Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

Ruth Meliana

Selasa, 04 April 2023 | 14:09 WIB
Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62
Ilustrasi dukun (Unsplash)

Suara.com - Dukun Banjarnegara bernama Slamet Tohari alias Mbah Slamet membuat gempar masyarakat karena telah membunuh setidaknya 10 korbannya. Dia merupakan seorang dukun yang berkedok bisa menggandakan uang sampai Rp 5 miliar.

Sosok Mbah Slamet sebagai dukun pengganda uang yang ternyata serial killer itu seakan menjadi bukti bahwa perdukunan masih eksis di Indonesia meski teknologi dan infromasi sudah maju.

Simak sejarah dukun di Indonesia yang masih eksis sampai hari ini.

Pengertian istilah dukun dan sejarah singkat

Dukun atau disebut orang pintar merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan kemampuan supranatural yang bisa memahami hal tidak kasat mata. Mereka yang disebut dukun itu diklaim dapat berkomunikasi dengan arwah dan alam gaib. 

llmu gaib itulah yang kemudian digunakan untuk menyelesaikan masalah di masyarakat. Biasanya masyarakat yang datang ke dukun ada masalah seperti menderita penyakit, gangguan sihir, kehilangan harta, untuk mengilangkan kesialan dan lain sebagainya.

Nama dukun memang lebih banyak digunakan di pedesaan. Sementara itu warga yang tinggal di kota lebih sering menggunakan istilah paranormal atau orang pintar.

Di daerah pelosok, eksistensi perdukunan tidak bisa menggeser keberadaan dokter karena harganya murah dan lebih mudah diakses.

Keberadaan dukun di masa modern

baca juga

Alasan dukun masih eksis hingga saat ini diungkap oleh pakar antropologi UNS Nurhadi. Dia mengatakan sebagian masyarakat masih menjadikan dukun sebagai sandaran untuk mengatasi masalah.

Ketika manusia tak mampu lagi mengatasi masalah dengan cara nalar dan ilmu pengetahuan, maka jalan terakhir adalah melalui dukun. 

Selama ini, jasa dukun kerap digunakan masyarakat karena berkaitan dengan kemampuan ekonomi. Walau begitu, kepercayaan terhadap dukun tak hanya terbatas pada orang dengan tingkat ekonomi maupun pendidikan rendah.

"Karena mungkin (orang) merasa jasa medis terlalu mahal, akhirnya mereka datang kepada dukun," ujar Nurhadi.

Kasus Dukun Banjarnegara

Sosok Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet sukses menggemparkan masyarakat. Dia merupakan seorang dukun pengganda uang warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara yang ternyata pembunuh berantai 10 nyawa korbannya.

Hal itu diketahui dari 10 mayat yang ditemukan terkubur di ladang milik Mbah Slamet pada Senin (3/4/2023) kemarin. Walau begitu pihak kepolisian masih belum bisa memastikan jumlah korban Mbah Slamet karena masih terus dilakukan pendalaman serta penyelidikan.

Modus yang digunakan sang dukun adalah iming-iming korban dengan keuntungan besar jika menggandakan uang. Mbah Slamet punya asisten insial BS yang mengupload info di Facebook tentang praktik perdukunan penggandaan uang tersebut.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Kronologi Dukun Pengganda Uang Habisi 10 Korban Terungkap, Ternyata Tak Beraksi Sendirian?

Detik-detik Kronologi Dukun Pengganda Uang Habisi 10 Korban Terungkap, Ternyata Tak Beraksi Sendirian?

Bandungbarat | Selasa, 04 April 2023 | 14:04 WIB

Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara  Ditangkap Saat Hujan Besar, Mendadak Ilmunya Tak Mempan Lagi

Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Ditangkap Saat Hujan Besar, Mendadak Ilmunya Tak Mempan Lagi

Tasikmalaya | Selasa, 04 April 2023 | 14:02 WIB

Sepak Terjang Slamet Tohari, Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara

Sepak Terjang Slamet Tohari, Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara

News | Selasa, 04 April 2023 | 13:30 WIB

Dukun di Banjarnegara Bunuh 11 Orang dengan Racun Ikan, Kelabuhi Korban dan Ungkap Ritual

Dukun di Banjarnegara Bunuh 11 Orang dengan Racun Ikan, Kelabuhi Korban dan Ungkap Ritual

Soreang | Selasa, 04 April 2023 | 13:16 WIB

Masih Percaya Berobat ke Dukun Bikin Sembuh? Buya Yahya Ingatkan Iman Hilang Bikin Penyakit Lebih Besar Datang

Masih Percaya Berobat ke Dukun Bikin Sembuh? Buya Yahya Ingatkan Iman Hilang Bikin Penyakit Lebih Besar Datang

Pekanbaru | Selasa, 04 April 2023 | 13:10 WIB

5 Fakta Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet di Banjarnegara,  Banyak Mayat Korban Dikubur Satu Lubang

5 Fakta Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet di Banjarnegara, Banyak Mayat Korban Dikubur Satu Lubang

News | Selasa, 04 April 2023 | 12:57 WIB

Terkini

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:26 WIB

Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City

Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:19 WIB

Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis

Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:13 WIB

Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia

Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:08 WIB

Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat

Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07 WIB

Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara

Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:54 WIB

Qodari: Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Cerminkan Perhatian Pemerintah dalam Hormati Pilihan Publik

Qodari: Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Cerminkan Perhatian Pemerintah dalam Hormati Pilihan Publik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:52 WIB

Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas

Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31 WIB

Habiburokhman Dukung Polri Usut Kasus Korupsi Batubara: Siapapun Terlibat Harus Tanggung Jawab!

Habiburokhman Dukung Polri Usut Kasus Korupsi Batubara: Siapapun Terlibat Harus Tanggung Jawab!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22 WIB

×