Indonesia Kena Apes Dua Kali, Ini Daftar Negara yang Pernah Disanksi FIFA

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 08 April 2023 | 13:40 WIB
Indonesia Kena Apes Dua Kali, Ini Daftar Negara yang Pernah Disanksi FIFA

Suara.com - Tuan rumah Piala Dunia U-20 seharusnya adalah Indonesia. Namun, ketentuan ini berubah pasca muncul penolakan terhadap Timnas Israel dari beberapa pihak di Indonesia dan diketahui oleh FIFA.

Pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah itu pun resmi disampaikan pada Rabu (29/3/2023). Tuan rumah yang baru pun akan diumumkan segera dengan tanggal turnamen tidak berubah. 

Potensi sanksi terhadap PSSI yang dijatuhkan kepada PSSI pun muncul. FIFA hanya memberikan sanksi ringan berupa pembekuan dana FIFA Forward. Pembekuan dana tersebut tentu akan berdampak pada operasional PSSI sebagai payung sepak bola dalam negeri.

Sebelumnya, FIFA pernah memberikan sanksi kepada beberapa negara di dunia selain Indonesia. Berkaitan dengan hal itu, berikut beberapa negara yang pernah dikenai sanksi oleh FIFA.

1. Rusia

FIFA dan UEFA mencabut izin semua klub sepak bola asal Rusia beserta tim nasional negaranya. Hal ini dilatarbelakangi peperangan antara Rusia dan Ukraina.

Sebelumnya, muncul tekanan dari berbagai negara Eropa seperti Polandia, Swedia, Inggris yang menolak bertanding melawan Rusia. Timnas pria Rusia dilarang mengikuti piala dunia, sementara timnas wanita tidak dapat bermain di Euro 2022. Selain itu, sepak bola Spartak Moscow pun batal berkompetisi di Europe League.

2. Kenya dan Zimbabwe

Berbeda dari yang lain, faktor dikenakannya sanksi dari FIFA terhadap dua negara ini bukan karena politik atau federasi sepak bola negaranya. Menteri Olahraga Kenya menutup federasi sepak bola pasca ada penyalahgunaan dana.

baca juga

Asosiasi sepak boleh Zimbabwe dilarang pemerintah karena tertangkap melakukan kekerasan seksual pada wasit wanita dan penipuan. Oleh sebab itulah FIFA memberikan sanksi terhadap dua negara ini.

3. Afrika Selatan

Akibat seruan gerakan anti-apartheid, FIFA pun melarang Afrika Selatan pada tahun 1961. Aturan yang berlaku saat itu berupa larangan tim olahraga memiliki pemain ras campuran dan mewajibkan negara yang berkompetisi di Afrika Selatan mengirimkan orang putih.

Dampaknya, Afrika Selatan pun mendapat skors dari olahraga lain seperti kriket internasional, piala davis atau kejuaraan tenis, olimpiade, dan lain sebagainya. Kemudian pada 1990, FIFA memulihkan keanggotaan Afrika Selatan dan bahkan dijadikan tuan rumah turnamen itu pada 2010.

4. Yugoslavia

Larangan dari FIFA dan UEFA terhadap Yugoslavia, yakni pada turnamen Eropa 1992 dan Piala Dunia 1994. Larangan tersebut muncul karena adanya sanksi dari PBB berkaitan dengan munculnya agresi pemerintah yang didominasi oleh Serbia di Balkan terhadap Republik Bosnia Herzegovina.

5. Chile

Negara Chile tidak dapat bergabung dalam kualifikasi piala dunia pada 1994 di Amerika Serikat. Pasalnya karena adanya drama piala dunia 1990 tentang perebutan posisi dengan sang lawan, Brazil.

Roberto Rojas yang merupakan penjaga gawang Chile memperoleh lemparan flare dari Brazil ketika Brazil unggul 1-0 dan waktu hanya tersisa 20 menit. Saat itu, meskipun menang maupun kalah, Brazil tetap aman.

Rojas yang berlumuran darah pun membuat pertandingan dihentikan. Sebuah foto mengungkap luka Rojas berasal dari pisau di sarung tangannya, bukan flare.

6. Kuwait

Kuwait tidak memperoleh kesempatan bertanding melawan Myanmar pada Piala Dunia 2018. Hak itu dicabut karena tuduhan intervensi pemerintah dalam asosiasi sepak bola Kuwait. Larangan itu berlangsung lebih dari 2 tahun.

7. Meksiko

FIFA melarang Meksiko bermain di Piala Dunia 1990 di Italia. Alasannya karena empat pemain melebihi usia dalam kualifikasi kelompok umur pada 1989.

8. Myanmar

Suporter Myanmar melakukan kekerasan dalam laga kualifikasi Asia melawan Oman pada 2011. Kekerasan tersebut berupa lemparan batu dan kaca ke wasit, pemain, dan pelatih tim tamu.

Para pemain Oman kabur menuju ruang ganti saat Oman unggul 2-0. FIFA pun memutuskan kemenangan Oman dan Myanmar tidak lolos pada kualifikasi piala dunia 2014. Myanmar memperoleh sanksi berlaga pada turnamen 2018, tetapi larangan itu dicabut karena adanya banding.

9. Indonesia

Indonesia terkena sanksi FIFA pada 2015 karena intervensi pemerintah dalam asosiasi sepak bola, yakni PSSI. Meski larangan itu dicabut, timnas Indonesia tidak dapat bergabung dalam kualifikasi piala dunia 2018 dan Piala Asia 2019.

Saat itu, PSSI dan Kemenpora berpolemik dan Menpora Imam Nahrawi pun mengeluarkan surat pembekuan PSSI pada 17 April 2015. Kemenpora turun tangan karena PSSI menjadi ladang perebutan kekuasaan dan sarat konflik.

Kini karena penolakan terhadap Timnas Israel, FIFA mencabut status tuan rumah Piala Dunia U-20 terhadap Indonesia. Sanksi lebih lanjut pun mungkin akan muncul.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia U-22 Siap Bermain di Ajang SEA Games 2023, Indra Sjafri Ucapkan Terima Kasih pada Erick Thohir

Timnas Indonesia U-22 Siap Bermain di Ajang SEA Games 2023, Indra Sjafri Ucapkan Terima Kasih pada Erick Thohir

Sumedang | Sabtu, 08 April 2023 | 13:13 WIB

Peluang Filipina Tampil di Piala Asia Pupus usai Timnas Indonesia Batal Dibanned FIFA, Kok Bisa?

Peluang Filipina Tampil di Piala Asia Pupus usai Timnas Indonesia Batal Dibanned FIFA, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 08 April 2023 | 13:30 WIB

'Koleksi' Sanksi FIFA yang Pernah Diterima Indonesia Sepanjang Sejarah

'Koleksi' Sanksi FIFA yang Pernah Diterima Indonesia Sepanjang Sejarah

News | Sabtu, 08 April 2023 | 11:58 WIB

Pengamat Ini Apresiasi Usaha Erick Thohir Minimalkan Sanksi FIFA

Pengamat Ini Apresiasi Usaha Erick Thohir Minimalkan Sanksi FIFA

Joglo | Sabtu, 08 April 2023 | 11:10 WIB

Exco PSSI: Kalo Diminta FIFA, Kita Siap Jadi Host Piala Dunia U-17

Exco PSSI: Kalo Diminta FIFA, Kita Siap Jadi Host Piala Dunia U-17

Purwasuka | Sabtu, 08 April 2023 | 10:44 WIB

Terkini

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:35 WIB

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

×