Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Pemukiman Warga di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir

Erick Tanjung | Suara.com

Sabtu, 25 Februari 2023 | 16:48 WIB
Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Pemukiman Warga di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir
Ilustrasi--Sejumlah pemukiman warga di Kabupaten Tangerang terendam baniir. [Antara/Fauzan]

Suara.com - Sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Banten dilanda banjir akibat hujan deras pada Jumat (24/2) kemarin. Akibatnya, ratusan Kepala Keluarga (KK) di daerah itu terdampak banjir.

"Dari hasil laporan itu ada dua wilayah kecamatan yang terdampak banjir akibat hujan deras kemarin, di antaranya seperti di Kecamatan Kosambi dan Teluk Naga," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang, Sabtu (25/2/2023).

Ia mengatakan banjir setinggi 20-75 sentimeter merendam rumah ratusan KK di wilayah itu.

"Kami juga sudah melakukan upaya penanganan dengan melakukan penyedotan air di lokasi banjir," ujarnya.

Dari jumlah itu pun kemungkinan bila di data secara rinci ada 1.000 KK jadi korban banjir Tangerang.

"Di Kecamatan Teluk Naga dari hasil laporan sementara cukup banyak desa terdampak. Tapi kami terus update pendataannya," kata Ujat.

BPBD saat ini belum bisa memastikan berapa lama kondisi kedaruratan bencana banjir tersebut akan berlangsung. Karena situasi cuaca dan kontur alam masih terus berubah-ubah, sehingga banjir pun masih menggenangi sejumlah permukiman warga.

"Kalau dari pantauan kami, kondisi saat ini kontur alam banyak berubah, banyak faktor mempengaruhinya seperti banyaknya hunian dan pergeseran. Jadi jika terjadi hujan terus maka akan lama genangan air itu surut," tuturnya.

Sejauh ini pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan instansi dan kepala daerah setempat dalam upaya penanganan korban banjir tersebut.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan camat dan kades setempat untuk melakukan pendataan dan penanganan korban banjir di Kabupaten Tangerang," katanya.

Sementara Camat Kosambi Dadang Sudrajat menambahkan ada 220 KK korban banjir di wilayahnya dari tiga area rukun tetangga. Dari jumlah itu, lanjut dia, hingga kini belum ada warga yang mengungsi, meski ketinggian air 40-50 sentimeter akibat luapan sungai sekitar ke permukiman warga.

"Penyebab karena adanya luapan air sungai, jadi rumah warga yang sekitaran itu terendam," ucap dia.

Untuk di kecamatan Teluk Naga, lanjutnya, ada sedikitnya 500 KK terdampak banjir.

"Itu pun dari satu desa di Tanjung Pasir. Tetapi sifatnya genangan air variatif, tidak semua masuk ke rumah, sebagian di jalan aja," ucap Camat Teluk Naga, Zam Zam Manohara.

Ia mengatakan jumlah korban banjir di wilayahnya menjadi terbanyak bila dibandingkan wilayah lain karena posisi kawasan permukiman warga dekat dengan kawasan pesisir pantai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6436 Jiwa Terdampak Banjir yang Terjang Kabupaten Bekasi, Kondisi Terparah di Desa Sukajadi

6436 Jiwa Terdampak Banjir yang Terjang Kabupaten Bekasi, Kondisi Terparah di Desa Sukajadi

Bekaci | Sabtu, 25 Februari 2023 | 15:36 WIB

Banjir Parah Masih Rendam Kecamatan Deket Lamongan Beberapa Hari Ini

Banjir Parah Masih Rendam Kecamatan Deket Lamongan Beberapa Hari Ini

Jatim | Sabtu, 25 Februari 2023 | 10:58 WIB

Banyak Warga Lintas Wilayah Berkeluh Kesah ke Gibran, Netizen Tuntut Turun Jadi Wali Kota Solo: Jadi Presiden Aja

Banyak Warga Lintas Wilayah Berkeluh Kesah ke Gibran, Netizen Tuntut Turun Jadi Wali Kota Solo: Jadi Presiden Aja

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 10:47 WIB

Terkini

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:51 WIB

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:15 WIB

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB