SUARA BANDUNG - Nama arteria Dahlan saat ini ramai dibicarakan oleh netizen. Pasalnya, anggota DPR ini tengah berseteru dengan Mahfud MD terkait kasus korupsi 349 Triliun di Kemenkeu.
Munculnya kabar transaksi gelap ini diawali dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD (8/3/23) lalu.
Kasus transaksi janggal ini akhirnya mengakibatkan perseteruan antara Arterai Dahlan dan Mahfud MD pasca statement Mahfud MD yang mengatakan bahwa Arteria Dahlan adalah seorang makelar kasus.
Namun terdengar kabar bahwa Arteria Dahlan dipanggil Presiden Joko Widodo ke istana terkait transaksi janggal sebesar 349 Triliun Rupiah tersebut.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Kabar tersebut diunggah oleh kanal Youtube Kanal Berita pada Selasa, (4/4/23) dengan judul video PRESIDEN PANGGIL ARTERIA KE ISTANA // TERKAIT KASUS KORUPSI 349 Triliun RUPIAH.
Pada thumbnail video tersebut tampak Arteria Dahlan duduk di depan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Dalam video berdurasi 8 menit tersebut, narator menjelaskan kronologi awal munculnya kasus transaksi janggal sebesar 349 Triliun Rupiah.
Narator juga menyebutkan bahwa sebuah akun Facebook dengan nama Amalia sebelumnya telah mengunggah kabar tersebut.
Namun, dalam video yang diunggah oleh pemilik akun Facebook tersebut tidak menunjukkan informasi yang kredibel mengenai penangkapan Arteria Dahlan oleh KPK akibat terlibat dalam transaksi janggal 349 Triliun Rupiah di lingkungan kementrian keuangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penelusuran tim bandung.suara.com, kabar terkait Presiden Jokowi memanggil Arteria Dahlan ke Istana terkait korupsi 349 Triliun Rupiah adalah hoax atau tidak benar.
Kasus transaksi janggal tersebut masih berjalan. Namun Arteria Dahlan tidak dijemput paksa oleh KPK.
Catatan Redaksi: