Merinding, 3 Kasus Serial Killer di Indonesia Libatkan Dukun, Terbaru Mbah Slamet

Ruth Meliana

Selasa, 04 April 2023 | 15:34 WIB
Merinding, 3 Kasus Serial Killer di Indonesia Libatkan Dukun, Terbaru Mbah Slamet
Polisi kembali melakukan penggalian dan temukan 10 mayat lainnya yang diduga korban pembunuhan oleh ST. (Suara.com/Citra Ningsih).

Suara.com - Slamet Tohari alias Mbah Slamet menambah deretan pembunuh berantai di Indonesia. Warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara itu setidaknya telah membunuh 10 orang korbannya dengan kedok sebagai dukun pengganda uang.

Bahkan dalam klaimnya, Mbah Slamet bisa menggandakan uang sampai Rp5 miliar. Selain Mbah Slamet, ada beberapa sosok serial killer yang juga berkedok sebagai dukun untuk merenggut nyawa para korbannya.

Simak kasus pembunuhan berantai di Indonesia yang melibatkan dukun berikut ini.

Dukun AS

Ahmad Suradji alias Dukun AS bisa dibilang sebagai pemegang serial killer terbanyak di Indonesia. Pada tahun 1997 silam, dia menghabisi nyawa 42 wanita dan menguburnya di perkebunan tebu di Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. 

Motif Dukun AS melakukan pembunuhan keji pada puluhan orang itu adalah untuk memperoleh ilmu hitam. Buntut perbuatannya, sang dukun divonis hukuman mati pada 27 April 1998. Sementara itu eksekusi mati berlangsung pada 10 Juli 2008.

Wowon

Kemudian ada kasus pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki di Bekasi dan Cianjur yang menghabisi nyawa 9 orang. Polisi menangkap tiga pria dalam kasus serial killer ini yakni Wowon (60), Solihin alias Duloh (63) dan Dede Sholehudin alias Dede (34). 

Polisi mengungkap motif mereka melakukan pembunuhan adalah supranatural (dukun) dan ekonomi. Tersangka melakukan modus dengan pengakuan bisa menggandakan uang, namun ketika korban menagih uang pada pelaku malah dihabisi nyawanya.

baca juga

Mereka dijerat pasal berlapis dengan ancaman pidana paling berat hukuman mati.

Mbah Slamet

Mbah Slamet adalah pembunuh berantai berkedok dukun pengganda uang yang berasal dari Banjarnegara. Hingga Senin (3/4/2023) kemarin, kepolisian menemukan 10 mayat yang dikubur pelaku di ladang milik Mbah Slamet.

Beberapa mayat korban bahkan diperkirakan sudah dikubur dalam waktu yang lama karena saat ditemukan hanya tinggal tulang.  

Dalam aksinya, Mbah Slamet menggunakan modus iming-iming korban dengan keuntungan besar jika menggandakan uang di tempatnya.

Mbah Slamet beraksi menjerat para korban secara online lewat Facebook, di mana aksinya ini dibantu oleh kaki tangannya yang berinisial BS. Akibat perbuatannya, Mbah Slamet terancam hukuman mati dan seumur hidup.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan, Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh 10 Orang

Mengerikan, Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh 10 Orang

Bogor | Selasa, 04 April 2023 | 15:25 WIB

FAKTA TERBARU! Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang asal Banjarnegara, Bunuh 11 Korban Pakai Racun Ikan dapat Rp 5 Miliar

FAKTA TERBARU! Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang asal Banjarnegara, Bunuh 11 Korban Pakai Racun Ikan dapat Rp 5 Miliar

Tasikmalaya | Selasa, 04 April 2023 | 14:52 WIB

Kalau Ingin Kaya Jangan ke Dukun Penggandaan Uang Mbah Slamet, Ini 9 Tips Kaya dari Abah Aos

Kalau Ingin Kaya Jangan ke Dukun Penggandaan Uang Mbah Slamet, Ini 9 Tips Kaya dari Abah Aos

Tasikmalaya | Selasa, 04 April 2023 | 14:34 WIB

Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

News | Selasa, 04 April 2023 | 14:09 WIB

Detik-detik Kronologi Dukun Pengganda Uang Habisi 10 Korban Terungkap, Ternyata Tak Beraksi Sendirian?

Detik-detik Kronologi Dukun Pengganda Uang Habisi 10 Korban Terungkap, Ternyata Tak Beraksi Sendirian?

Bandungbarat | Selasa, 04 April 2023 | 14:04 WIB

Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara  Ditangkap Saat Hujan Besar, Mendadak Ilmunya Tak Mempan Lagi

Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Ditangkap Saat Hujan Besar, Mendadak Ilmunya Tak Mempan Lagi

Tasikmalaya | Selasa, 04 April 2023 | 14:02 WIB

Terkini

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:15 WIB

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:13 WIB

×