Dituding Ade Armando Klenik, Hasto Beberkan Kronologis Upaya Lobi-lobi PDIP Tolak Kehadiran Timnas Israel Sejak 2022

Ria Rizki Nirmala Sari, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 04 April 2023 | 21:14 WIB
Dituding Ade Armando Klenik, Hasto Beberkan Kronologis Upaya Lobi-lobi PDIP Tolak Kehadiran Timnas Israel Sejak 2022
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Sekjen DPP PDI Perjungan atau PDIP, Hasto Kristiyanto membeberkan apa yang sebenarnya terjadi dengan penolakan terhadap Israel yang berujung pada keputusan FIFA terkait Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Hasto membeberkan hal tersebut sekaligus menjawab pernyataan Ade Armando yang sebelumnya menyatakan menuding sikap para kader PDI Perjuangan menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 bersifat klenik dengan menyebut wangsit Bung Karno.

Hasto menyampaikan, sikap para kader partai itu didasari dengan kesadaran dan pemahaman terhadap pemikiran Bung Karno serta kajian-kajian ilmiah. Hasto pun meminta agar Ade Armando kembali ke kesadaran rasionalnya.

"Sikap para kader PDI Perjuangan menolak Israel itu berdasarkan pemahaman terhadap pemikiran Bung Karno. Hasilnya enam alasan penolakan, yakni ideologi, konstitusi, sejarah, hukum internasional dan kemanusiaan universal, serta kekuasaan sayap kanan Israel. Kami juga berdiskusi dengan gubernur Lemhannas dan beberapa pakar hubungan internasiona. Lalu dilakukan lobi sebanyak tiga putaran di tahun 2022 hingga 2023," kata Hasto dalam keterangannya, Selasa (4/4/2023).

Ade Armando sebut suara umat Kristen menentukan. [Dok.Istimewa]
Ade Armando sebut suara umat Kristen menentukan. [Dok.Istimewa]

Ia lantas membeberkan soal sebenarnya apa yang terjadi, termasuk lobi-lobi yang dilakukan PDIP terhadap penolakan Israel tersebut.

Hal itu diawali pada 17 Agustus 2022, Hasto bercerita pihaknya berdiskusi di Lemhannas, membahas tentang lolosnya Israel dalam Piala Dunia U-20. Hasil diskusi itu adalah bahwa ini akan menjadi persoalan serius.

Sebab data survei pada Mei 2022, kata dia, yang dilakukan oleh SMRC menunjukkan bahwa 67 persen responden memiliki sentimen negatif terhadap Israel.

Menurutnya, dari diskusi juga menyimpulkan bahwa pemerintah, ketika memutuskan mengikuti bidding Piala Dunia U-20, sama sekali tidak menduga bahwa Israel bisa lolos dan ikut.

"Atas hasil diskusi tersebut, kami bisa memahami sikap Pemerintah yang terus go a head dengan U-20, mengingat pada saat bidding, tidak ada yang menyangka Israel ikut. Saya kemudian berinisiatif lobi, kebetulan mempelajari pemikiran geopolitik Soekarno," tuturnya.

baca juga

Kemudian pada 23 Agustus 2022, Hasto menemui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menjelaskan berbagai resiko politik jika Timnas Israel hadir di tanah air Indonesia.

"Saya tegaskan, jangankan kelompok kadrun, PDI Perjuangan pun akan menolak. Sikap kami ini sekaligus menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan karena agama. Atas dasar hal itu, kami usulkan kepada Menlu agar melobi Singapura, agar khusus pertandingan Israel diselenggarakan di Singapura, dan Indonesia tetap menjadi tuan rumah," ujarnya.

Dari apa yang dilakukan tersebut, Hasto optimis pemerintah akan bergerak cepat. Kemudian sebagai dukungan atas Piala Dunia U-20, PDIP yang awalnya ingin melaksanakan peringatan HUT Partai 10 Januari 2023 di Stadion Gelora Bung Karno, memilih untuk memindahkan ke Kemayoran.

