Kecam Upaya Pembubaran Paksa Diskusi Masalah PLTA Batang Toru, KKJ: Laporkan Pelaku ke Polisi!

Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 09 Maret 2023 | 19:01 WIB
Kecam Upaya Pembubaran Paksa Diskusi Masalah PLTA Batang Toru, KKJ: Laporkan Pelaku ke Polisi!
Sebuah video memperlihatkan aksi seorang pria tengah marah-marah di sebuah diskusi Orang Utan Tapanuli di sebuah kafe di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/3/2023). (tangkap layar video)

Suara.com - Komite Keselamatan Jurnalis mengecam upaya pembubaran diskusi bertajuk 'Masa Depan Orang Utan Tapanuli dan Ekosistem Batang Toru' yang digelar di sebuah kafe di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/3/2023). Koordinator Keselamatan Jurnalis, Erick Tanjung menilai upaya pembubaran tersebut telah melanggar hak kebebasan berekspresi.

Upaya pembubaran paksa tersebut dilakukan oleh empat orang tidak dikenal yang tiba-tiba masuk ke area diskusi. Salah seorang dari mereka tertangkap kamera sedang marah-marah memaksa agar diskusi dibubarkan.

"Upaya membubarkan diskusi secara paksa ini jelas melanggar hak kebebasan berekspresi dan berkumpul dengan damai, yang sudah dilindungi dalam UUD 45 pasal 28. Siapapun harus menjunjung tinggi hak-hak tersebut," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Kalau menurut kronologi, empat orang itu tidak menjelaskan dari lembaga mana mereka berasal. Hanya saja mereka mengaku datang dari Salemba, Jakarta Pusat. Salah seorang dari mereka sempat mengungkap kalau tidak boleh ada diskusi apabila kontra dengan pembangunan yang tengah dilakukan pemerintah.

Koordinator Divisi Advokasi AJI Jakarta Erick Tanjung. [Suara.com/Adhitya Himawan]
Koordinator Divisi Advokasi AJI Jakarta Erick Tanjung. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Erick mengaku pihaknya mendukung agar empat orang yang dimaksud segera dilaporkan ke polisi untuk diproses secara hukum. Apalagi, sudah ada barang bukti berupa rekaman video ketika pelaku tengah mengamuk.

"Maka kami mendukung aksi sekelompok orang itu dilaporkan ke polisi untuk diproses secara hukum. Karena kami melihat aksi intimidasi dan ancaman ini akan terulang lagi bila dibiarkan. Bukti-bukti sudah ada dan terlihat jelas dalam rekaman video. Maka harus ditelusuri apakah insiden itu merupakan aksi spontan individual atau sudah direncanakan dan siapa dalangnya," tegasnya.

Lebih lanjut, Erick menjelaskan kalau diskusi seperti yang digelar oleh Satya Bumi ini tidak boleh diganggu apalagi harus dibubarkan secara paksa.

Diskusi Orang Utan

Diskusi bertajuk 'Masa Depan Orang Utan Tapanuli dan Ekosistem Batang Toru' yang dimaksud itu merespon liputan kolaborasi 5 media nasional yang mengangkat masalah ancaman PLTA pada bentang alam Batang Toru, Sumatera Utara. Dari hasil liputan itu ditemukan sejumlah permasalahan dalam proyek itu,

baca juga

Permasalahan yang timbul dari pembangunan PLTA Batang Toru ialah terancamnya kawasan dan habitat orang utan.

"PLTA juga dibangun di atas kawasan yang dinilai merupakan sesar bencana," terang Ketua Umum Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia atau SIEJ, Joni Aswira dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Evakuasi korban longsor di area PLTA Batang Toru. [Ist]
Evakuasi korban longsor di area PLTA Batang Toru. [Ist]

Joni mengungkap sudah banyak kejadian bencana longsor menewaskan korban jiwa manusia termasuk para pekerja di kawasan tersebut.

Dari hasil liputan kolaborasi juga terungkap kalau pembangunan PLTA tersebut berpotensi menimbulkan keuangan negara.

