Berkaos Cokelat, Jokowi Kembali Tinjau Persemaian Mentawir di Kaltim

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 23 Februari 2023 | 13:37 WIB
Berkaos Cokelat, Jokowi Kembali Tinjau Persemaian Mentawir di Kaltim
Jokowi berada di Persemaian Mentawir yang menjadi lokasi pembibitan pohon endemik di Pulau Kalimantan pada Kamis (23/2/2023). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau Persemaian Mentawir yang terletak di Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023). Ia menyempatkan untuk meninjau embung yang berada di kawasan persemaian.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WITA. Dengan mengenakan kaos cokelat lengan panjang, Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Jokowi.

Kehadirannya langsung disambut oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) Siti Nurbaya Bakar, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe serta pejabat KemenLHK.

Persemaian Mentawir sendiri dibangun di lahan seluas 17 hektar dan dimulai pada 2022 lalu. Targetnya ada 15-20 juta bibit yang ditanam dikawasan persemaian.

Adapun bibit yang ditanam di sana diantaranya ialah bibit pohon meranti, kapur, kayu nyatoh, gaharu serta jambu-jambuan.

Sementara itu, ada sejumlah fasilitas yang ada di Persemaian Mentawir. Fasiliras yang dimaksud solar panel, embung, penguat tembing hingga bangunan rumah ultrafiltrasi.

Kemudian ada juga mother plant house, bangunan spillway, germination house, acclimatization house, serta bangunan intake.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan, bibit pohon yang ditanam di persemaian itu diprioritaskan untuk tanaman-tanaman endemik Kalimantan.

Adapun bibit pohon yang ditanam di Persemaian Mentawir ialah pohon meranti, kamper, kapur, kayu nyatoh, gaharu, detrokapase serta jambu-jambuan.

baca juga

"Juga beberapa pohon-pohon yang mulai di Kalimantan hilang, Sungkai, ini Sungkai, yang akan mulai ditanam kembali tapi Sungkai mungkin di daerah-daerah gambut," kata Jokowi.

Persemaian Mentawir itu dikhususkan untuk menyemaikan tanaman yang akan ditanam nantinya di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Sejauh ini, ada kawasan monokultur di lingkungan IKN Nusantara yakni tanaman eucalyptus.

"Plus nanti ditambah pohon-pohonan, buah-buahan, durian, senang semua kan? Jambu-jambuan, untuk mendatangkan satwa-satwa kembali," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Seluruh Pihak Tak Ragukan Konsep Lingkungan IKN Nusantara, Jokowi: Ada 20 Juta Bibit Pohon

Minta Seluruh Pihak Tak Ragukan Konsep Lingkungan IKN Nusantara, Jokowi: Ada 20 Juta Bibit Pohon

News | Kamis, 23 Februari 2023 | 13:29 WIB

Ribuan Bibit Pohon di Persemaian Mentawir Siap Hijaukan IKN Nusantara

Ribuan Bibit Pohon di Persemaian Mentawir Siap Hijaukan IKN Nusantara

Kaltim | Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:58 WIB

Undang Pimred Media Massa, Jokowi Tunjukan Persemaian Mentawir Sebagai Bukti Keseriusannya Menjaga Lingkungan

Undang Pimred Media Massa, Jokowi Tunjukan Persemaian Mentawir Sebagai Bukti Keseriusannya Menjaga Lingkungan

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:26 WIB

Terkini

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

×