Dilanjut November 2022, Hasto mengatakan pihaknya bertemu Mensesneg Pratikno untuk menyampaikan sikap sama. Bahwa kehadiran Israel akan menghadirkan potensi masalah serius.

Upaya menolak kehadiran Israel di Indonesia dianggap PDIP makin serius, sebab pada November 2022, terjadi perubahan rejim di Israel. Pemimpin Sayap Kanan menjadi penguasa di sana.

"Terjadi perubahan kebijakan Israel dan sangat keras terhadap Palestina. Atas fakta ini, kembali dilakukan lobi ke Menlu dan Mensesneg untuk menegaskan seriusnya masalah tersebut," ungkapnya.

Tak sampai di situ, PDIP, kata Hasto juga terus bergerak. Pada 14 Februari 2023, dalam perjalanan ke Jakarta dari menghadiri acara di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Hasto bertemu Prof Din Syamsuddin.

Lobi-lobi terus dilakukan untuk mencari jalan keluar guna menghindari kelompok tertentu yang mencari kesempatan untuk membenturkan PDIP dengan Pemerintah, atau Ibu Megawati dengan Presiden Jokowi.

"Kami bergerak silent karena menghindari pihak luar mengadu domba kami dengan Pemerintah. Jadi apa yang disampaikan Ade Armando tidak tepat, karena sama sekali tidak benar dan kesimpulannya salah," tuturnya.

Spanduk massa pendemo PA 212 dkk yang menolak keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20. (Suara.com/Faqih)
Spanduk massa pendemo PA 212 dkk yang menolak keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20. (Suara.com/Faqih)

Hasto mengklaim, banyak kajian terkait penolakan terhadap Israel tersebut.

"Berbagai informasi strategis diterima terhadap munculnya rencana penolakan Israel yang ditunggangi kelompok oposan, anti pemerintah, kelompok kadrun, dengan kemungkinan adanya “pengantin” yang menciptakan gangguan keamanan,” tuturnya.

"Skenario terburuk ketika U-20 berlangsung dengan kehadiran Israel, berbagai gangguan keamanan, bahkan bisa mengarah pada tuduhan pelanggaran konstitusi, yang berujung pada impeachment. Bayangkan saja, Presiden Jokowi yang begitu berprestasi saja bisa dituduh macem-macem. Jadi para kader PDI Perjuangan membela Pak Jokowi, dan Beliau memang harus bersikap tegas agar U-20 tetap berjalan," sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, lobi putaran ketiga dilakukan 10 Maret 2023. Hasto menyampaikan melalui WA sangat intens ke Menlu, Menseskab, dan Menteri BUMN, serta Menko Polhukam dan juga Menko PMK.

"Rabu 13 Maret 2023, penyampaian sikap yang sama, semua dilakukan secara silent karena tidak ingin adanya kaum opportunis yang membenturkan PDI Perjuangan dengan Pemerintah. Dan itu bergulir hingga secara tiba-tiba, Saudara Arya Sinulingga mengumumkan pembatalan drawing tanpa konsultasi ke FIFA dan menyalahkan surat gubernur Bali," tuturnya.

Dari rangkaian apa yang dilakukan PDIP, kata Hasto jelas bahwa tudingan oleh Ade Armando sama sekali tak benar. Semua alasan logis berbasis pengetahuan geopolitik dan kajian ilmiah disampaikan sejak awal.

Bahkan Hasto sempat meluncurkan buku “Olahraga, Politik, dan Perlawanan Soekarno" pada 24 September 2022 di Sabang, Aceh. Peluncuran Buku ini menjadi bukti bahwa tuduhan Ade Armando tidak benar.

Logo Piala Dunia U-20 2023. (Foto: FIFA)
Logo Piala Dunia U-20 2023. (Foto: FIFA)

Hasto menegaskan, bahwa PDIP sudah sejak awal konsisten, bukan alasan baru disampaikan setelah muncul pro kontra akibat sikap I Wayan Koster dan Ganjar Pranowo.