"Selain itu, proyek PLTA yang diklaim untuk menghadirkan energi bersih ini juga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan. Proyek dinilai berpotensi menimbulkan keuangan negara,: ungkapnya.

Pria Mengamuk

Aksi pria yang marah-marah itu sempat direkam.

Dalam video berdurasi 1.17 menit terlihat pria tersebut tengah berdiri di tengah-tengah peserta diskusi. Dengan suara lantang ia memerintahkan agar diskusi dibubarkan.

"Nggak jelas ini, bubarkan acara ini," kata pria tersebut.

"Kalau misalkan acara ini untuk kontra persoalan pembangunan jangan lah ini kita sudah sama-sama ingin membangun negara ini loh," tambahnya.

Ia tampak ditenangkan oleh dua pria lainnya. Kemudian, datang seorang perempuan berhijab biru yang meminta pria itu untuk duduk dan menjelaskan secara baik-baik.

Namun, pria itu menolaknya sambil mendorong kursi hingga terjatuh.

"Ayo bubar, bubar, bubar semua, bubar!," tegasnya.

Perempuan itu yang awalnya bicara dengan tenang mulai menaikan nada bicaranya. Ia kemudian menanyakan sosok yang menyuruh pria tersebut.

Pria itu lantas membantah kalau dirinya seorang suruhan.

"Abang suruhan siapa?," tuturnya.

"Suruhan siapa? Nggak ada yang suruh saya!," bantah pria tersebut.

Kemudian, perempuan itu menanyakan apakah pria tersebut memahami atas konteks dari diskusi yang digelar. Pria itu menjawab kalau diskusi itu membahas penolakan pembangunan.

"Intinya ini kontra pembangunan di sana kan? Nggak boleh, nggak boleh, bubar, bubar!," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskusi Orang Utan Bahas Masalah PLTA Batang Toru, Pria Ini Malah Ngamuk Minta Dibubarkan

Diskusi Orang Utan Bahas Masalah PLTA Batang Toru, Pria Ini Malah Ngamuk Minta Dibubarkan

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 18:33 WIB

Seorang Pria Ngamuk Minta Diskusi Orang Utan Dibubarkan, SIEJ: Itu Bahas Masalah PLTA Sumut

Seorang Pria Ngamuk Minta Diskusi Orang Utan Dibubarkan, SIEJ: Itu Bahas Masalah PLTA Sumut

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 17:38 WIB

PENCABUTAN ARTIKEL Tentang Diskusi PLTA Batang Toru

PENCABUTAN ARTIKEL Tentang Diskusi PLTA Batang Toru

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2023 | 18:21 WIB

Pemerintah Didesak Kaji Ulang Proyek PLTA Batang Toru, Selama 2 Tahun Renggut 17 Jiwa

Pemerintah Didesak Kaji Ulang Proyek PLTA Batang Toru, Selama 2 Tahun Renggut 17 Jiwa

Sumut | Minggu, 20 November 2022 | 15:36 WIB

TKA China Tewas Tertimpa Batu saat Pengeboran di Proyek PLTA Batang Toru

TKA China Tewas Tertimpa Batu saat Pengeboran di Proyek PLTA Batang Toru

Sumut | Rabu, 16 November 2022 | 13:14 WIB

Ungkap Kasus Pemerkosaan di Kemenkop UKM, Laman Konde.co Diserang, KKJ: Tindak Kejahatan, Hambat Kerja Jurnalis

Ungkap Kasus Pemerkosaan di Kemenkop UKM, Laman Konde.co Diserang, KKJ: Tindak Kejahatan, Hambat Kerja Jurnalis

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:39 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Begini Penjelasannya

Bagaimana Cara Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Begini Penjelasannya

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Restoran Thailand Lebih Populer di Luar Negeri Dibanding Indonesia, Apa Sebabnya?

Restoran Thailand Lebih Populer di Luar Negeri Dibanding Indonesia, Apa Sebabnya?

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Ada Arahan Penting? Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI dan Polri di Istana Pagi Ini

Ada Arahan Penting? Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI dan Polri di Istana Pagi Ini

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×