14 tahun pelaku penembakan sekolah di Thailand ternyata suka nonton konten kekerasan di internet. Hal itu merujuk fakta dari pihak kepolisian Bangkok.

Korban tewas penembakan itu kini bertambah menjadi 9 orang setelah seorang siswi berusia 12 tahun meninggal saat menjalani perawatan medis.

Penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa pelaku telah mempelajari cara penggunaan senjata api secara mandiri melalui berbagai platform media sosial. Fakta tersebut menegaskan bahaya laten paparan konten kekerasan internet yang diakses tanpa pendampingan orang tua.

Siswa di Thailand menembak kakek neneknya lalu membantai enam orang di sekolah sebelum bunuh diri. (Skynews)
Siswa di Thailand menembak kakek neneknya lalu membantai enam orang di sekolah sebelum bunuh diri. (Skynews)

Aksi kejam ini bermula saat remaja tersebut membunuh kedua kakek-neneknya di rumah sebelum menembak enam orang di sekolahnya dan mengakhiri hidupnya sendiri. Selain korban jiwa, insiden ini juga melukai lebih dari 20 orang lainnya.

Aparat kepolisian menemukan sejumlah barang bukti kunci di lokasi kejadian, termasuk senjata api, selongsong peluru, pisau di dalam tas, hingga komputer pribadi pelaku. Tahun lalu, pihak sekolah sebenarnya sempat menyita senapan angin jenis BB gun milik pelaku.

Deputi Komisioner Kepolisian Daerah 1, Atthapol Anusit, mengonfirmasi bahwa pelaku telah memusatkan perhatiannya pada senjata api sejak jauh hari.

"Pelaku telah mulai menunjukkan minat untuk mempelajari penggunaan senjata api selama beberapa waktu, sekitar satu hingga dua tahun," ujar Atthapol Anusit, dikutip dari CBC, Senin (10/8/2026).

Tim penyidik sejauh ini telah meminta keterangan dari 17 orang saksi untuk mendalami motif pembantaian tersebut. Hasil pemeriksaan pada komputer pribadi menunjukkan adanya rekam jejak digital yang intensif terkait materi visual kekerasan.

"Setelah memeriksa PC, ditemukan bahwa anak tersebut telah menonton konten media sosial yang melibatkan kekerasan," kata Atthapol Anusit.

baca juga

Latar belakang kehidupan pribadi pelaku juga menjadi sorotan setelah diketahui ia telah tinggal bersama kakek dan neneknya selama 12 tahun akibat perceraian orang tua. Pengalaman traumatis serta isolasi pengasuhan diduga memperkeruh kondisi psikologis remaja tersebut.

Di sisi lain, penyesalan mendalam disampaikan oleh ibu kandung pelaku yang mengaku terakhir kali bertemu anaknya saat liburan sekolah. Ia awalnya tidak menyangka bahwa putranya adalah sosok di balik aksi keji tersebut.

"Pada hari kejadian, saya tidak tahu dialah yang dituduh," ucap sang ibu.

Ibu pelaku sempat berusaha mengirimkan pesan singkat dan menelepon anaknya begitu mendengar kabar penembakan di sekolah.

"Saya hanya katakan padanya, 'Jika ada masalah, hubungi ibu, ibu khawatir.' Hanya itu saja," tuturnya.

Sambil meminta maaf atas nama anaknya, sang ibu mengekspresikan kesedihan yang mendalam atas tragedi yang tidak pernah terbayangkan ini.

"Kami benar-benar hancur, karena tidak ada yang mengira ini akan terjadi," pukasnya.

Pemerintah Thailand melalui Kementerian Pendidikan langsung merespons tragedi ini dengan merancang protokol keselamatan sekolah yang baru. Rencana tiga bulanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan mental, latihan tanggap darurat, hingga razia barang bawaan siswa.

Tragedi berdarah ini menjadi insiden penembakan massal terburuk di Thailand sejak tahun 2022. Peristiwa ini kembali memicu perdebatan hangat mengenai regulasi kepemilikan senjata api di negara dengan tingkat kepemilikan senjata tertinggi di Asia Tenggara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:51 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Terkini

PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026

PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer

Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:06 WIB

Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang

Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:06 WIB

Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?

Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Pengusaha Sektor Horeka Disarankan Pakai LPG Nonsubsidi, Ini Alasannya

Pengusaha Sektor Horeka Disarankan Pakai LPG Nonsubsidi, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Review Sterling Point: Refleksi Kehidupan dan Romansa Remaja Masa Kini

Review Sterling Point: Refleksi Kehidupan dan Romansa Remaja Masa Kini

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:00 WIB

17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:42 WIB

×