"Apa yang disampaikan Bu Mega ke Pak Utut Adianto sebagai pemberian informasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan para kader Partai, dalam hal ini Sekjen melalui lobi-lobi ke Pemerintah. Sikap Partai tetap mendukung U-20 namun tanpa Israel. Hal ini juga dibuktikan dengan rencana peringatan bulan Bung Karno oleh partai yang awalnya 1 Juni 2024, diundur hingga tanggal 24 Juni 2023 setelah selesainya agenda FIFA," tuturnya.

"Jadi kami tegaskan, apa yang diyakini seluruh kader Partai terhadap Bung Karno, bukanlah klenik, namun sebagai dialog dalam alam pikir terhadap seluruh benang merah pemikiran Bung Karno yang tetap relevan di dalam menganalisis berbagai persoalan kebangsaan dan dunia,” sambungnya.

Terakhir atas dasar hal itu, untuk Ade Armando yang pernah menjadi korban kekerasan kelompok kadrun, kata Hasto mengingatkan, baru menyampaikan sikap kritis saja sudah ada perlakuan kekerasan seperti itu, apalagi kalau terima Israel.

"Sama dengan Gus Yahya sebagai pemimpin Islam yang sangat disegani. Pada saat diskusi dengan Israel saja sudah mendapatkan penolakan keras, apalagi menghadirkan kesebelasan Israel di tengah aksi kekejaman setelah dipimpin Sayap Kanan Israel. Jadi Bung Ade, Andalah yang harus berpikir rasional," katanya.

"Jadi daripada mengkritik PDI Perjuangan, sebaiknya Saudara Ade Armando kritik Anies Baswedan, kenapa urusan sepenting ini diam saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Ungkap Maksud Jokowi ke GBK dan Minta Sertifikat LOC Tidak untuk Ditangisi

Erick Thohir Ungkap Maksud Jokowi ke GBK dan Minta Sertifikat LOC Tidak untuk Ditangisi

Cianjur | Selasa, 04 April 2023 | 21:00 WIB

Pernah Direshuffle, Anies Baswedan Tetap Beri Nilai 10 Untuk Skala Cintanya Terhadap Jokowi Karena Alasan Ini

Pernah Direshuffle, Anies Baswedan Tetap Beri Nilai 10 Untuk Skala Cintanya Terhadap Jokowi Karena Alasan Ini

Denpasar | Selasa, 04 April 2023 | 20:57 WIB

CEK FAKTA : Hore! FIFA Mendadak Kembali Tunjuk Indonesia Sebagai Bagian Piala Dunia 2023 U-20, Ini Potret Jokowi?

CEK FAKTA : Hore! FIFA Mendadak Kembali Tunjuk Indonesia Sebagai Bagian Piala Dunia 2023 U-20, Ini Potret Jokowi?

Sumedang | Selasa, 04 April 2023 | 20:50 WIB

Ngaku Sedih dan Kecewa, Puan Sebut Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Bukan Karena Perbedaan Pendapat

Ngaku Sedih dan Kecewa, Puan Sebut Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Bukan Karena Perbedaan Pendapat

News | Selasa, 04 April 2023 | 20:47 WIB

CEK FAKTA: Arteria Dahlan Dipanggil Presiden Jokowi ke Istana, Terkait Kasus Korupsi 349 Triliun?

CEK FAKTA: Arteria Dahlan Dipanggil Presiden Jokowi ke Istana, Terkait Kasus Korupsi 349 Triliun?

Bandung | Selasa, 04 April 2023 | 20:44 WIB

Terkini

4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian

4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:43 WIB

2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai

2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga

Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali

Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli

Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu Terkait Rencana Kerja Sama Olahraga Menembak

Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu Terkait Rencana Kerja Sama Olahraga Menembak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia

Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama

Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×