Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 05 April 2026 | 19:11 WIB
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Jusuf Kalla menerima kunjungan akademisi dan profesional di kediamannya, Jakarta Selatan, selama bulan Ramadan tahun ini.
  • Para tamu menyampaikan aspirasi serta saran kebijakan mengenai kondisi negara untuk Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah.
  • Jusuf Kalla telah menyerahkan dokumen berisi enam halaman saran tersebut melalui kantor kepresidenan dan pihak terkait.

Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) menjelaskan ihwal sejumlah pertemuan yang digelar di kediamannya pada Ramadan tahun ini. JK menegaskan tidak mengundang, melainkan menerima kehadiran para tamu yang ingin berkunjung.

Jusuf Kalla menjelaskan sejumlah pihak yang bertamu ke rumahnya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, dalam rangka menyampaikan aspirasi serta saran sebagai profesional dan akademisi, bukan orang partai. Saran yang disampaikan melalui JK ditujukan untuk pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya juga ingin sampaikan bahwa pertemuan-pertemuan di sini pada bulan Ramadan yang lalu, itu sama sekali saya tidak undang dan mereka teman-teman itu datang atas kemauan sendiri untuk menyampaikan aspirasi dan saran," kata JK di kediamannya, Minggu (5/4/2026).

"Dan mereka itu teman-teman itu sebagian besar orang akademisi, orang universitas, akademisi dan profesional. Tidak ada orang partai dan sebagainya, apa pun. Semua profesional dan akademisi, profesor, dengan niat baik untuk memberikan saran, saran kebijakan kepada bapak presiden." sambung JK.

JK menegaskan pembicaraan dilakukan secara terbuka dan tidak ada pembahasan lain, kecuali saran dan aspirasi.

"Anda sebagian hadir kan di situ? Terbuka sama sekali. Silakan itu, itu hanya saran untuk kebijakan. Dan itu untuk bapak presiden. Ya, bapak presiden," kata JK.

Saran dari akademisid dan profesional tersebut kemudian dihimpun dan disampaikan JK kepada Prabowo. Ada enam halaman yang berisikan perihal ekonomi, diplomasi, pemerintah daerah, sistem pemerintahan, dan kondisi terkini.

"Itu semua dalam saran untuk bapak presiden sebagai warga negara dalam lembaga demokrasi. Itu kita semua wajib atau ingin menyampaikan secara demokrasi, secara demokrat hal-hal yang menurut pengalaman, saya ini 20 tahun di pemerintahan dan semua juga ada bekas dubes, bekas menteri. Itu semua mempunyai pengalaman, memberikan saran-saran yang baik dalam menghadapi situasi yang kritis ini," tutur JK.

JK menjelaskan saran dan aspirasi untuk Prabowo dikirim melalui kantor presiden. Selain untuk Prabowo, saran dan aspirasi juga ditujukan untuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto*

baca juga

JK sekaligus menegaskan perihal isi pertemuan yang sebatas membahas saran dan aspirasi untuk pemerintah.

"Dan sudah saya sampaikan lewat kantor Bapak Presiden. Ini buktinya. Anda boleh lihat. Jadi sudah diterima oleh kantor beliau, mudah-mudahan sudah dibaca. Jadi ini terbuka dan memang niatnya untuk memberikan saran. Bukan niatnya untuk seperti ingin menjatuhkan, ndak sama sekali. Ini saran tentang keadaan situasi," kata JK.

JK mengaku akan menyampaikannya kembali secara langsung kepada Prabowo bila mendapat kesempatan waktu untuk bertemu.

"Ya presiden kan sangat sibuk sehingga kadang-kadang susah untuk ketemu. Tapi kalau beliau ada waktu saya bersedia untuk hadir, datang untuk menyampaikan apa itu. Termasuk ke pak menko perekonomian dan kalau itu sudah sudah dia pelajari," kata JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:05 WIB

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:02 WIB

Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya

Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:57 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:29 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×