Resmi, Humza Yousaf Jadi Muslim Pertama yang Pimpin Skotlandia

Liberty Jemadu

Selasa, 28 Maret 2023 | 22:39 WIB
Resmi, Humza Yousaf Jadi Muslim Pertama yang Pimpin Skotlandia
Humza Yousaf resmi terpilih sebagai Menteri Pertama Skotlandia, jabatan yang setara dengan perdana menteri, pada Selasa (28/3/2023). Ia menjadi Muslim pertama yang memimpin Skotlandia. [AFP]

Suara.com - Humza Yousaf telah resmi terpilih sebagai Menteri Pertama Skotlandia, yang setara dengan jabatan perdana menteri, dalam pemilihan di parlemen pada Selasa siang waktu setempat (28/3/2023).

Dengan demikian Humza Yousaf menjadi Muslim pertama yang menjabat sebagai pemimpin Skotlandia dalam sejarah, demikian diwartakan BBC. Ia adalah Menteri Pertama keenam Skotlandia.

Dalam pemilihan di parlemen Yousaf mendulang 71 suara, mengalahkan tiga kandidat lain dari partai oposisi. Hasil pemilihan ini akan dikirim ke Raja Charles, yang akan mengesahkan pengangkatan Yousaf sebagai Menteri Pertama.

Yousaf menggantikan Nicola Sturgeon, yang mundur dari kursi Menteri Pertama Skotlandia pada Februari lalu.

Jalan Yousaf, politikus keturunan Pakistan, untuk menjadi orang nomor satu di Skotlandia sudah terang sejak ia terpilih sebagai ketua Partai Nasional Skotlandia (SNP) pada Senin kemarin. Di SNP, ia juga menggantikan posisi Sturgeon.

SNP merupakan partai dengan kursi terbanyak di Skotlandia dan karenanya memiliki peluang paling besar untuk menguasai kursi Menteri Pertama.

Humza Yousaf akan jadi Muslim pertama yang memimpin Skotlandia. [Twitter/HumzaYousaf]
Humza Yousaf akan jadi Muslim pertama yang memimpin Skotlandia. [Twitter/HumzaYousaf]

Kalahkan calon konservatif

Yousaf, mantan menteri kesehatan berdarah Pakistan, mengalahkan Kate Forbes dalam pemilihan Ketua SNP. Forbes diketahui adalah penganut Kristen konservatif, sementara Yousaf menganut Islam tetapi memiliki garis kebijakan progesif.

Yousaf memenangkan pemilihan Ketua SNP pada Senin kemarin dengan meraih 26.032 suara. Sementara Forbes hanya meraih 23.890 suara.

baca juga

Di SNP, Yousaf mendapatkan dukungan penuh dari Sturgeon, yang memimpin partai tersebut sejak 2014 silam.

"Dia akan menjadi pemimpin dan Menteri Pertama yang hebat, saya sangat bangga melihat dia menjadi pengganti saya," kata Sturgeon usai pemilihan pemimpin SNP.

Sebelumnya Yousaf menjabat sebagai Menteri Kesehatan dalam Kabinet Sturgeon. Ia dikenal sebagai pendukung legalisasi aborsi. Salah satu janjinya saat kampanye adalah menghentikan kriminalisasi aborsi. Ia juga mendukung pernikahan sesama jenis.

Kebijakan Yousaf itu dikecam oleh kelompok konservatif, termasuk Gereja Katolik dan kelompok Kristen lain di Skotlandia.

Sebaliknya Forbes, saat kampanye, mengatakan akan tidak akan melegalkan aborsi dan akan melawan upaya untuk mengesahkan pernikahan sesama jenis di Skotlandia.

Sementara dalam isu kemerdekaan dari Inggris, baik Yousaf maupu Forbes sama-sama mendukung agar Skotlandia segera berdiri sendiri sebagai negara merdeka.

Pendatang Muslim

Humza Yousaf lahir pada 7 April 1985 di Glasgow, Skotlandia. Ayahnya adalah Muzaffar Yousaf, yang lahir di Mian Channu, Pakistan. Muzaffar bersama orang tuanya pindah ke Skotlandia pada 1960an.

Sementara itu ibunda Yousaf adalah Shaaista Bhutta, lahir di Kenya. Meski demikian, keluarganya berasal dari Asia Selatan yang menetap di Afrika di zaman kolonial.

Humza Yousaf akan jadi Muslim pertama yang memimpin Skotlandia. [Twitter/HumzaYousaf]
Humza Yousaf akan jadi Muslim pertama yang memimpin Skotlandia. [Twitter/HumzaYousaf]

Keluarga Bhutta pindah ke Skotlandia dan di negara itu ia kemudian mengenal serta menikah dengan Muzaffar Yousaf.

Dalam beberapa wawancara dengan media, Yousaf mengakui bahwa ia adalah seorang Muslim. Pada 23 Maret kemarin, ia juga mengumumkan akan menjalani puasa Ramadhan.

"Saya akan menjalankan puasa selama Ramadhan dan sadar bahwa ini adalah bulan untuk berkorban, bulan rohani yang memberi kita kesempatan untuk menghabiskan waktu untuk keluarga, sahabat dan masyarakat," tulis Yousaf di Twitter.

Meski demikian, ia mengatakan sebagai seorang politikus dan pejabat negara, ia tidak akan bekerja berdasarkan agamanya.

"Saya tidak bekerja berdasarkan iman saya. Saya melakukan apa yang menurut saya terbaik untuk negara," kata Yousaf dalam sebuah wawancara.

Yousaf sendiri bukan orang baru dalam politik Skotlandia. Pada 2012 lalu ia sudah ditunjuk sebagai Menteri Urusan Eksternal dan Pembangunan Internasional. Ia menjadi Muslim pertama yang menduduki jabatan menteri dalam sejarah Skotlandia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Senator AS Muslim Pertama, Bagaimana Abdul El-Sayed Bisa Menang?

Calon Senator AS Muslim Pertama, Bagaimana Abdul El-Sayed Bisa Menang?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Semangat Tak Kenal Usia, Craig Gordon Jadi Kiper Tertua di Piala Dunia 2026

Semangat Tak Kenal Usia, Craig Gordon Jadi Kiper Tertua di Piala Dunia 2026

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:21 WIB

Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion

Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:40 WIB

Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah

Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:59 WIB

Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia

Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:11 WIB

Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:39 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:26 WIB

Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?

Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:22 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×