Indonesia Kena Apes Dua Kali, Ini Daftar Negara yang Pernah Disanksi FIFA

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 08 April 2023 | 13:40 WIB
Indonesia Kena Apes Dua Kali, Ini Daftar Negara yang Pernah Disanksi FIFA

5. Chile

Negara Chile tidak dapat bergabung dalam kualifikasi piala dunia pada 1994 di Amerika Serikat. Pasalnya karena adanya drama piala dunia 1990 tentang perebutan posisi dengan sang lawan, Brazil.

Roberto Rojas yang merupakan penjaga gawang Chile memperoleh lemparan flare dari Brazil ketika Brazil unggul 1-0 dan waktu hanya tersisa 20 menit. Saat itu, meskipun menang maupun kalah, Brazil tetap aman.

Rojas yang berlumuran darah pun membuat pertandingan dihentikan. Sebuah foto mengungkap luka Rojas berasal dari pisau di sarung tangannya, bukan flare.

6. Kuwait

Kuwait tidak memperoleh kesempatan bertanding melawan Myanmar pada Piala Dunia 2018. Hak itu dicabut karena tuduhan intervensi pemerintah dalam asosiasi sepak bola Kuwait. Larangan itu berlangsung lebih dari 2 tahun.

7. Meksiko

FIFA melarang Meksiko bermain di Piala Dunia 1990 di Italia. Alasannya karena empat pemain melebihi usia dalam kualifikasi kelompok umur pada 1989.

8. Myanmar

Suporter Myanmar melakukan kekerasan dalam laga kualifikasi Asia melawan Oman pada 2011. Kekerasan tersebut berupa lemparan batu dan kaca ke wasit, pemain, dan pelatih tim tamu.

Para pemain Oman kabur menuju ruang ganti saat Oman unggul 2-0. FIFA pun memutuskan kemenangan Oman dan Myanmar tidak lolos pada kualifikasi piala dunia 2014. Myanmar memperoleh sanksi berlaga pada turnamen 2018, tetapi larangan itu dicabut karena adanya banding.

9. Indonesia

Indonesia terkena sanksi FIFA pada 2015 karena intervensi pemerintah dalam asosiasi sepak bola, yakni PSSI. Meski larangan itu dicabut, timnas Indonesia tidak dapat bergabung dalam kualifikasi piala dunia 2018 dan Piala Asia 2019.

Saat itu, PSSI dan Kemenpora berpolemik dan Menpora Imam Nahrawi pun mengeluarkan surat pembekuan PSSI pada 17 April 2015. Kemenpora turun tangan karena PSSI menjadi ladang perebutan kekuasaan dan sarat konflik.

Kini karena penolakan terhadap Timnas Israel, FIFA mencabut status tuan rumah Piala Dunia U-20 terhadap Indonesia. Sanksi lebih lanjut pun mungkin akan muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia U-22 Siap Bermain di Ajang SEA Games 2023, Indra Sjafri Ucapkan Terima Kasih pada Erick Thohir

Timnas Indonesia U-22 Siap Bermain di Ajang SEA Games 2023, Indra Sjafri Ucapkan Terima Kasih pada Erick Thohir

| Sabtu, 08 April 2023 | 13:13 WIB

Peluang Filipina Tampil di Piala Asia Pupus usai Timnas Indonesia Batal Dibanned FIFA, Kok Bisa?

Peluang Filipina Tampil di Piala Asia Pupus usai Timnas Indonesia Batal Dibanned FIFA, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 08 April 2023 | 13:30 WIB

'Koleksi' Sanksi FIFA yang Pernah Diterima Indonesia Sepanjang Sejarah

'Koleksi' Sanksi FIFA yang Pernah Diterima Indonesia Sepanjang Sejarah

News | Sabtu, 08 April 2023 | 11:58 WIB

Pengamat Ini Apresiasi Usaha Erick Thohir Minimalkan Sanksi FIFA

Pengamat Ini Apresiasi Usaha Erick Thohir Minimalkan Sanksi FIFA

| Sabtu, 08 April 2023 | 11:10 WIB

Exco PSSI: Kalo Diminta FIFA, Kita Siap Jadi Host Piala Dunia U-17

Exco PSSI: Kalo Diminta FIFA, Kita Siap Jadi Host Piala Dunia U-17

| Sabtu, 08 April 2023 | 10:44 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB