Dijalani David Ozora Pasca Koma, Apa Itu Terapi Tilting Table?

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 19 Maret 2023 | 16:46 WIB
Dijalani David Ozora Pasca Koma, Apa Itu Terapi Tilting Table?
Kondisi terkini David Ozora (Instagram/@nongandah)

Suara.com - David Ozora (17) selaku korban penganiayaan oleh Mario Dandy Satrio tengah menjalani terapi tilting table. David dinilai memperoleh efek positif pasca menjalani terapi tersebut.

Sebelumnya, anak eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Mario Dandy menganiaya David bersama temannya bernama Shane Lukas. Keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka bersama AGH selaku pacar Mario Dandy.

Paman David, Rustam Hatala menyampaikan bahwa ada perkembangan dari kesadaran motorik David. Peningkatan itu berkat terapi tilting table yang dijalani olehnya. 

Rustam menjelaskan bahwa David sudah bisa berdiri dengan baik pada terapi tilting table. Bahkan, ototnya mampu menopang tubuhnya dengan baik.

Berkaitan dengan hal tersebut, berikut penjelasan apa itu terapi tilting table yang dijalani David pasca mengalami koma dampak dari penganiayaan Dandy.

Tilting table merupakan terapi yang ada di bidang kedokteran fisik dan rehabilitasi. Maksud dari terapi tersebut merupakan terapi yang menggunakan alat bantu mobilisasi dini pada pasien yang tak mampu berdiri sendiri.

Terapi tilting table kerap digunakan oleh fisioterapi atau perawat yang terlatih di laboratorium elektrofisiologi atau rumah sakit atau klinik. Tilting table dilakukan dengan cara memiringkan papan sejajar dengan tubuh agar tubuh pasien dapat beradaptasi.

Ketika menggunakan terapi ini, pasien diminta berbaring di atas meja selama 15 menit. Pasien akan ditahan dengan tali pengaman sehingga tidak akan jatuh.

Setelah itu, meja akan diputar ke atas hingga pasien dalam posisi berdiri yakni kaki di bawah dan kepala di atas. Pasien perlu menjalani terapi ini agar terbiasa menirukan pergerakan dari posisi berbaring ke posisi berdiri atau horizontal ke vertikal.

baca juga

Durasi pelaksanaan tilting table ini adalah sekitar 40 menit. Kemudian pada tes tahap dua, maka dilakukan hingga 90 menit.

Selama tes tersebut dilakukan, pasien akan terus diperiksa terkait detak jantung, tekanan darah, dan lain sebagainya untuk dievaluasi bagaimana tubuhnya merespon perubahan posisi. Pemeriksaan tersebut menggunakan elektroda pada dada, lengan dan kaki pasien beserta monitor yang menunjukkan hasil tersebut.

Ketika elektroda dipasang, maka alat EKG atau elektrokardiogram akan digunakan. Alat pengukur tekanan darah akan digunakan oleh dokter untuk mengawasi tekanan darah pasien.

Selanjutnya, apabila pasien membutuhkan obat-obatan, maka obat tersebut akan diberikan dalam bentuk infus. Reaksi tubuh pasien selama menerima obat pun terus diawasi.

Berikutnya, jika pasien mampu sadar selama tes tersebut, maka terapi berlangsung dengan baik. namun jika pasien pingsan dalam posisi berdiri, maka meja akan diubah ke posisi horizontal. Pasien akan terus diawasi selama 20 (dua puluh) menit sebelum tes benar-benar berakhir.

Tilting table ini tidak memiliki resiko komplikasi yang serius bagi pasien karena non-invasif. Meskipun pasien pingsan, bukan berarti tes ini tidak efektif.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pengendara Motor Pukul-Ludahi Pria di Medan karena Tak Terima Disalip

Heboh Pengendara Motor Pukul-Ludahi Pria di Medan karena Tak Terima Disalip

Sumatera | Minggu, 19 Maret 2023 | 16:34 WIB

Tegas! Kejagung Pastikan Tak Ada Restorative Justice Kasus Mario Dandy

Tegas! Kejagung Pastikan Tak Ada Restorative Justice Kasus Mario Dandy

Purwasuka | Minggu, 19 Maret 2023 | 16:27 WIB

Inul Daratista Semangati David Korban Penganiayaan Dandy : Sayang Ayuk Sembuh, Dunia Menunggumu...

Inul Daratista Semangati David Korban Penganiayaan Dandy : Sayang Ayuk Sembuh, Dunia Menunggumu...

Sumedang | Minggu, 19 Maret 2023 | 16:17 WIB

CEK FAKTA: Mario Dandy Ngamuk Gegara Dikeluarkan dari KK oleh Rafael Alun

CEK FAKTA: Mario Dandy Ngamuk Gegara Dikeluarkan dari KK oleh Rafael Alun

Mamagini | Minggu, 19 Maret 2023 | 16:12 WIB

Kejagung Tegas Buka Suara: Mario Dandy Tidak Layak Mendapatkan Restorative Justice

Kejagung Tegas Buka Suara: Mario Dandy Tidak Layak Mendapatkan Restorative Justice

Metro | Minggu, 19 Maret 2023 | 15:07 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×