Bicarakan Koalisi Besar, PKB Disebut Tak Patok Syarat Jatah Capres-Cawapres Saat Bertemu Gerindra

Ria Rizki Nirmala Sari, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 11 April 2023 | 12:39 WIB
Bicarakan Koalisi Besar, PKB Disebut Tak Patok Syarat Jatah Capres-Cawapres Saat Bertemu Gerindra
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) bersama dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) berjabat tangan sebelum mengikuti rapat tertutup di Jakarta, Senin (10/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut telah menyambut baik adanya ide pembentukan Koalisi Besar. Partai besutan Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tersebut tidak memasang syarat jika koalisi Kebangkitan Indonesia Raya berubah menjadi koalisi besar.

"Ya, tentu nggak syarat-syaratan, ya, semuanya masih bersifat sama-sama dengan mutualisme simbiosis, saling menguntungkan, saling memberikan manfaat, saling membesarkan," kata Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan dikutip Selasa (11/4/2023).

Menurutnya, PKB menganggap jika ide koalisi besar baru sebatas wacana yang terus dijajaki. Sebab, kata dia, belom ada format yang pasti soal koalisi tersebut.

"Ya, PKB hanya menyampaikan waktu itu merupakan bagian dari wacana. Wacana dijajaki terus, sekarang dijajaki lagi, tapi sampai hari ini belum ada format yang detail yang resmi seperti apa koalisi besar," tuturnya.

Adapun ia mengatakan, PKB sendiri masih memegang komitmen soal koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bersama dengan Gerindra. Ia meyakini Gerindra juga akan begitu.

"Prinisipnya PKB memegang apa yang menjadi komitmen bersama Partai Gerindra, demikian juga Partai Gerindra. Sehingga misalnya koalisi besar, saya rasa komitmennya itu akan tetap dipakai," tuturnya.

Adapun terpisah, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, bahwa dalam pertemuan antara Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tak ada pembicaraan soal syarat jatah capres-cawapres.

"Tidak ada, tidak ada syarat yang dibicarakan," katanya.

Menurutnya, PKB menganggap adanya koalisi besar sebuah cara dari demokrasi untuk mengurus bangsa yang besar.

baca juga

"Ya, PKB merasa bahwa ini merupakan sebuah cara dari demokrasi untuk mengurus bangsa yang besar ini secara bersama-sama dan PKB merasa ini adalah energi baru bagi kerja sama antara Gerindra-PKB, PKB-Gerindra dengan partai-partai lain," tuturnya.

Sambut Baik

Sebelumnya, Cak Imin mengaku menyambut baik ide pembentukan koalisi besar untuk Pilpres 2024.

Hal itu disampaikanya usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (10/4/2023) malam.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) menggelar konferensi pers sebelum mengikuti rapat tertutup di Jakarta, Senin (10/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) menggelar konferensi pers sebelum mengikuti rapat tertutup di Jakarta, Senin (10/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Awalnya Prabowo dalam pertemuannya mengaku menceritakan kepada Cak Imin soal perkembangan hasil diskusi dengan partai politik lain. Gerindra dan PKB memang sebelumnya sudah menjalin kesepakatan koalisi dengan nama kebangkitan Indonesia Raya.

"Saya ceritakan perkembangan yang saya alami, diskusi dengan tokoh parpol lainnya, beliau juga demikian bertukar pandangan. Kita terus dalam komitmen kita, kesepakatan kita masing-masing," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, pihaknya akan meneliti secara seksama melakukan komunikasi dengan PKB soal perkembangan koalisi ke depan. Gerindra juga terus terbuka jalin komunikasi dengan partai lain.

Sementara Cak Imin usai bertemu Prabowo, mengaku, menyambut baik ide pembentukan koalisi besar untuk Pilpres 2024.

"Kita sambut baik semua partai untuk bisa bersama-sama untuk menjadi bagian dari upaya kita karena koalisi besar semakin banyak, semakin bagus," kata Cak Imin.

Kendati begitu, nantinya, kata dia, adanya ide koalisi besar ini tinggal menunggu keseriusan dan keberanian saja. Terlebih partai-partai yang memang serius untuk membentuk koalisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Golkar Terang-terangan Tolak PDIP Gabung Koalisi Besar, Ini Alasannya

Tegas! Golkar Terang-terangan Tolak PDIP Gabung Koalisi Besar, Ini Alasannya

Selebtek | Selasa, 11 April 2023 | 12:17 WIB

Prabowo Mengenakan Blangkon Jendral Sudirman, Gus Miftah : Semoga Berkenan

Prabowo Mengenakan Blangkon Jendral Sudirman, Gus Miftah : Semoga Berkenan

Sumedang | Selasa, 11 April 2023 | 12:09 WIB

Jokowi Dianggap Jadi King Maker Pilpres, Projo: Siapa pun yang Didukung Berpeluang Menang

Jokowi Dianggap Jadi King Maker Pilpres, Projo: Siapa pun yang Didukung Berpeluang Menang

Kotak Suara | Selasa, 11 April 2023 | 11:24 WIB

PN Jaksel Tolak Gugatan Kasus 'Kardus Durian', PKB: Status Hukum Gus Muhaimin Sudah Clear

PN Jaksel Tolak Gugatan Kasus 'Kardus Durian', PKB: Status Hukum Gus Muhaimin Sudah Clear

News | Selasa, 11 April 2023 | 11:24 WIB

Mantan Bos Inter Milan Punya Peluang Dampingi Prabowo di Pemilu 2024, Tapi...

Mantan Bos Inter Milan Punya Peluang Dampingi Prabowo di Pemilu 2024, Tapi...

Joglo | Selasa, 11 April 2023 | 11:14 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB