Jokowi Tunggu Erick Thohir Pulang untuk Bicarakan Potensi Sanksi dari FIFA

Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:13 WIB
Jokowi Tunggu Erick Thohir Pulang untuk Bicarakan Potensi Sanksi dari FIFA
Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai menyaksikan laga Indonesia vs Thailand pada Piala AFF 2022 di SUGBK, Jakarta, Kamis (29/12/2022). (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih menanti kepulangan Ketua PSSI Erick Thohir untuk mendapatkan laporan lengkap mengenai hasil pertemuannya dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar. Jokowi menanti kepulangan Erick untuk membicarakan perihal potensi Indonesia mendapatkan sanksi.

Sanksi tersebut bisa saja diberikan FIFA setelah status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 resmi dicabut.

"Itu nanti setelah ketemu Pak Erick seperti apa," kata Jokowi usai meresmikan KEK Lido City, Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/3/2023).

Setelah resmi dicopot dari status tuan rumah Piala Dunia U-20, Indonesia mesti berisap-siao menerima sanksi dari Federasi Sepak Bola Internasional, FIFA. Berikut adalah daftar sanksi terberat FIFA yang mungkin diterima Indonesia.

1. Boikot

Meski FIFA belum resmi mengumumkan, sanksi terberat yang mungkin diterima Indonesia adalah banned atau boikot dari gelaran olahraga FIFA. Jika sanksi ini benar-benar terjadi, kemungkinan bakal ada dampak lain yakni Indonesia yang dikucilkan dari komunitas sepak bola dunia.

"Yang kita khawatirkan adalah andai kita sampai dibanned. Itu berat banget kondisi kita," kata Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (29/3/2023).

Gelombang penolakan terhadap timnas Israel disinyalir sebagai dasar dari keputusan tegas FIFA membatalkan drawing yang sedianya akan digelar di Bali. Indonesia memang dikenal getol membela Palestina, saudara sesama negara muslimnya dalam konflik berkepanjangan dengan Israel yang berpengaruh terhadap iklim sepak bola.

2. Tidak Bisa Mengikuti Kompetisi FIFA

baca juga

Boikot yang kemungkinan diterima Indonesia akan berdampak secara lebih luas, salah satunya Indonesia tidak akan diizinkan mengikuti kompetisi yang digelar oleh FIFA. Indonesia tidak bisa mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kalender FIFA dan kehilangan kesempatan kembali untuk dipilih menjadi tuan rumah ajang olahraga. Padahal kompetisi olahraga internasional adalah sarana atlet tanah air mengembangkan diri.

Indonesia bisa jadi akan dicoret sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2034. Federasi olahraga dunia akan mempertimbangkan untuk tidak lagi memilih Indonesia sebagai tuan rumah pesta olahraga termasuk olimpiade. Belum lagi kecaman karena publik Indonesia dianggap bertindak diskriminatif mencampuradukan olahraga dengan politik.

3. Timnas Indonesia Kehilangan Kesempatan

Timnas U-16, U-19, dan U-20 dilarang mengikuti ajang sepak bola internasional jika FIFA sampai membekukan PSSI. Tentu saja ini akan mengancam regenerasi sepak bola Indonesia dan menghilangkan potensi pendapatan triliunan rupiah dari bisnis olahraga.

Pembatasan kesempatan juga kemungkinan akan dialami pemain nasional yang merintis karier di kancah sepak bola dunia. Hal ini jelas akan membuat mereka hanya memiliki sedikit peluang memperkuat klub-klub papan atas atau liga bergengsi dunia. Akibat lain, nilai transfer pemain juga bisa turun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantikan Boy Rafli yang Memasuki Masa Pensiun, Komjen Rycko Amelza Segera Dilantik Jokowi jadi Kepala BNPT

Gantikan Boy Rafli yang Memasuki Masa Pensiun, Komjen Rycko Amelza Segera Dilantik Jokowi jadi Kepala BNPT

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:08 WIB

Survei TikTok Live Pasca Kisruh Piala Dunia U-20: Gibran Paling Populer hingga 46 Persen, Ganjar Anjlok cuma 0 Persen

Survei TikTok Live Pasca Kisruh Piala Dunia U-20: Gibran Paling Populer hingga 46 Persen, Ganjar Anjlok cuma 0 Persen

Depok | Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:06 WIB

Cek Fakta: Resmi Dinonaktifkan, Erick Thohir Menangis, FIFA Kasih 10 Sanksi, Liga 1 Ikut Dibekukan, Benarkah?

Cek Fakta: Resmi Dinonaktifkan, Erick Thohir Menangis, FIFA Kasih 10 Sanksi, Liga 1 Ikut Dibekukan, Benarkah?

Moots | Jum'at, 31 Maret 2023 | 11:58 WIB

MENOHOK, Gendo Sebut Pak Yan Koster Gubernur Jago Ngeles dan Konyol

MENOHOK, Gendo Sebut Pak Yan Koster Gubernur Jago Ngeles dan Konyol

Denpasar | Jum'at, 31 Maret 2023 | 11:55 WIB

Endus Putusan FIFA Berbau Politis, Fahri Hamzah Desak Pemerintah Kasak-kusuk di Balik Batalnya Piala Dunia U-20 di RI

Endus Putusan FIFA Berbau Politis, Fahri Hamzah Desak Pemerintah Kasak-kusuk di Balik Batalnya Piala Dunia U-20 di RI

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 11:49 WIB

3 Alasan Indonesia Bisa Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

3 Alasan Indonesia Bisa Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 12:05 WIB

Terkini

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

×