PAM Jaya Mau Dirikan Tangki Air di Sembilan Lokasi Tak Terjangkau Jaringan Pipa, Ditargetkan Selesai Agustus Ini

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 09 Maret 2023 | 19:42 WIB
PAM Jaya Mau Dirikan Tangki Air di Sembilan Lokasi Tak Terjangkau Jaringan Pipa, Ditargetkan Selesai Agustus Ini
Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya Arief Nasruddin saat acara talkshow di Balai Kota DKI, Rabu (9/3/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya berencana mendirikan tangki air atau reservoir komunal di sembilan lokasi di Jakarta. Program ini bertujuan memberikan akses air bersih pada warga yang belum tercakup jaringan air perpipaan.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, kebijakan ini bertujuan memperluas akses air bersih bagi warga Jakarta. Terlebih, PAM Jaya ditargetkan memberikan pelayanan air pada 100 persen wilayah Ibu Kota.

Saat ini, cakupan pelayanan PAM masih 65,85 persen dengan 913.913 pelanggan.

"Mudah-mudahan sembilan titik reservoir komunal ini bisa diselesaikan di bulan Agustus, maksimal," ujar Arief di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/3/2023).

Kesembilan lokasi pembangunan reservoir komunal berada di Marunda Kepu, Jalan Cilincing Huk Cacing, Jalan Raya STIP Marunda Makmur, Waduk Pluit–Jalan Muara Baru Penjaringan, Kelurahan Tamansari, Gombol Paya–Kalideres, Booster Pump Tambora, Duri Kosambi, dan Kebon Kosong.

Sebenarnya, kata Arief, pembuatan reservoir komunal tidaklah sulit. Namun, dalam pelaksanaannya pihaknya menemui masalah penggunaan aset sebagai titik pembangunan tandon air raksasa tersebut.

Sejauh ini, pihaknya baru mendirikan satu reservoir komunal di wilayah Marunda Kepu, Jakarta Utara.

"Kenapa ini tidak dilakukan dari awal? Kesulitan memang adalah masalah tempat atau aset. Pada saat 25 tahun pengelolaannya ada di swasta, sehingga mereka juga punya kesulitan mendapatkan area-area untuk dibuat penampungan," tutur Arief.

Ia meyakini, perluasan cakupan layanan air bersih ini akan gencar dilakukan. Apalagi saat ini kontrak distribusi air bersama perusahaan swasta atau swastanisasi air bakal berakhir.

baca juga

"Sekarang perizinannya kita kejar. Kemarin kita sudah kerja sama, datang ke kantor wali kota, kecamatan, hingga kelurahan. Kami juga kerja sama dengan pemerintah pusat khususnya di lokasi PPK Kemayoran," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Keluhkan Air PAM Bau Kaporit, Dirut PAM Jaya: Justru Itu Bagus

Warga Keluhkan Air PAM Bau Kaporit, Dirut PAM Jaya: Justru Itu Bagus

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 17:13 WIB

PAM Jaya Targetkan 100 persen Layanan Air Bersih di 2030, Begini Tantangannya

PAM Jaya Targetkan 100 persen Layanan Air Bersih di 2030, Begini Tantangannya

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 22:09 WIB

Swastanisasi Air di Jakarta Berakhir Hari Ini, PAM Jaya Yakin Layanan Air Bersih Lebih Baik Tanpa Dua Mitra

Swastanisasi Air di Jakarta Berakhir Hari Ini, PAM Jaya Yakin Layanan Air Bersih Lebih Baik Tanpa Dua Mitra

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 16:01 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×