Cerita Direktur KPK Kena Pungli Lurah di Medan saat Urus Surat Kematian, Bobby Nasution Buka Suara

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 29 Maret 2023 | 15:36 WIB
Cerita Direktur KPK Kena Pungli Lurah di Medan saat Urus Surat Kematian, Bobby Nasution Buka Suara
Ilustrasi Pungli - Apa Itu Pungli? (Freepik)

Suara.com - Kejadian tak mengenakkan diungkap oleh Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Amir Arief.

Ia mengaku menjadi korban pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum lurah di Kota Medan, Sumatera Utara pada 2021 lali.

Pengalaman itu menjadi ironi, sebab pejabat KPK yang menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi, malah menjadi korban pungli.

Sementara pungli masuk dalam kategori korupsi karena diatur dalam undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto. Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Seperti apa cerita Direktur KPK kena pungli di Medan? Berikut ulasannya.

Kena pungli saat urus surat kematian

Pengalaman Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Amir Arief menjadi korban pungli di Medan terungkap ketika ia menjadi pembicara dalam Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang di Kemensetneg, Senin (27/3/2023).

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan pengalaman itu ia alami pada 2021 lalu, ketika mengurus surat kematian ibunya.

“Hari ketiga setelah pemakaman, saya mau urus surat keterangan kematian ke lurah Kota Medan,” ujar Amir pada Senin (27/3/2023), dikutip dari akun YouTube Kemensetneg.

baca juga

Ia ditemani oleh adiknya dan mereka tiba di kantor lurah tersebut sekitar pikul 11.00 WIB. Menurut Amir ketika itu suasana kantor lurah sedang sepi.

Menunggu hingga empat jam

Sesampainya di kantor kelurahan, Amir menjelaskan keperluannya pada seorang pegawai perempuan.

Pegawai itu lalu meminta Amir mengunggu, karena lurah yang menjabat di sana tidak ada di tempat. Amir mengaku menunggu hingga empat jam.

“Saya tunggulah jam 12.00 WIB, enggak datang, jam 13.00 WIB saya makan di warung dulu, dia enggak datang juga. Baru datang lurah jam 15.00 WIB,” kata Amir.

Diminta bertemu langsung dengan lurah

Setelah pejabat lurah tersebut tiba di kantornya, Amir diminta untuk menemui langsung lurah tersebut oleh pegawai perempuan itu.

Menurut dia, jika ingin mengurus surat kematian, tanda tangan yang dibubuhkan harus langsung dari pejabat lurah, tidak boleh diwakilkan.

“Tukang ketik ngomong ke saya, ‘Kalau ngurus surat kayak gini, minta tanda tangan jangan kami, yang ngurus Abang sendiri yang masuk ke ruangan lurah',” ujar Amir menirukan ucapan pegawai itu.

Dimintai uang setelah tanda tangan

Amir lalu meminta adiknya untuk bertemu dengan pejabat lurah tersebut. Menurut Amir, proses tanda tangan surat kematian tersebut berlangsung cepat.

Setelah surat ditanda tangani, adik Amir langsung beranjak dari kursi. Saat itulah ia diteriaki oleh oknum lurah itu.

“Lurahnya setengah teriak, ‘Bang, kok gitu aja, Bang’. Bisa tahu artinya apa? Minta surat minta tanda tangan, enggak boleh cuma gitu aja,” ujar Amir.

Pegawai lurah sebutkan nominal uang

Amir langsung menduga kalau lurah tersebut ingin meminta yang pada adiknya. Ia langsung bertanya pada pegawai perempuan yang sebelumnya ia jumpai.

Dugaan Amir tidak meleset. Pegawai itu menyebut kalau memang ada sejumlah nominal uang yang biasa diberikan ketika mengurus surat-surat.

“Rp20.000 (diminta) dari warganya yang sedang berduka, surat kematian bayar Rp 20.000 tahun 2021. 76 tahun Indonesia merdeka, kita masih ngalami seperti itu,” ungkapnya.

Namun Amir tidak menjelaskan apakah setelah itu ia memberikan sejumlah uang tersebut pada lurah atau tidak.

Wali Kota Medan angkat bicara

Cerita Direktur Sosialisasi dan kampanye Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Amir Arief yang mengaku kena pungli di salah satu keluhatan di Kota Medan, sampai ke telinga Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Menantu Presiden Joko Widodo itu pun akhirnya angkat bicara. Ia mengatakan, tak seorang pun di Medan yang boleh kena pungli.

"Pokoknya jangankan direktur KPK, seluruh masyarakat Kota Medan nggak boleh dipungli," kata Bobby Nasution usai membuka Ramadhan Fair XVII tahun 2023 di Medan, Selasa (28/3/2023) malam.

Sementara Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Kota Medan Andi Mario menyatakan akan mencari lurah yang disebut melakukan pungli tersebut.

Ia juga mengaku menyesalkan peristiwa itu. Meski begitu, Andi mengaku kesulitan mencari lurah yang dimaksud Amir, sebab pejabat KPK itu tidak menyebutkan nama lurah tersebut,

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Buka Puasa Medan dan Sekitarnya 29 Maret 2023

Jadwal Buka Puasa Medan dan Sekitarnya 29 Maret 2023

Sumut | Rabu, 29 Maret 2023 | 15:14 WIB

Geledah Kantor BP Bintan di Tanjungpinang, KPK Sita Dokumen Fiktif Kuota Rokok

Geledah Kantor BP Bintan di Tanjungpinang, KPK Sita Dokumen Fiktif Kuota Rokok

News | Rabu, 29 Maret 2023 | 15:07 WIB

Kiprah Irjen Karyoto, Eks Deputi Penindakan KPK yang Kini Jadi Kapolda Metro Jaya

Kiprah Irjen Karyoto, Eks Deputi Penindakan KPK yang Kini Jadi Kapolda Metro Jaya

Denpasar | Rabu, 29 Maret 2023 | 14:10 WIB

Irjen Karyoto Jadi Kapolda Metro Jaya, KPK Segera Tunjuk Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi

Irjen Karyoto Jadi Kapolda Metro Jaya, KPK Segera Tunjuk Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi

News | Rabu, 29 Maret 2023 | 14:09 WIB

Harta Kekayaan Irjen Karyoto, Eks Deputi Penindakan KPK yang Jadi Kapolda Metro Jaya

Harta Kekayaan Irjen Karyoto, Eks Deputi Penindakan KPK yang Jadi Kapolda Metro Jaya

News | Rabu, 29 Maret 2023 | 13:20 WIB

Terkini

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

5 Cara Sterilkan Puff Cushion Setelah Dipakai di Kulit Berjerawat Aktif agar Tetap Higienis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:20 WIB

Sinopsis Emergency Room 24 Hours 6, Drama Medis Dibintangi Eguchi Yosuke

Sinopsis Emergency Room 24 Hours 6, Drama Medis Dibintangi Eguchi Yosuke

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:15 WIB

Kenapa Air Fryer Tidak Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Air Fryer Tidak Panas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:05 WIB

Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan

Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:00 WIB

3 Rekomendasi Tablet Tipis 2026, dari yang Terjangkau hingga Premium

3 Rekomendasi Tablet Tipis 2026, dari yang Terjangkau hingga Premium

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 15:55 WIB

Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film Lobang Buaya, Dalangnya Bikin Penonton Terkecoh

Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film Lobang Buaya, Dalangnya Bikin Penonton Terkecoh

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 15:53 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Harga Minyak Dunia Kembali Naik, WFH Bakal Diterapkan Lagi?

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 15:52 WIB

Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak

Ombudsman Sidak Mendadak, Lapas Cibinong Bikin Publik Terbelalak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:50 WIB

Indra Kenz Bebas Bersyarat: Korban Masih Menanti Ganti Rugi yang Tersendat di Paguyuban

Indra Kenz Bebas Bersyarat: Korban Masih Menanti Ganti Rugi yang Tersendat di Paguyuban

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:49 WIB

×